Pos

Organisme Tumbuhan Mangga

MAKALAH IPA

VII-1

SMPN 16 BATAM

Image result for tut wuri handayani

 

ORGANISME TUMBUHAN MANGGA

 

MAPEL : ILMU PENGETAHUAN ALAM

KELAS : 7-1

DISUSUN OLEH:

JIHAN NUR ANNISA        SANTI PRATIWI       FITRIA HALIMATUS S

AMELIA VRIZI     MONA TRI S     STEVEN PRATAMA      ARJUNA V

 

 

Kata Pengantar

 

Puji syukur penyusun panjatkan ke Tuhan yang maha esa, karena berkat rahmat-Nya kami bisa menyelesaikan makalah yang berjudul Organisme Tumbuhan Mangga. Makalah ini diajukan guna memenuhi tugas ilmu pengetahuan alam.

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat kami harapkan demi sempurnanya makalah ini.

Semoga makalah ini memberikan informasi bagi masyarakat dan bermanfaat untuk pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan bagi kita semua.

 

 

Batam, 29 Januari 2017

Penyusun

 

Kelompok 4

 

DAFTAR ISI

 

KATA PENGANTAR ……………………………….………………………..i

DAFTAR ISI ………………………………………………………………..1

BAB I TUMBUHAN DIKOTIL …………….…………………………….. 2

  1. PENJELASAN…………………………..…………………….….. 2
  2. CIRI-CIRI……………………………………………………………… .3
  3. STRUKTUR ……………………………………………………… .3
  4. KLASIFIKASI………………………………………………..……. 5

BAB II POHON MANGGA……….……………………….………………..7

  1. SEL……………………………………………………………………….7
  2. JARINGAN……………………………………………..………….11
  3. ORGAN ……………………………………………….…………..19
  4. SISTEM ORGAN PADA TUMBUHAN MANGGA……….…….23
  5. INDIVIDU TUMBUHAN MANGGA………………………..……..25

KESIMPULAN……………………………………………………………..26

PESAN DAN KESAN ……………………………………………..26

 

 

 

BAB I

TUMBUHAN DIKOTIL

 

  1. PENJELASAN

Tumbuhan dikotil adalah tumbuhan berbunga yang memiliki biji berkeping dua. Tumbuhan ini bijinya dilindungi oleh daun buah atau disebut karpel. Tumbuhan yang masuk ke dalam kelompok dikotil memiliki sepasang daun lembaga atau kotiledon. Daun lembaga terbentuk sudah sejak tahapan biji dengan demikian sebagian besar anggotanya memiliki bebijian yang mudah sekali terbelah menjadi dua bagian. Hal inilah yang menjadi pembeda utama antara tumbuhan dikotil dengan monokotil yang justru kepingan bijinya tunggal.

 

  1. CIRI-CIRI

  • Jumlah kelopak bunganya dua, empat, lima, atau kelipatannya.
  • Sistem akarnya tunggang dan lingkaran akarnya dapat membesar karena memiliki kambium serta tidak memiliki tudung akar.
  • Batangnya berkayu dan memiliki kambium

 

  1. STRUKTUR TUMBUHAN DIKOTIL

 

  1. Daun

Daun merupakan bagian tumbuhan yang biasanya berbentuk lembaran pipih dan berwarna hijau. Daun berfungsi sebagai tempat pembuatan makanan bagi tumbuhan melalui proses fotosintesis. Pada tumbuhan dikotil, pertulangan daun berbentuk menjari atau menyirip dan memiliki jaringan tiang. Stomata pada daun berfungsi sebagai organ penting bagi respirasi daun.

Bentuknya seperti lubang-lubang kecil lonjong yang dikelilingi oleh dua sel epidermis khusus yang disebut sel penutup dan hanya terdapat pada daun yang berwarna hijau. Daun memiliki stomata pada permukaannya dan memungkinkan tumbuhan melakukan pertukaran gas.

 

  1. Batang

Batang merupakan bagian tumbuhan yang berada dipermukaan tanah dan berfungsi sebagai tempat tumbuhnya daun dan sarana lintasan air, mineral dan makanan. Pada bagian ujung batang dan daunnya disebut kuncup terminal, sedangkan kuncup ketiak disebut kuncup aksilar. Tumbuhan yang berkayu umumnya berbatang keras, tebal dan panjang. Permukaan batang yang tua biasanya terasa kasar dan terdapat lentisel pada tempat-tempat tertentu. Lentisel berfungsi sebagai tempat keluar masuknya gas pada tumbuhan.

 

  1. Akar

Akar merupakan organ tumbuhan yang berada didalam tanah dan berfungsi menyerap air dan mineral dari tanah serta melekatkan dan sebagai pondasi agar tumbuhan tubuh tegak dan kokoh.

Akar berasal dari calon akar yang terdapat pada embrio. Struktur luar akar terdiri dari batang akar, cabang akar, bulu akar dan tudung akar.

Bagian paling ujung dari akar adalah titik tumbuh yang dilindungi oleh tudung akar (kaliptra) yang dibentuk oleh kaliptrogen. Pada tumbuhan dikotil, batas antar ujung akar dengan kaliptra tidak jelas. Sistem akar dikotil yang tunggang disebabkan oleh akar kecambahnya mengalami pertumbuhan terus menerus, bagian pangkal akar memiliki ukuran yang lebih besar dari bagian ujung akar utama dan meskipun tunggang, akarnya tetap memiliki cabang meskipun tidak serabut.

 

  1. KLASIFIKASI MACAM MACAM JENIS TUMBUHAN DIKOTIL

 

Kebanyakan dari sayur-sayuran dan buah-buahan yang kita makan berasal dari tumbuhan dikotil. Batangnya yang berkayu keras, dipakai sebagai bahan bangunan. Dan hampir keseluruhan tumbuhan pelindung merupakan tumbuhan dikotil. Dikotil adalah tumbuhan yang paling banyak jenisnya, berikut beberapa jenis dari tumbuhan dikotil:

 

 

  1. Jarak-jarakan atau Euphorbiaceae

Contoh tumbuhan dikotil pada kelompok euphorbiaceae yaitu tumbuhan jarak, ubi dan lain-lain.

 

  1. Jambu-jambuan atau Myrtaceae

Bermacam-macam jambu buahnya bisa kita makan, juga dunnya yang dapat dijadikan obat. Selain jambu, tumbuhan yang myrtaceae ialah pohon salam yang daunnya dijadikan penyedap makanan.

 

 

BAB II

POHON MANGGA

 

Contoh dari tumbuhan dikotil adalah pohon manga, berikut adalah organisme dari pohon manga:

 

  1. SEL

Sel merupakan satuan terkecil dari makhluk hidup. Makhluk hidup yang tubuhnya tersusun atas satu sel disebut makhluk hidup uniselular, sedangkan makhluk hidup yang tersusun oleh banyak sel disebut multiselular. Sel terdiri atas:

  • Membran sel
  • Sitoplasma
  • Inti sel
  • Dinding sel

 

Sel dari tumbuhan manga:

  1. .Inti Sel Tumbuhan (Nukleus)

Inti sel atau nukleus merupakan organel sel yang berada di dalam sel eukariotik. Sel tumbuhan termasuk kelompok sel eukariotik.

Di dalam inti sel banyak mengandung materi genetik yang berbentuk DNA (deoxyribonucleic acid). Di dalam DNA tersimpan informasi genetik yang berbentuk polinukleotida.

Fungsi inti sel adalah untuk mengontrol segala aktivitas sel berdasarkan informasi genetik yang dibawa oleh DNA. Informasi genetik ini nantinya akan diturunkan ke generasi selanjuntya. Sehingga bisa dianggap bahwa nukleus merupaakn organel terpenting dalam sebuah sel.

Struktur inti sel tumbuhan tersusun dari membran nukleus, nukleoplasma, kromosom, dan nukleolus.

 

b.    Sitoplasma

Sitoplasma adalah cairan kental seperti gel yanng mengisi rongga di dalam sel. Di dalam sitoplasma terkandung banyak air dengan presentase sebesar 80%. Sitoplasma biasanya tidak berwarna atau bening. Selain itu di dalamnya juga banyak terkandung garam sehingga dapat dengan baik menghantarkan arus listrik.

Fungsi sitoplasma adalah sebagai media suspensi bagi partikel-partikel kecil dan organel-organel sel. Sitoplasma juga berfungsi untuk meyalurkan dan melarutkan zat-zat makanan yang dibutuhkan organel-organel sel untuk melakukan aktivitas.

Di dalam sel tumbuhan sitoplasma berguna untuk mengatur posisi kloroplas.

Sitoplasma akan membantu kloroplas berpindah ke bagian yang terkena sinar matahari lebih banyak. Sehingga bisa memaksimalkan proses fotosintesis.

Secara garis besar sitoplasma bisa dibagi menjadi 3 bagian yaitu sitosol, organel-organel sel dan inklusi sitoplasma.

 

c.    Organel-organel Sel

Di dalam sitoplasma terdapat berbagai macam organel sel. Setiap organel orgenel sel memiliki bentuk, kerakteriktik dan fungsinya masing-masing. Jumlah organel sel di sitoplasma lebih banyak daripada yang ada dalam nukleus. Organel sel pada tumbuhan tersdiri dari ribosom, lisosom, retikulum endoplasma, mitokondria, badan golgi, kloroplas, vakuola, mikrotubulus, mikrofilamen, dan peroksisom.

Fungsi organel-organel sel secara keseluruhan adalah untuk mendukung aktivitas sel, karena jika ada satu organel yang tidak berfungsi maka sel tidak bisa bekerja dengan baik.

 

d.    Membran Sel atau Dinding  Sel

Membran sel atau dinding sel adalah lapisan terluar yang menyelubungi seluruh badan sel. Membran sel tersusun atas fosfolipid dan protein. Sehingga menyebabkan membran sel memiliki sifat selektif permeabel. Sifat ini menunjukkan bawha membran sel hanya bisa dilalui oleh zat-zat atau ion-ion tertentu saja. Beberapa zat-zat tersebut adalah asam amino, glukosa, dan gliserol.

Fungsi utama membran sel adalah untuk melindungi bagian dalam sel dan membatasi nya dengan lingkuan diluar sel. Dengan sifat selektif permeabel maka mebran sel juga berfungsi untuk mengatur keluar dan masuknya suatu zat yang menuju ke dalam atau keluar meninggalkan sel. Sehingga zat-zat berbahaya dari luar sel tidak dapat masuk ke dalam sel.

 

  1. JARINGAN

Jaringan adalah kumpulan sel yang memiliki fungsi dan bentuk yang sama.

 

Contoh jaringan pada tumbuhan mangga:

  • Daun

Struktur daun terdiri atas:

  1. Epidermis

Jaringan Penyusun Daun Dikotil yang pertama adalah epidermis. Didalam ini terdapat stomata yang digunakan sebagai proses fotosintesis. Epidermis ini terletak pada lapisan permukaan atas dan permukaan bawah daun. Lapisan epidermis pada tumbuhan dikotil ini memiliki ciri-ciri yaitu terdiri dari satu lapis sel kecuali pada tanaman ficus, khusus pada tanaman ficus memiliki lebih dari satu sel.

  • Selain memiliki karakteristik yang khusus, lapisan epidermis pada daun dikotil
  • Memiliki berbagi fungsi untuk melindungi lapisan sel di bagian dalam dari kekeringan
  • Menjaga bentuk daun agar tetap
  • Membatasi penguapan pada daun

 

  1. Kutikula

  • Kutikula merupakan struktur jaringan atau lapisan daun yang mengandung lilin dan diproduksi oleh epidermis daun serta memiliki struktur yang rumit dan berlapis-lapis. Lapisan yang pertama merupakan timbunan dari zat lilin yang disebut sebagai lapisan lilin epikutiler. Lapisan selanjutnya merupakan kutikula yang sebenarnya yang  mengandung kutin dan lilin.

 

 

  1. Stomata

Stomata merupakan struktur daun yang berupa lubang atau celah yang tumbuhan biasanya berwarna hijau dan dibatasi oleh sel khusus yang biasanya disebut dengan sel penutup. Stomata terletak pada epidermis organ tumbuhan, yang mempunyai ciri khusus yaitu terdapat mulut daun yang terletak di epidermis dengan dua sel penutup.

Stomata sangat berperan penting pada tumbuhan karena mempunyai berbagai fungsi antara lain sebagai sel penjaga yang mengatur membuka menutupnya stomata itu sendiri, serta mengatur jalur metabolisme tumbuhan seperti proses fotosintesis dan proses anaerobik pada tumbuhan.

 

  1. Rambut dan Kelenjar

Rambut dan kelenjar merupakan bagian pada struktur jaringan daun yang terletak di permukaan atas dan bawah pada tumbuhan . Rambut dan kelenjar ini dapat ditemukan pada semua organ tumbuhan.

Ciri dari rambut dan kelenjar ini adalah satu alat tambahan pada epidermis, terdiri dari sel parenkim, banyak ruang antar sel, kebanyakan berdiferensiasi menjadi palisade (jaringan tiang) dan spons (jaringan bunga karang). Fungsi dari rambut dan kelenjar ini antara lain sebagai alat pengeluaran, untuk mengurangi penguapan dan gangguan mekanik.

 

  1. Mesofil

Mesofil adalah jaringan yang terdapat pada bagian dalam daun yang terdiri dari sel parenkim. Letak jaringan mesofil ini tepat pada bagian bawah epidermis yang membentuk jaringan parenkim pelisade. Didalam mesofil banyak mengandung kloroplas yang berfungsi untuk proses fotosintesis.

Mesofil mempunyai karakteristik antara lain mesofil bersifat homogen, sel-sel jaringan tiang berbentuk silinder, tersusun rapat, dan mengandung klorofil dan sel-sel jaringan bunga karang bentuknya tidak teratur , bercabang-cabang dan berisi kloroplas selain itu bentuknya juga renggang. Karena terdapat kloroplas atau klorofil maka fungsi utama dari mesofil ini yaitu sebagai tempat terjadinya fotosintesis. Dimana fotosintesis ini merupakan pemenuhan kebutuhan tumbuhan agar tetap tumbuh dan hidup.

  1. Urat Daun

Urat daun merupakan salah satu struktur jaringan yang terdapat di helai daun . Urat daun ini memiliki ciri-ciri yang khusus yaitu biasanya daunnya berbentuk menyirip atau menjari. Urat daun pada struktur jaringan daun ini berperan sebagai transportasi.

  • Batang

Batang merupakan salah satu organ pada tumbuhan yang memiliki fungsi sebagai penopang dan penyokong tumbuhan, saran transportasi air dan mineral dari akar menuju seluruh tubuh.

 

Struktur batang terdiri atas:

  1. Epidermis

Pada batang, epidermis ini terdiri dari selapis sel yang tersusun secara rapat tanpa ruang sedikitpun antar selnya dan berkutikula. Sel yang menyusun jaringan epidermis ini selalu aktif membelah untuk mengimbangi pertumbuhan batang. Fungsi secara umumnya adalah sebagai lapisan pelindung dari ancaman infeksi patogen atau mekanik. Jaringan endodermis juga dapat melakukan modifikasi menjadi lenti sel yang merupakan pintu keluar masuk gas baik itu oksigen maupun karbondioksida.

 

  1. Korteks

Merupakan jaringan parenkim yang dapat bermodifikasi menjadi jaringan lain. Secara umum korteks ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan.

Jaringan lain yang berada di daerah korteks adalah jaringan kolenkin yang merupakan jaringan penguat tumbuhan. Sel-sel pada jaringan korteks memiliki dinding tipis dan tersusun secara tidak beraturan dengan ruang antar selnya yang cukup lebar.

  1. Stele (Silinder Pusat)

Merupakan lapisan yang terletak di bagian dalam lapisan endodermis. Fungsi stele umumnya adalah untuk memberi kekuatan pada batang. Stele terdiri atas Kambium, dan juga jaringan pengangkut.

  1. Kambium

Salah satu yang membedakan antara struktur batang dikotil dan monokotil adalah dilihat dari kambium, karena terdapat jaringan kambium pada tumbuhan dikotil sedangan pada tumbuhan monokotil tidak ada.

Fungsi utama kambium ini adalah untuk menghasilkan jaringan gabus ( ke arah luar ) atau yang biasa disebut dengan lapisan periderm yang letaknya berada di bawah epidermis batang dan akar yang sudah tua. Dimana fungsi jaringan gabus itu sendiri adalah untuk mengendalikan masuknya air serta mencegah adanya serangan hama. 

  1. Empulur

Dari aktivitas kambium inilah yang akan membentuk pola lingkaran pada batang, sehingga dapat menjadi acuan bagi kita dalam mengukur umur dari tumbuhan tersebut. Lingkaran yang terbentuk itulah yang biasa disebut dengan lingkaran tahun.

  1. Jaringan Pengangkut

Floem ( pembuluh tipis ) merupakan jaringan yang mengangkut hasil fotosintesis dari daun menuju seluruh bagian tumbuhan yang berada di luar kambium. Floem ini tersusun atas sel-sel mati dan didukung oleh sel-sel pendamping yang tersusun oleh sel hidup yang akan mencukupi kebutuhan metabolisme sel-sel floem. Xilem akan membawa air dan mineral dari akar sampai ke daun, dimana air dan mineral ini sangat dibutuhkan untuk membantu proses pertumbuhan dan metabolisme lainnya. Susunan xilem terdiri atas jaringan karu trakea dan trakeid yang merupakan sel-sel mati.

 

 

  • Akar

 

Struktur akar terdiri dari:

  1. Epidermis

Epidermis, tersusun atas selapis sel, berdinding tipis, berkutikula, dan tersusun dari rapat. Sebagian besar sel epidermis membentuk rambut akar dengan jalan mengadakan perpanjangan ke arah lateral dari dinding luarnya. Rambut ini bermanfaat untuk memperluas permukaan sehingga penyerapan menjadi lebih efektif.

  1. Korteks

Korteks akar menempati sebagian besar akar. Terdiri beberapa lapis, di dalam korteks terdapat ruang antar sel yang memanjang sepanjang akar.

  1. Endodermis

Satu atau beberapa lapis sel korteks di bawah epidermis memiliki dinding sel yang dilapisi suberin, sejenis karbohidrat yang menyebabkan bagian ini tampak berbeda dengan korteks yang lain. Lapisan sel korteks yang paling dalam tersusun rapat tanpa ruang antar sel dan terdiri atas sel=sel berbentuk kotak, disebut lapisan endodermis.

 

  1. Silinder pusat atau stele

Silinder pusat, tersusun atas lingkaran tepi dan jaringan pembuluh. Lingkaran tepi terdapat di sebelah dalam dan berdampingan dengan endodermis, tersusun atas sel-sel parenkim. Pada bagian ini tumbuhlah akar lateral.

 

  1. ORGAN PADA TUMBUHAN MANGGA

Organ adalah kumpulan jaringan yang memiliki peranan tertentu. Tiap organ memiliki fungsi untuk menyokong kehidupan suatu mahluk hidup. Berikut adalah organ dari tumbuhan mangga

  1. Akar

Akar merupakan bagian tanaman yang terdapat didalam tanah. Pada tumbuhan tingkat tinggi, yaitu dikotil dan monokotil akarnya sudah merupakan akar sejati.

Bagian akar terbagi menjadi struktur luar dan struktur dalam. Struktur luar akar terdiri atas tudung akar, batang akar, percabangan akar (hanya pada dikotil), dan bulu-bulu akar.

Sementara itu, struktur bagian dalam akar (anatomi akar) terbentuk oleh jaringan epidermis, korteks, endodermis dan stele (silinder pusat)/empulur. Bagian-bagian akar tersebut tersusun berurutan dari luar ke dalam.

 

2.    Batang

Batang merupakan bagian tubuh tumbuhan yang ada di atas tanah, serta tempat melekatnya daun, bunga dan buah.

 

Bagian – bagian batang yaitu:

  • Kulit luar, memiliki dinding luar sel-sel yang menebal dan bermodifikasi menjadi rambut-rambut halus, duri, dan lentisel
  • Kulit pertama, terletak disebelah dalam epidermis, tersususn dari jaringan parenkim dan jaringan penunjuang.
  • Kulit dalam, merupakan batas antara korteks dan stele, biasanya disebut florterma yang mengandung amilum/ sarung tepung
  • Silinder pusat, tersususn dari jaringan parenkim yang membentuk empulur batang

 

 

 

3. Daun

Daun merupakan bagian dari tumbuhan yang berfungsi sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis. Di dalam daun terdapat zat warna yang disebut klorofil yaitu semacam pigmen yang dimiliki oleh berbagai organisme yang berperan dalam proses fotosinesis. Daun dibedakan menjadi daun tunggal dan daun majemuk.

Struktur daun dibagi menjadi 2 yaitu:
Struktur luar:

  • Berdasarkan bentuk daun, yaitu pipih, melebar, dan berwarna hijau
  • Berdasarkan bentuk tulang daun, yaitu menyirip, sejajar, dan menjari
  • Berdasarkan bentuk tepi daun, yaitu tepi rata dan tepi bergerigi
  • Berdasakan jumlah daun, yaitu daun tunggal dan daun majemuk

Struktur dalam:

  • Epidermis, yang terdapat di permukaan atas dan bawah daun. Epidermis dilapisi oleh lapisan lilin yang disebut kutikula. Pada bagian ini terdapat stomata yang berfungsi sebagai tempat pertukaran gas.
  • Palisade (jaringan tiang) tersusun rapat seperti tiang, terdapat kloroplas yang mengandung klorofi

4.  Bunga

Bunga berfungsi sebagai alat reproduksi pada tumbuhan. Morfologi bunga pada tumbuhan tinggi terdiri atas mahkota bunga, kelopak bunga, putik, dan benang sari.

  • Tangkai bunga, merupakan bagian tumbuhan yang berfungsi untuk menghubungan bungan dengan batang
  • Kelopak bunga merupakan bagian bunga yang paling luar
  • Mahkota bunga merupakan bagian bunga yang terletak disebelah dalam kelopak

5. Buah dan biji

Buah merupakan organ tumbuhan yang terbentuk setelah bunga mengalami proses penyerbukan. Daging buah bagi tanaman berguna untuk melindungi biji. Bagi makhluk lain, daging buah merupakan bagian yang biasanya dimakan. Sedangkan biji tidak terbungkus daging buah, misalnya biji kedelai, kacang tanah, padi. Ada juga buah berbiji tunggal, misalnya mangga, kelengkeng, dan rambutan. Buah yang berbiji banyak (majemuk), misalnya pepaya, sirsak, dan jambu biji.

 

Berdasarkan jumlah keping yang dimiliki, biji dapat di bedakan menjadi dua yaitu:

  • Biji berkeping satu, misalnya biji jagung, padi, melinjo, salak dan pepaya
  • Biji berkeping dua, misalnya kedelai, petai, kacang tanah, jengkol, kacang hijau

Susunan biji terdiri dari

  • Kulit biji, untuk melindungi biji dari lingkungan luar
  • Keping biji, merupakan cadangan makanan saat biji (berkecambah)
  • Lembaga, yaitu calon tumbuhan baru yang terdiri atas bakal akar, bakal batang, batang daun.

 

  1. SISTEM ORGAN TUMBUHAN MANGGA

Tingkatan organisasi kehidupan pada sistem organ terdiri dari berbagai organ yang saling tersusun membentuk sistem tertentu yang saling berinteraksi. Adanya interaksi berbagai organ dengan tujuan yang sama akan membentuk satu kesatuan fungsional bagi keberlangsungan hidup suatu mahluk hidup.

Berikut ini adalah sistem organ pohon mangga:

  1. Akar pohon mangga

Pohon mangga memiliki Akar Tunggang, jenis akar ini dimiliki oleh tumbuhan berkeping dua (dikotil). Fungsinya akar adalah agar pohon dapat menyerap air untuk kelangsungan hidup, akar juga berfungsi untuk menunjang berdirinya tumbuhan agar tumbuhan berdiri kokoh.

  1. Batang pohon mangga

Pohon mangga memiliki ciri batang berkayu, batang berkayu memiliki kambium. Fungsi batang adalah untuk menopang, pengankut air dan zat makanan, penyimpanan makanan cadangan, serta sebagai alat berkembangbiak.

  1. Daun pohon mangga

Daun pohon mangga berbentuk menyirip. Tulang daun jenis ini memiliki susunan seperti sirip – sirip ikan. Fungsi daun adalah pembuatan makanan, pernapasan, dan penguapan.

  1. Bunga pohon mangga

Berbentuk bulir hujung, dengan panjangnya sebanyak 1-40 sentimeter. Saiz setiap bunga kecil sahaja dan berwarna putih, dengan lima kelopak sehingga 5 – 10 milimeter panjangnya. Bau bunga ini sedikit harum seakan – akan bau lili. Selepas kelopak bunga luruh, buahnya memakan masa 3 – 6 bulan untuk masak.

 

  1. INDIVIDU TUMBUHAN MANGGA

Pada tingkat ini, organisme atau individu adalah suatu satuan mahluk hidup yang tersusun secara kompleks dengan berbagai macam sistem tubuh yang saling mendukung.

Sebagai individu, tumbuhan mangga memiliki manfaat sebagai berikut:

  1. manfaat pohon mangga menghasilkan buah yang rasanya enak mengandung vitamin A dan C.
  2. Pohon mangga mempunyai daun yang rimbun sebagai peneduh membuat sejuk di sekitar rumah dan lingkungan menghasilkan oksigen untuk pernafasan manusia.
  3. Kumpulan akar pohon mangga yang kuat mencengkram tanah memberikan perlindungan terhadap tanah dari bahaya erosi dan tanah longsor.
  4. Pada bidang ekonomi mangga memberikan manfaat dalam meningkatkan pendapatan masyarakat melalui penjualan buahnya, pemanfaatan kayu yang dihasilkan untuk kebutuhan rumah tangga seperti membangun prabot rumah tangga dan kayu bakar.

 

 

KESIMPULAN

Dari paparan dan penjelasan di atas, kami menyimpulkan bahwa tumbuhan mangga merupakan tumbuhan dikotil yang tersusun atas sel, jaringan, organ, sistem organ yang membentuk sebuah individu. Dan setiap organisme kehidupan itu memiliki tugas serta mafaatnya masing-masing.

 

        KESAN DAN PESAN

Menurut kami, masih banyak hal yang perlu dipelajari dari   tumbuhan dikotil. Kami mengharapkan SMPN 16 Batam membentuk ekstrakurikuler yang khusus mendalami pelajaran biologi.