Pos

board

Organisasi Komputer – Perakitan Komputer (Proposal)

ORGANISASI KOMPUTER

PERAKITAN KOMPUTER

1

 

 

MJ-1B
NIM: 4311701031 – 4311701057

PROGRAM STUDI TEKNIK MULTIMEDIA DAN JARINGAN

JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA

POLITEKNIK NEGERI BATAM

Batam Center, Jl. Ahmad Yani, Tlk. Tering, Batam Kota, Kota Batam, Kepulauan Riau 29461, Indonesia

 

2017

 

 

KATA PENGANTAR

 

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan karunia-nya, sehingga penulis dapat menyusun laporan ini dengan baik.

Dalam kesempatan ini Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, membimbing dan memberikan dukungan kepada penulis dalam melakukan penyusunan laporan ini.

Penulis menyadari laporan ini masih banyak kekurangan dan kelemahan. Untuk itu segala kritik dan saran yang bersifat membangun dari pembaca sangat diharapkan untuk perbaikan ke depannya. Begitulah sekiranya yang bisa Penulis sampaikan, lebih dan kurangnya Penulis ucapkan terima kasih dan mohon maaf, jika ada kata atau penulisan yang salah karena kesalahan datangnya dari saya dan kelebihan datangnya dari Tuhan Yang Maha Esa.

 

 

Batam, 25 September 2017

 

 

 

 

 

                  Ketua Kelas                                                                        Ketua Pelaksana

                 Muhammad Raihan M.                                                        Hadinata Salim

                 Divisi Laporan                                                                   Bendahara

                   Prince Alvin Y, Nila Rifka S &                                           Elga Syakina P.
Monisa Rizkia

 

 

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ……………………………………………………………………………………………………………………………. 2

DAFTAR ISI ……………………………………………………………………………………………………………….. 3

DAFTAR TABEL ………………………………………………………………………………………………………………………. 4

BAB I PENDAHULUAN ……………………………………………………………………………………………………………………… 5

  1. Latar Belakang ………………………………………………………………………………………………………………………………. 5
  2. Rumusan Masalah …………………………………………………………………………………………………………………………. 5
  3. Tujuan ………………………………………………………………………………………………………………………………………….. 5
  4. Batasan Masalah ……………………………………………………………………………………………………………………………. 5

BAB II ISI …………………………………………………………………………………………………………………………………………… 6

  1. Perakitan Komputer ………………………………………………………………………………………………………………………. 6
  2. Waktu Pengerjaan …………………………………………………………………………………………………………………………. 7
  3. Biaya ……………………………………………………………………………………………………………………………………………. 7
  4. Langkah-Langkah Perakitan ………………………………………………………………………………………………………….. 8

BAB III PENUTUP …………………………………………………………………………………………………………………  15

  1. Kesimpulan …………………………………………………………………………………………………………………………………. 15
  2. Saran …………………………………………………………………………………………………………………………………………… 15

KATA PENUTUP…………………………………………………………………………………………………………………. 16

DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………………………………………………………………………  17

LAMPIRAN ………………………………………………………………………………………………………………. 18

BIODATA PENULIS ………………………………………………………………………………………………………………….  19

 

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Spesifikasi Komputer………………………………………………………………………..………………………………………. 6

Tabel 2. Biaya yang dikeluarkan…………………………………………………………………………………………………………….. 7

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

A.    Latar Belakang

Zaman sekarang perkembangan teknologi semakin meningkat terutama dalam bidang informasi. Informasi dapat diperoleh dengan mudah melalui berbagai media perantara. Salah satu media perantaranya adalah komputer. sehingga dalam mata kuliah kali ini mahasiswa dituntut untuk dapat memahami dan mengaplikasikan kemampuan dalam merakit komputer.

B.     Rumusan Masalah

Seberapa besar kemampuan mahasiswa dalam mengeksplorasi pembelajaran dan mengaplikasikannya melalui perakitan komputer.

C.    Tujuan

Berdasarkan rumusan masalah di atas, kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kemampuan mahasiswa dalam mengeksplor pembelajaran dan mengaplikasikannya melalui kegiatan merakit komputer.

Adapun manfaat dari praktikum ini secara umum adalah:

  1. Mahasiswa mampu memahami materi tentang perakitan komputer
  2. Mahasiswa mampu memahami metode dalam perakitan komputer
  3. Mahasiswa mampu melakukan troubleshooting terhadap sistem komputer

D.    Batasan Masalah

Adapun batasan yang disajikan dalam proposal ini hanya meliputi ruang lingkup mahasiswa kelas MJ-1B Politeknik Negeri Batam 2017

 

BAB II

ISI

 

A.    Perakitan Komputer

  • Pengenalan Hardware
Operating System Windows XP SP3
RAM DDRII 667/533/400 x2 DIMMs
Processor Intel Pentium D
Directx Directx9
System Manufacturer ACER
System Model F671Cr
BIOS FEATURES AMI BIOS
Video Card Port PCI EXPRESS X16
Port SATA 2 Port
Port ATA 2 Port
Socket LGA 775
FSB 800/533 MHZ
NorthBridge SiS 671/FX/DX/MX rev. 00
SouthBridge SiS 968 rev. 01
Onboard LAN Realtek RTL8100 10/100 MBPS FAST ETHERNET CONTROLLER

Tabel 1. Spesifikasi Komputer

Masalah yang dihadapi :

  • DVD-ROM tidak berfungsi.
  • Terjadi listrik statis pada komputer.
  • LCD monitor tidak tampil dengan normal.
  • Tejadi error saat masuk Windows..
  • HDD tidak terbaca saat

Cara mengatasinnya :

  • Cara mengatasi DVD-ROM tidak berfungsi adalah dengan mengecek kabel IDE/SATA pada HDD dan DVD-ROM.
  • Cara mengatasi terjadinya listrik statis pada komputer adalah dengan mengecek jumlah daya listrik dan saat membongkar PC mewajibkan menggunakan gelang statis.
  • Cara mengatasi LCD monitor tidak tampil dengan normal adalah mengganti hardware LCD pada monitor.`
  • Cara mengatasi terjadinya error saat masuk Windows adalah me-restore sistem operasi. Jika tidak berhasil lakukan re-install
  • Cara mengatasi HDD tidak terbaca saat booting adalah dengan mengganti HDD baru jika performance HDD menurun atau rusak.

 

B.     Waktu Pengerjaan

Tugas Praktikum ini dikerjaan dalam waktu 90 hari (3 bulan) terhitung mulai tanggal 01 September 2017 sampai 01 Desember 2017.

 

C.    Biaya

Tabel 2. Biaya yang dikeluarkan

Nama Barang Harga
Monitor Rp. 45.000
Mouse Rp. 15.000
Keyboard Rp. 50.000
CPU Rp. 110.000
Total Biaya Rp. 220.000,-

 

D.    Langkah-Langkah Perakitan

  • Persiapan

Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul. Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:

  1. Penentuan Konfigurasi Komputer
  2. Persiapan Kompunen dan perlengkapan
  3. Pengamanan

 

  1. Penentuan Konfigurasi Komputer

Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita. Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.

  1. Persiapan Komponen dan Perlengkapan

Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:

  • Komponen komputer.
  • Kelengkapan komponen seperti kabel, sekrup, jumper, baut dan sebagainya .
  • Alat bantu berupa obeng kembang (+ dan -).
  • Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.
  1. Pengamanan

Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan. Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:

  • Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
  • Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.

 

  • Perakitan

Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:

  1. Penyiapan Motherboard
  2. Memasang Prosessor
  3. Memasang Heatsink
  4. Memasang Modul Memori (RAM)
  5. Memasang Motherboard pada Casing
  6. Memasang Power Supply
  7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
  8. Memasang Drive
  9. Memasang Card Adapter
  10. Penyelesaian Akhir

Penyiapan motherboard

Periksa spesifikasi motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.

Memasang Prosessor

Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor setiap jenis socket dan slot berbeda.

Caranya adalah:

  1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
  2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
  3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
  4. Turunkan kembali tuas pengunci.

Memasang Heatsink

Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard.

Memasang Modul Memori

Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard. Cara memasangnya adalah:

  1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot.
  2. Sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
  3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.

Memasang Motherboard pada Casing

Motherboard dipasang ke casing dengan sekrup dan dudukan (standoff).

Cara pemasangannya sebagai berikut:

  1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
  2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
  3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
  4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
  5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.

Memasang Power Supply

Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:

  1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
  2. Hubungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard.
  3. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.

Memasang Kabel Motherboard dan Casing

Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.

  1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard.
  2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
  3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
  4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
  5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
  6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.

Memasang Drive

Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:

  1. Lepaskan tempat drive dari casing.
  2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
  3. Sesuaikan posisi lubang sekrup di drive dan casing lalu pasang sekrup penahan drive.
  4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu) .
  5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
  6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
  7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
  8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard .
  9. Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.

Memasang Card Adapter

Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya. Cara memasang adapter:

  1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard.
  2. Pasang sekerup penahan card ke casing.
  3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.

Penyelessaian Akhir

  1. Pasang penutup casing dengan menggeser.
  2. Sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
  3. Pasang konektor monitor ke port video card.
  4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
  5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
  6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.

 

  • Pengujian

Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:

  1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
  2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
  3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
  4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
  5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.

Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.

 

  • Penanganan masalah

Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:

  1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
  2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/
  3. LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung.

 

BAB III

PENUTUP

 

A.    Kesimpulan

Berdasarkan uraian yang telah dikemukakan di atas, dapat ditarik kesimpulan yaitu dari praktikum ini kita dapat memperlajari bagaimana cara merakit komputer dan melakukan troubleshooting terhadapa masalah yang ditemukan

 

B.     Saran

Adapun saran yang dapat penulis sampaikan kepada kita semua yaitu agar kita lebih teliti dan konsentrasi dalam melakukan perakitan komputer agar tidak terjadi kesalahan dalam hasil perakitan komputer.

 

 

KATA PENUTUP

 

Dengan mengucapkan syukur Alhamdulillah atas segala rahmat yang telah diberikan oleh ALLAH SWT, bahwa penulis telah mendapat dukungan dari berbagai pihak dalam menyelesaikan proposal ini dengan baik tanpa mengalami hambatan yang berarti.

Dengan dibuatnya proposal ini minimal diharapkan juga ada kesamaan Visi antara penulis dengan para pembaca.

Penulis mengharapkan agar semua penjelasan didalam proposal yang telah tersusun dengan rapi sesuai dengan tujuan awal dibuatnya proposal ini. Penulis telah berusaha membuat proposal yang mudah dimengerti serta dipahami bagi para pembacanya.

Saran serta kritik yang membangun demi perbaikan penulisan laporan ini penulis nantikan agar dalam penyusunan proposal selanjutnya dapat tersajikan dengan lebih baik dan lebih sempurna lagi.

Penulis mengucapkan banyak terimakasih kepada semua pihak yang telah banyak membantu dan membimbing dalam menyelesaikan karya tulis ini, serta besar harapan penulis agar proposal yang telah penulis susun dapat bermanfaat bagi semua pihak, Aamiiiin.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

  • http://infokomputerrakitan.blogspot.co.id/2015/05/cara-merakit-komputer-pc.html
  • http://www.websitekomputer.com/2013/12/cara-merakit-komputer-pc-sendiri-lengkap.html

 

 

LAMPIRAN

 

2

Gambar 1. CPU Tampak Belakang

3

Gambar 2. CPU Tampak Depan

4

Gambar 3. Monitor

5

Gambar 4. Motherboard

 

 

BIODATA PENULIS

 

  • Prince Alvin Yusuf: Maba Politeknik Negeri Batam 2017, Informatika, Multimedia dan Jaringan
  • Nila Rifka Sukma: Maba Politeknik Negeri Batam 2017, Informatika, Multimedia dan Jaringan
  • Monisa Rizkia: Maba Politeknik Negeri Batam 2017, Informatika, Multimedia dan Jaringan

 

Jika anda ingin mengajukan pertanyaan seputar artikel terkait, silahkan masukkan pada kolom komentar. Anda dapat mengunduh Materi Lengkap dari artikel terkait dengan mengklik button download di bawah ini

[lockercat]

[/lockercat]

1

Organisasi Komputer – Harddisk (Praktikum)

Tujuan Praktikum:

  • Mengenal dengan baik bagian-bagian harddisk
  • Mampu menyebutkan bagian-bagian harddisk
  • Mampu membedakan teknologi harddisk
  • Mengetahui perbedaan RPM tiap harddisk

Panduan Praktikum:

  • Disediakan gambar Harddisk
1

Gambar 1 Harddisk

2

Gambar 2 Konektor Harddisk

3

Gambar 3 Konektor Harddisk

Soal:

  1. Sebutkan bagian-bagian dari harddisk pada gambar 1 di atas!
  2. Dari gambar 2 di atas, harddisk tersebut menggunakan teknologi apa?
  3. Dari gambar 3 di atas, harddisk tersebut menggunakan teknologi apa?
  4. Untuk harddisk dengan teknologi PATA, terdiri dari berapa pin?
  5. Apa beda harddisk DMA dan non-DMA?
  6. Tuliskan RPM harddisk yang Anda ketahui!
  7. Gambarkan bagian-bagian dari piringan harddisk dan sebutkan bagian-bagian tersebut!
  8. Amati harddisk yang ada dan tuliskan kapasitas, RPM, merk!
  9. Ada sebuah harddisk dengan keterangan sebagai berikut:
    – Terdiri dari 2 platter
    – Di setiap platter terdiri dari 500 trek
    – Ada 32 sektor per silinder
    – 1 sektor berkapasitas 512 byteBerapa kapasitas harddisk tersebut?
    Rumus untuk mencari kapasitas harddisk adalah:
    (Jumlah Plater x 2) x jumlah trek x jumlah sektor x 512 byte

    Catatan: kenapa platter harus dikali dengan 2, karena satu platter dapat diisi
    (dapat menyimpan data) pada permukaan atas dan permukaan bawah nya.

Kesimpulan

1. Masalah apa yang anda hadapi dalam praktikum ini? Bagaimana cara
anda menyelesaikannya?
2. Apa yang anda pahami dari praktikum ini?
3. Apa tanggapan Anda sejauh ini selama mengikuti kuliah teori maupun praktikum?

Jawaban:

  1. Bagian-bagian dari harddisk pada gambar 1 adalah:
    1. Cover Mounting Holes
    2. Case Mounting Holes
    3. Platters
    4. Ribbon Cable
    5. Tape Seal
    6. Power Connector
    7. Jumper
    8. Jumper Pins
    9. SCSI Interface Connector
    10. Actuator
    11. Actuator Axis
    12. Actuator Arm
    13. Slider and Head
    14. Spindle
    15. Base Casting
2

Gambar 1. Bagian-bagian harddisk

 

  1. Harddisk pada gambar 2 menggunakan teknologi ATA (Advanced Technology Attachment) yaitu antarmuka standar untuk menghubungkan perangkat penyimpanan seperti cakram keras dan CD-ROM dalam komputer. ATA menggunakan kabel port paralel 40 pin untuk menghubungkan motherboard dan hard disk. Kecepatan maksimum interface eksternal hingga 133 MB/s. Karena pendinginan komputer yang buruk dan kemacetan data maka jalur parallel ATA diganti secara bertahap oleh SATA.
3

Gambar 2. Harddisk yang menggunakan teknologi ATA

 

  1. Harddisk pada gambar 3 menggunakan teknologi SATA (Serial ATA) yaitu sebuah antarmuka penyimpanan untuk menghubungkan host bus adapter untuk perangkat penyimpanan massal seperti hard disk drive dan optical drive. Serial ATA ini dirancang untuk menggantikan standar ATA (AT Attachment) yang lebih tua (juga dikenal sebagai EIDE). SATA dapat menggunakan perintah-perintah tingkat rendah yang sama, namun SATA host-adapter dan perangkat yang terkoneksi berkomunikasi melalui kabel serial kecepatan tinggi melalui dua pasang kabel konduktor. Sebaliknya, paralel ATA menggunakan 16 kabel konduktor data yang masing-masing beroperasi pada kecepatan yang jauh lebih rendah. SATA menawarkan beberapa keunggulan menarik dibandingkan antarmuka paralel ATA (PATA) yang lebih tua, yaitu: mengurangi kabel yang tebal dan mengurangi biaya (berkurang dari delapan puluh kabel ke tujuh), lebih cepat dan lebih efisien dalam hal transfer data, dan fitur hot swapping.
4

Gambar 3. Harddisk yang menggunakan teknologi SATA

 

  1. Harddisk dengan teknologi PATA terdiri dari 40 buah Pin, yang masing-masing pin memiliki fungsi sebagai berikut:
5
6
7
8
  1. Perbedaan harddisk DMA dan harddisk non-DMA
    1. Harddisk DMA
      DMA (Direct Memory Access) adalah suatu hardware spesial (chip) yang dapat mengontrol aliran bit data antara memory (RAM) dan beberapa controller dari I/O devices tanpa memerlukan interferensi dari CPU secara terus menerus. Fungsi dari DMA adalah agar CPU dapat melakukan pekerjaan atau instruksi yang berbeda ketika melakukan operasi baca tulis dari perangkat peripheral.Jadi dapat disimpulkan bahwa Harddisk DMA adalah harddisk yang dapat mentransfer data langsung dengan memori utama tanpa menggunakan CPU.

      Kelebihan:

      1. Dapat menirukan sebagian fungsi processor
      2. Dapat mengambil alih fungsi prosesor yang berhubungan dengan transfer data
      3. CPU dapat melakukan manajemen operasi baca tulis (transfer data) dengan baik dan juga dapat menyelsaikan instruksi yang lain.

                    Kekurangan:

1. Transfer rate data terbatas

2. Harddisk non-DMA
Harddisk non-DMA adalah harddisk yang mentransfer data ke memori utama dengan menggunakan                             CPU.

                    Kelebihan:

1. Transfer rate data tak terbatas

                    Kekurangan:
                          1. Transfer rate data terbatas
2. CPU tidak dapat melakukan manajemen operasi baca tulis (transfer data) dengan baik

 

  1. Yang saya ketahui tentang RPM Harddisk adalah:
    1. Rotasi per menit atau revolusi per menit (rpm) adalah unit untuk frekuensi. Umumnya, rpm digunakan untuk menyatakan kecepatan rotasi (perputaran). Contoh: Plat piringan hitam berputar pada 78 rpm, Cakram CD Audio berputar dengan kecepatan antara 180 – 500 rpm, Cakram HDD berputar dengan kecepatan antara 5.400- 7.200 rpm
    2. Semakin cepat putaran HDD, jumlah data yang dapat dibaca oleh (head) dalam waktu tertentu semakin banyak.
  1. Gambar dari piringan harddisk dan bagian-bagiannya:
9

Gambar 4. Gambar piringan harddisk dan bagian-bagiannya

 

Bagian-bagian pada piringan harddisk

  1. Cover Mounting Holes (Penutup lubang)
  2. Case Mounting Holes (Lubang pemasangan)
  3. Platters
    Berbentuk sebuah Pelat atau piringan yang berfungsi sebagai penyimpan data.Berbentuk bulat,merupakan cakram padat,memiliki pola-pola magnetis pada pada sisi-sisi permukaanya.Platter terbuat dari metal yang mengandung jutaan magnet-magnet kecil yang disebut dengan magnetic domain. Domain-domain ini diatur dalam satu atau dua arah untuk mewakili binary “1” dan “0”
  4. Ribbon Cable
    Ribbon cable adalah penghubung antara Head dengan Logic Board, dimana setiap dokumen atau data yang di baca oleh Head akan di kirim ke Logic Board untuk selanjutnya di kirim ke Mother Board agar Processor dapat memproses data tersebut sesuai dengan input yang di terima.
  5. Tape Seal (Segel tape)
  6. Power Connector
    Adalah sumber arus yang langsung dari power supply.
  7. Jumper
    Adalah connector (penghubung) sirkuit elektronik yang digunakan untuk menghubungkan atau memutus hubungan pada suatu sirkuit.
  8. Jumper Pins
    Poin yang harus dihubungkan oleh jumper
  9. Interface Connector
    Antarmuka penghubung antara hardisk dengan matherboard untuk mengirim atau menerima data.
  10. Actuator
    Adalah sebuah peralatan mekanis untuk menggerakkan atau mengontrol sebuah mekanisme atau sistem
  11. Actuator Axis
    Adalah poros untuk menjadi pegangan atau sebagai tangan robot agar Head dapat membaca sector dari hardisk.
  12. Actuator Arm (lengan actuator)
  13. Slider and Head
    Piranti ini berfungsi untuk membaca data pada permukaan pelat dan merekam informasi ke dalamnya.Setiap pelat harddisk memiliki dua buah head.Satu di atas permukaan dan satunya lagi dibawah permukaan.Head ini berupa piranti yang elektromagnetik yang ditempatkan pada permukaan pelat dan menempel pada sebuah slider.Slider melekat pada sebuah tangkai yang melekat pada actuator arms.Actuator arms dipasang mati pada poros actuator oleh suatu papan yang disebut dengan logic board.

    Oleh karena itu pada saat hardisk bekerja tidak boleh ada guncangan atau getaran, karena head dapat menggesek piringan hardisk sehingga akan mengakibatkan Bad Sector, dan juga dapat menimbulkan kerusakan Head Harddisk sehingga hardisk tidak dapat lagi membaca Track dan Sector dari Hardisk.

  14. Spindle
    Merupakan suatu poros tempat meletakan platter.Poros ini memiliki sebuah penggerak yang berfungsi untuk memutar pelat harddisk yang disebut dengan spindle motor.Spimdle inilah yang berperan ikut dalam menentukan kualitas harddisk karena makin cepat putaranya,berarti makin bagus kualitas harddisknya.Satuan untuk mengukur perputaran adalah Rotation Per Minutes atau biasa disebut RPM.Ukuran yang sering kita dengar untuk kecepatan perputaran ini antara lain 5400 RPM,7200 RPM atau 10000 RPM.
  15. Base Casting
    Bagian dasar dari harddisk untuk meletakkan atau merangkai bagian-bagian harddisk dalam satu kesatuan

 

  1. Kapasitas, RPM dan Merek dari harddisk berikut:
10

Gambar 5. Harddisk

  • Kapasitas: 500 GB
  • RPM: 5400 RPM
  • Merek: Samsung
  1. Perhitungan kapasitas dari harddisk tersebut adalah:
  • Trek: 500
  • Platter: 2×2= 4
  • Sektor: 32
  • Satu sector memiliki kapasitas: 512 byte

Total Kapasitas dari harddisk tersebut adalah:

  • 4x500x32x512= 32.768.000 (32 Juta 768 Ribu byte) = Sebelum Pembulatan
  • 768.000 (32 Juta 768 Ribu byte)/2 pangkat 20 = 31,25 GB = 32 GB = Sesudah Pembulatan

 

Kesimpulan

  1. Saya tidak mengalami kendala/masalah dalam melakukan praktikum ini. Cara saya menyelesaikan praktikum ini dengan mempelajari setiap instruksi yang diberikan dan melaksanakannya
  2. Yang saya pahami dari praktikum ini adalah mampu mengenal bagian-bagian harddisk dan mampu membedakan teknologi pada harddisk dengan baik
  3. Tanggapan saya selama mengikuti perkuliahan ini adalah: Mata Kuliah ini sangat menarik dan menyajikan informasi yang lebih informatif karena materi-materi teori disajikan secara interaktif dan mudah dipahami setiap mahasiswa dan praktikum yang disampaikan juga sesuai dan sejalan dengan materi-materi teori yang dijelaskan.

 

DAFTAR PUSTAKA

  • https://disclamaboy.wordpress.com/2011/10/16/sata-pata-scsi-dan-raid/
  • http://www.belajartekhnik.com/2015/03/pengertian-dma-direct-access-memory.html
  • http://tekno.kompas.com/read/2010/06/08/15310591/Kecepatan.Hardisk.Semakin.Tinggi
  • http://5kholidfa.blogspot.co.id/2015/07/pengertian-gambar-fungsi-jenis-harddisk.html
  • https://agusfatulloh.wordpress.com/2012/05/03/cara-menghitung-manual-kapasitas-hard-disk/

 

Jika anda ingin mengajukan pertanyaan seputar artikel terkait, silahkan masukkan pada kolom komentar. Anda dapat mengunduh Materi Lengkap dari artikel terkait dengan mengklik button download di bawah ini

[lockercat]

[/lockercat]

fcv

Organisasi Komputer – Printer (Praktikum)

Tujuan Praktikum:

  • Mengenal dengan baik bagian-bagian printer
  • Mampu menyebutkan bagian-bagian printer
  • Mampu melakukan instalasi printer
  • Mampu mengenal jenis-jenis printer

Panduan praktikum

  • Disediakan gambar printer
1

Soal:

  1. Dari gambar di atas sebutkan dan tunjukan jenis printer tersebut:
    a. ….
    b. ….
    c. ….
    d. ….
  2. Sebutkan pula kekurangan serta kelebihan dari masing-masing printer
  3. Tuliskan cara menginstal/menambah printer pada komputer Anda
  4. Sebutkan minimal 5 produsen printer!
  5. Tulisakan isu-isu yang sering terjadi pada perangkat printer dan bagaimana cara mengatasinya?

Kesimpulan
1. Masalah apa yang anda hadapi dalam praktikum ini? Bagaimana cara
anda menyelesaikannya?
2. Apa yang anda pahami dari praktikum ini?
3. Apa tanggapan Anda sejauh ini selama mengikuti kuliah teori maupun praktikum?

Jawaban:

  1. Jenis-jenis Printer tersebut adalah: Printer Ink-Jet, Printer Dot Matrix, Printer All in One dan Printer Laser Jet
    1. Pada Gambar A merupakan Jenis Printer Ink-Jet
      2
    2. Pada Gambar B merupakan Jenis Printer Dot Matrix
      3
    3. Pada Gambar C merupakan Jenis Printer All in One
      4
    4. Pada Gambar D merupakan Jenis Printer Laser Jet
      5

 

  1. Kekurangan dan Kelebihan masing-masing printer:
    1. Printer Ink-Jet
      1. Kelebihan
        1. Daya cetak atau kecepatan cetak yagn lebih baik dibandingkan dengan dot matrix
        2. PPM dan DPI yang lebih baik dibandingkan dot matrix
        3. Mudah dalam instalasi, tersedia driver dan menggunakan kabel yagn memiliki port USB
        4. Mampu mencetak foto dan dokumen berwarna
        5. Variasi warna yang banyak
        6. Kemudahan dalam melakukan isi ulang tinta
        7. Perawatan yang mudah
        8. Bentuk yang kompak dan mudah dibawa – bawa
        9.  Ekonomis
      2. Kekurangan
        1. Ukuran kertas yang terbatas
        2. Tidak dapat mencetak rangkap
        3. Kecepatan mencetak yang masih kalah dengan printer laser jet
        4. Banyak beredar tinta palsu, yang kualitasnya buruk
    2. Printer Dot Matrix
      1. Kelebihan
        1. Harga cartridge yang relaitf terjangkau, sehingga biaya operasional murah
        2. Karena menggunakan pita atau cartridge yang ditekan seperti mesin tik, maka printer dot matrix ini mampu mencetak dokumen sebanyak 3 hingga 4 lapis kertas yang menggunakan karbon. Hal ini membuat printer jenis dot matrix ini banyak digunakan pada kasir – kasir yang mencetak bon atau nota pembelian, yang membutuhkan nota sebanyak lebih dari 2 rangkap.
        3. Lebih ekonomis
        4. Dapat mencetak ukuran kertas yang bervariasi
      2. Kekurangan
        1. Kualitas DPI dan juga PPM (Pixel per Meter) yang rendah
        2. Pilihan warna yang terbatas, hanya merah, biru, dan hitam, serta tidak dapat digunakan sekaligus
        3. Berisik, dan sangat mengganggu
        4. Spare part yang cukup sulit digunakan
        5. Masih menggunaan kabel dengan port lama
        6. Kecepatan mencetak yang lama
        7. Cartridge cepat habis atau kualitas cartridge banyak yang kurang baik.
    3. Printer All in One
      1. Kelebihan
        1. Hemat biaya
        2. Hemat dalam penggunaan tempat
        3. Melakukan apapun dalam 1 mesin (print, copy, scan dan fax)
      2. Kekurangan
        1. Harga Toner dan Catridge terbilang mahal
    4. Printer Laser Jet
      1. Kelebihan
        1. Kecepatan mencetak yang sangat cepat, dan sangat efisien dari segi waktu
        2. Kualitas DPI dan PPM yang tinggi
        3. Warna yang tajam
        4. Beberapa merk menggabungkan printer laer jet dengan fungsi scanning dan photo copy
        5. Cocok untuk penggunaan kantor yang membutuhkan pencetakan dokumen dengan cepat
        6. Ukuran kertas yang digunakan lebih bervariasi, dan banyak pilihan
      2. Kekurangan
        1. Penggunaan teknologi laser menyebabkan printer ini menjadi mudah panas, sehingga tidak bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama secara terus mnerus
        2. Harga beli yang mahal
        3. Biaya operasional yang cukup tinggi
        4. Penggunaan watt dan juga daya yang tinggi.

 

  1. Cara menginstal/menambah printer:
    1. Hubungkan printer ke PC
    2. Klik ‘Start’> Control Panel> Hardware and Sound >Printers
    3. Klik ‘Add a printer’
    4. Pada halaman ‘Choose a printer port’, pilih ‘Use an existing port’ dan pilihlah port printer sesuai dengan yang kamu pasang ke PC kemudian klik ‘Next’.
    5. Pada halaman ‘Install the printer driver’ pilihlah model printer yang kamu gunakan kemudian klik ‘Next’
    6. Setelah selesai klik ‘Finish’
  1. Produsen Printer:
    1. Canon
    2. Epson
    3. HP
    4. Brother
    5. Samsung
    6. Kodak
    7. OKI
    8. XEROX
    9. LEXMARK
    10. Toshiba

 

  1. Masalah pada printer dan Solusinya:
    1. Ketika sedang mencetak, kertas tersangkut di dalam printer.
      Solusinya: menekan tuas yang tersedia untuk menetralkan roller yang menjepit kertas, kemudian secara berlahan tarik kertas yang menyakut dari printer. Selanjutnya kembalikan tuas tersebut keposisi semula. Untuk menemukan tuas tersebut lihatlah buku manual printer anda karena setiap jenis printer memiliki cara yang berbeda-beda.
    2. Ketika mencetak menggunakan printer jenis inkjet, printer tersebut tiba-tiba mengalami gangguan yaitu tidak bisa menarik kertas sehingga proses pencetakan menjadi gagal.
      Solusinya: Permasalahan tersebut seting terjadi pada printer jenis inkjet. Kebanyakan disebabkan karena roda penarik sudah menjadi licin karena waktu pemakaian yang sudah cukup lama, disamping karena terlalu sering digunakan. Roda penarik yang sudah menjadi licin, sehingga tidak bisa memegang dan menarik kertas. Bila demikian halnya, lakukan pengamplasan sendiri dengan hati-hati pada bagian roda penariknya. Kemungkinan lain yang bisa terjadi adalah karena tinta yang hampir habis. Printer jenis tertentu, tidak bisa menarik kertas jika tintanya habis. Terkadang bila tempat tinta sudah kosong, maka printer tidak akan dapat mencetak dan jika diberikan perintah pencetakan akan terdengar bunyi beep yang berulang-ulang.
    3. Printer hanya dapat mencetak satu warna
      Solusinya: Pemecahan dari masalah tersebut adalah dengan memastikan bahwa cartridge yang digunakan adalah cartridge warna. Selain itu, coba perhatikan pada kotak dialog printer properties, dengan membuka file – print – properties. Kemudian klik tab paper/quality. Pada menu color, pilih color agar bisa melakukan pencetakan warna.
    4. Printer tidak dapat melakukan percetakan
      Solusinya: Lakukan pemeriksaan pada hardware dan software sesuai langkah-langkah berikut ini:

      1. Cek pemasangan kabel power pada printer dan kabel yang menghubungkan printer dengan CPU
      2. Pastikan lampu LED pada pritner dalam kondisi on.
      3. Periksa kembali apakah driver yang terinstal sesuai dengan printer yang digunakan. Apabila tidak sesuai atau belum terinstal, lakukan insatalasi ulang.
      4. Dalam kotak dialog print, perhatikan name, typer, dan port printer yang aktif, sesuaikan dengan printer yang akan digunakan untuk mencetak.

 

Kesimpulan

  1. Saya tidak mengalami kendala/masalah dalam melakukan praktikum ini. Cara saya menyelesaikan praktikum ini dengan mempelajari setiap instruksi yang diberikan dan melaksanakannya
  2. Yang saya pahami dari praktikum ini adalah mampu mengenal bagian-bagian dan jenis-jenis printer serta melakukan instalasi printer dengan baik
  3. Tanggapan saya selama mengikuti perkuliahan ini adalah: Mata Kuliah ini sangat menarik dan menyajikan informasi yang lebih informatif karena materi-materi teori disajikan secara interaktif dan mudah dipahami setiap mahasiswa dan praktikum yang disampaikan juga sesuai dan sejalan dengan materi-materi teori yang dijelaskan.

 

Jika anda ingin mengajukan pertanyaan seputar artikel terkait, silahkan masukkan pada kolom komentar. Anda dapat mengunduh Materi Lengkap dari artikel terkait dengan mengklik button download di bawah ini

[lockercat]

[/lockercat]

DAFTAR PUSTAKA

  • http://rohimkomputer.blogspot.co.id/2014/12/troubleshooting-pada-printer-dan.html
  • https://www.acerid.com/2012/11/menginstall-printer-ke-komputer-atau-laptop/
  • http://www.trikmudahphotoshop.com/2014/09/jenis-jenis-printer-dan-fungsi-printer.html

 

rrrr

Organisasi Komputer – Perangkat Input/Output (Praktikum)

Tujuan Praktikum:

  • Mengenal dengan baik peralatan-peralatan input dan output standart
  • Mampu menyebutkan fungsi-fungsi peralatan input
  • Mampu menyebutkan fungsi-fungsi peralatan output
  • Mampu membedakan mana peralatan input dan output

 

Panduan praktikum

  • Disediakan komputer untuk dibongkar pasang
  • Baca petunjuk praktikum sebaik-baiknya
  • Perhatikan baik-baik penjelasan dari instruktur, bila perlu mencatatnya sebelum mengerjakan praktikum

 

Soal:

  1. Sebutkan perangkat-perangkat input dan output pada komputer yang Anda kenal
  2. Apa yang terjadi bila komputer dinyalakan tanpa mouse dan keyboard?
  3. Apa yang terjadi bila komputer dinyalakan dengan keyboard terpasang dan tanpa mouse PS2?
  4. Apa yang terjadi bila komputer dinyalakan tanpa keyboard saja dan mouse terpasang?
  5. Apa keuntungan memakai mouse jenis optical dibanding mechanical (track ball)?
  6. Coba Anda atur resolusi warna dari monitor Anda, ada berapa pilihan yang dapat Anda lakukan untuk mengatur resolusi tersebut?, sebuatkan resolusi terendah dan resolusi tertinggi dari monitor Anda!
  7. Coba Anda lihat refresh rate dari monitor Anda, berapa nilainya?, dapatkah Anda merubah nilai tersebut?
    Cara melihat settingan refresh rate, masuk ke display setting –> advanced settings –> lalu muncul layar baru, dan Anda pilih tab menu monitor

Kesimpulan

1. Masalah apa yang anda hadapi dalam praktikum ini? Bagaimana cara
anda menyelesaikannya?
2. Apa yang anda pahami dari praktikum ini?
3. Apa tanggapan Anda sejauh ini selama mengikuti kuliah teori maupun praktikum?

Jawaban:

  1. Perangkat input dan output:
    1. Input: Keyboard, Mouse, Scanner, Joystick, Touchpad, Touch Pen, Web Cam, Microphone dan Graphic Tablet
    2. Output: Monitor, Projector, Printer, Plotter dan Speaker
  2. Yang terjadi adalah komputer tetap menyala hingga tampil ke interface system operasi namun user tidak dapat memasukkan perintah ke system komputer
  3. Yang terjadi adalah komputer tetap menyala hingga tampil ke interface system operasi namun user hanya dapat memasukkan perintah melalui keyboard sebagai pengganti dari mouse yang tidak terpasang
  4. Yang terjadi adalah komputer tetap menyala hingga tampil ke interface system operasi namun user hanya dapat memasukkan perintah melalui mouse sebagai pengganti dari keyboard yang tidak terpasang
  5. Keuntungan memakai mouse jenis optical dibanding mechanical (track ball) adalah tidak membutuhkan permukaan mouse pad yang rata, lebih sensitive terhadap pergerakan, mudah dibersihkan dibandingkan mouse track ball karena pada mouse track ball menggunakan bola dimana masalah utama yang biasa dihadapi adalah adanya rambut yang menyangkut pada bola sedangkan pada mouse optical cukup membersihkan area optic yang terletak dibagian bawah mouse
  6. Ada 4 pilihan yaitu:
    1. Pada OS Windows 10 melalui menu Display Settings
    2. Pada OS Windows 7 dan 8 melalui menu Screen Resolution
    3. Pada OS Windows Vista melalui menu Personalize
    4. Pada OS Windows XP melalui menu Properties

Resolusi terendahnya adalah: 1024 x 768
Resolusi tertingginya adalah: 1366 x 768

  1. Nilai refresh rate dari monitor saya adalah 60 Hertz, nilai tersebut tidak dapat diubah karena refresh rate merupakan frekuensi dari tampilan layar setiap detik dan besaran nilainya tergantung dari spesifikasi kartu grafis yang dimiliki. Semakin besar nilai refresh rate maka semakin smooth pula tampilan di layar

 

Kesimpulan

  1. Saya tidak mengalami kendala/masalah dalam melakukan praktikum ini. Cara saya menyelesaikan praktikum ini dengan mempelajari setiap instruksi yang diberikan dan melaksanakannya
  2. Yang saya pahami dari praktikum ini adalah mampu mengenal komponen input dan output dari sebuah komputer, mampu melaksanakan penginstallan perangkat input maupun output dan mengetahui bentuk fisik dari tiap komponen komputer
  3. Tanggapan saya selama mengikuti perkuliahan ini adalah: Mata Kuliah ini sangat menarik dan menyajikan informasi yang lebih informatif karena materi-materi teori disajikan secara interaktif dan mudah dipahami setiap mahasiswa dan praktikum yang disampaikan juga sesuai dan sejalan dengan materi-materi teori yang dijelaskan.

 

Jika anda ingin mengajukan pertanyaan seputar artikel terkait, silahkan masukkan pada kolom komentar. Anda dapat mengunduh Materi Lengkap dari artikel terkait dengan mengklik button download di bawah ini

 

[lockercat]

 

[/lockercat]

6

Organisasi Komputer – Pengenalan RAM Komputer (Praktikum)

Tujuan Praktikum:

  • Mampu mengenal komponen-komponen dasar dari sebuah komputer
  • Mengenal bentuk fisik dari tiap-tiap komponen
  • Mengetahui spesifikasi umum dari komponen tersebut
  • Dapat mengetahui letak serta mampu memasang komponen tersebut pada komputer
    dengan benar

 

Panduan Praktikum:

  • Disediakan 2 contoh RAM dari beberapa gambar di bawah ini
  • Mengamati ciri-ciri fisik antara kedua jenis memory tersebut
  • Mengamati spesifikasi yang tertera pada memory tersebut
  • Praktikan mampu memasang sendiri memory pada komputer dengan cara yang telah ditunjukkan oleh instruktur
1
2
3
4
5
6
7

 

Soal:

I. Memory DDR SDRAM

1. Tulis merk memory DDR yang anda amati?
2. Berapa kapasitas memory tersebut ?
3. Bekerja pada Bus berapa memory tersebut ?
4. Apa ciri memory DDR SDRAM secara fisik ?
5. Tulis jumlah pin dari modul memory tersebut?

II. Memory SDRAM

1. Tulis merk memory SDRAM yang anda punya?
2. Berapa kapasitas memory tersebut ?
3. Bekerja pada Bus berapa memory tersebut ?
4. Apa ciri memory SDRAM secara fisik ?

III. Umum

1. Sebutkan merk-merk memory yang anda kenal ! (min:3)
2. Bagaimana cara pemasangan memory DDR/SDRAM yang benar ?

Kesimpulan

1. Masalah apa yang anda hadapi dalam praktikum ini? Bagaimana cara anda menyelesaikannya?
2. Apa yang anda pahami dari praktikum ini?
3. Apa tanggapan Anda sejauh ini selama mengikuti kuliah teori maupun praktikum?

 

Jawaban:

  1. Memory DDR SDRAM 
    1. Merek memory DDR yang saya amati adalah: V-GeN
    2. Kapasitas memory: 256 MB
    3. Bekerja pada Bus frekuensi: 533 MHz
    4. Ciri memory DDR SDRAM secara fisik adalah: memiliki 184 pin dan 1 notch
    5. Jumlah pin sebanyak: 184 pin

  2. Memory SDRAM

    1. Merek memory SDRAM yang saya amati adalah: Gigaram
    2. Kapasitas memory: 64 MB
    3. Bekerja pada Bus frekuensi: 66 MHz
    4. Ciri memory SDRAM secara fisik adalah: memiliki 168 pin, 2 notch

  3. Umum

    1. Merek-merek memory yang saya kenal: corsair, G.Skill, Micron, OCZ, Mushkin, Kingston, Hynix, Transcend, Crucial, Samsung dan Gigaram
    2. Cara pemasangan memory DDR/SDRAM yang benar adalah:
      1. Cari tahu jenis RAM yang digunakan di komputer anda
      2. Periksa jumlah soket yang disediakan untuk RAM
      3. Gunakan gelang antistatis
      4. Matikan komputer Anda
      5. Buka casing komputer
      6. Carilah letak soket RAM
      7. Lepaskan RAM yang lama (apabila melakukan upgrade) atau pasang pada soket lainnya (jika tersedia lebih dari 1 soket)
      8. Keluarkan RAM yang baru dari bungkus pelindungnya
      9. Tancapkan RAM ke dalam slot RAM
      10. Tutup casing computer
      11. Nyalakan komputer Anda
      12. Periksa RAM Anda di BIOS atau di OS (apakah sudah terdetect atau belum)
      13. Jalankan Memtest (untuk menguji memory apakah sudah terpasang dengan benar)

 

Kesimpulan

  1. Saya tidak mengalami kendala/masalah dalam melakukan praktikum ini. Cara saya menyelesaikan praktikum ini dengan mempelajari setiap instruksi yang diberikan dan melaksanakannya
  2. Yang saya pahami dari praktikum ini adalah mampu mengenal komponen dasar dari sebuah komputer, mampu melaksanakan penginstallan memory dan mengetahui bentuk fisik dari tiap komponen computer
  3. Tanggapan saya selama mengikuti perkuliahan ini adalah: Mata Kuliah ini sangat menarik dan menyajikan informasi yang lebih informatif karena materi-materi teori disajikan secara interaktif dan mudah dipahami setiap mahasiswa dan praktikum yang disampaikan juga sesuai dan sejalan dengan materi-materi teori yang dijelaskan.

 

Jika anda ingin mengajukan pertanyaan seputar artikel terkait, silahkan masukkan pada kolom komentar. Anda dapat mengunduh Materi Lengkap dari artikel terkait dengan mengklik button download di bawah ini

 

[lockercat]

 

[/lockercat]

dd

Organisasi Komputer – Pengenalan Spesifikasi Processor dan Soketnya (Praktikum)

Tujuan Praktikum:

  • Mengenal spesifikasi processor dengan soket-soketnya
  • Mampu menggunakan software pendeteksi processor
  • Mampu mengenal berbagai macam soket processor melalui file literatur
  • Mampu menerapkan kesesuaian antara processor dengan chipsetnya

 

Panduan Praktikum:

Menggunakan OS standard seperti windows dan install aplikasi CPU-Z lalu amati hasil pembacaan dari aplikasi tersebut.

Kegiatan Praktikum:

Soal:

Pengenalan Spesifikasi Processor

Double klik pada file “cpuz.exe” pada masing-masing komputer anda. Akan terdapat sebuah tampilan yang mencantumkan nama processor dengan spesifikasinya

Tab CPU

  1. Name: menunjukkan merk / jenis processor
  2. Code Name: kode nama processor
  3. Package: Jenis socket yang dipakai
  4. Technology: Teknologi transistor yang dipakai (satuan micro atau nano meter)
  5. Voltage: kebutuhan arus listrik processor
  6. Spesification: spesifikasi khusus processor
  7. Instruction: fitur yang dimiliki processor
  8. Core Speed: kecepatan processor dalam mengolah data
  9. Multiplier: faktor pengali
  10. Bus Speed: Clock internal CPU
    Multiplier x Bus Speed = Core Speed
  11. Rated FSB: Kecepatan processor dalam mengirim dan menerima data
  12. L1 Data: kapasitas cache memory level 1
  13. L2 Dtata: kapasitas cache memory level 2

Ket:

  • FSB = Front Side Bus
  • Code name merupakan nama kode yang diberikan oleh pabrikan pembuat processor ketika pertama kali processor tersebut diedarkan di pasaran. Hal yang sama juga dilakukan oleh produsen chipset. Lihat pada file “CPU sockets chart.mhf”. Pada kolom 6 dan 7 terdapat nama-nama dalam kurung setelah penyebutan nama pheripheral, itulah nama kode.

Tab Cache

Memuat informasi cache memory CPU

Tab Mainboard

Memuat informasi motherboard dan BIOS

Tab Memory & SPD

Memuat informasi tentang memory

Frequency = FSB Memory

 

Berdasar keterangan di atas, jawablah pertanyaan berikut :

  1. Tab CPUa. Apa nama kode dari processor komputer anda?
    b. Socket apa yang anda pakai?
    c. Berapa technology transistor yang dipakai?
    d. Berapa voltase yang dibutuhkan processor anda?
    e. Instruksi apa saja yang dimiliki processor anda?
    f. Berapa kecepatan processor anda?
    g. Berapa FSB processor?
    h. Berapa cache memory processor komputer anda? (L1 dan L2)
  2. Tab Mainboarda. Apa merk mainboard anda / manufactur mainboard anda?
    b. Sebutkan BIOS apa yang dipakai dan versi berapa?
  3. Tab Memorya. Apa type memory yang dipakai?
    b. Berapa kapasitas memorynya?
    c. Berapa FSB memory?

Pengenalan Socket-socket processor

Banyak terdapat socket CPU pada tabel socket yang ada di internet. Baca masing-masing keterangan tentang socket tersebut dengan seksama untuk menjawab beberapa pertanyaan di bawah ini:

  1. Apa yang dimaksud dengan socket LGA?
  2. Perhatikan daftar socket di bawah ini:
    NO JENIS SOCKET CHIPSET PROCESSOR
    1 Socket 423
    2 Socket 478
    3 Socket 604
    4 Socket 771
    5 Socket 775
    6 Socket AM2
    7 Socket AM3
    8 Socket 1156
    9 Socket 1366

Kesimpulan

Buat kesimpulan yang Anda dapat dari praktikum ini!

 

Jawaban:

PENGENALAN SPESIFIKASI KOMPUTER

  1. Tab CPU
NO SOAL JAWABAN
1 Apa nama kode dari prosessor komputer anda? Bay Trail-M
2 Socket apa yang dipakai? Socket 1170 BGA
3 Berapa teknologi transistor yang dipakai? 22 nm
4 Berapa voltase yang dibutuhkan prosesor anda? 0,530 V
5 Instruksi apa saja yang dimiliki prosessor anda? MMX, SSE, SSE2, SSE3, SSSE3, SSE4.1, SSE4.2, EM64T,VT-x
6 Berapa kecepatan prosessor anda? 1833, 50 Mhz
7 Berapa FSB prosessor? 1333 Mhz
8 Berapa cache memory prosessor komputer anda? 2 Mbytes

 

  1. Tab MainBoard
NO SOAL JAWABAN
1 Apa merk mainboard anda/manufactur mainboard anda? LENOVO
2 Sebutkan BIOS apa yang dipakai dan versi berapa? BIOS LENOVO versi A7CN45WW

 

  1. Tab Memory
NO SOAL JAWABAN
1 Apa type memory yang dipakai? DDR3
2 Berapa kapasitas memorynya? 4 Gbytes
3 Berapa FSB memory? 1:8

 

PENGENALAN SOCKET PROCESSOR

  1. Socket LGA adalah Socket yang digunakan sebagai antarmuka fisik untuk mikroprosesor yang berbeda dengan antarmuka grid pin array (PGA) dimana tidak ada pin pada chip dan di tempat pin adalah bantalan tembaga berlapis emas yang menyentuh pin yang menonjol pada konektor mikroprosesor pada motherboard. Mikroprosessor yang didukung Intel Pentium 4 (Prescott), Intel Xeon, Intel Core 2, Intel Core (Bloomfield dan Lynnfield) dan keluarga AMD Opteron, Threadripper dan Epyc.
  1. Daftar Socket
NO JENIS SOCKET CHIPSET PROSESSOR
1 Socket 423 Intel i850 dan Intel i855 Intel Pentium 4
2 Socket 478 Intel i875P dan Intel i865PE Intel Pentium 4
3 Socket 604 Intel E75xx Intel Xeon
4 Socket 771 Intel 5100 Intel Dual Core dan Core 2
5 Socket 775 i975x, P965, P35, X38, X48, P45, nForce 6xx, dan nForce 7xx Intel Pentium 4 dan Intel Core 2
6 Socket AM2 Nvidia nForce 5xx dan GeForce 6150 Athlon 64, Opteron dan Phenom
7 Socket AM3 AMD 8xx dan nForce 980 SLI Athlon II dan Phenom II
8 Socket 1156 Intel P55, H55, H57 dan Q57 Intel Core i3, i5 dan i7
9 Socket 1366 Intel X58 Intel Core i7 seri 9

 

  • KESIMPULAN

Kesimpulan yang saya dapatkan setelah mengikuti praktikum ini adalah:

  1. Dapat mengaplikasikan software pendeteksi processor
  2. Mengenal berbagai macam socket processor
  3. Mengenal kesesuaian antara processor dengan chipsetnya

 

  • Daftar Pustaka
  1. https://www.mediainformasi88.blogspot.co.id/2012/10/jenis-jenis-socket-amd-dan-prosessor.html?m=1
  2. https://www.konekinlah.com/2016/04/pengertian-fungsi-dan-jenis-jenis.html?m=1
  3. https://tehnologyinformasi.blogspot.co.id/
  4. https://www.digitaltrends.com/computing/what-are-intels-lga-processor-sockets/

 

Jika anda ingin mengajukan pertanyaan seputar artikel terkait, silahkan masukkan pada kolom komentar. Anda dapat mengunduh Materi Lengkap dari artikel terkait dengan mengklik button download di bawah ini

[lockercat]

[/lockercat]

1

Organisasi Komputer – Bagaimana Cara Kerja POST dan Awal Komputer Menyala?

Bagaimana Cara Kerja POST dan Awal Komputer Menyala?

1. Ketika komputer dinyalakan ada aliran listrik yang mengalir sangat cepat dan mengaktifkan komponen-komponen dan dalam hitungan detik dia mengirim dan menerima bit

2. Aliran listrik ini juga langsung ke CPU yang berperan sebagai otak, boss, atau pengatur sistem dalam komputer. Sinyal listrik yang datang tersebut akan membersihkan data sisa yang ada di chip memori register dalam CPU. Register ini disebut Program Counter

3. Selanjutnya nilai yang ada di Program Counter akan memberi tahu CPU tentang alamat memori yang akan diperlukan untuk proses selanjutnya. Dalam kasus ini, instruksi pertama, alamat nya berlokasi di chip flash memori yang ada di motherboard. Chip ini menyimpan program kecil dan beberapa settingan yang menentukan bagaimana komputer bekerja, semua ini ada di BIOS (Basic Input/Output System)

4. Aliran listrik ketika komputer pertama kali dihidupkan telah selesai melakukan pekerjaannya. Sekarang BIOS mengambil alih tugas untuk memeriksa komponen-komponen komputer lainnya, apakah komponen-komponen tersebut bekerja dengan baik atau tidak, proses ini disebut dengan Power On Self Test (POST)

5. BIOS pertama memeriksa bagian kecil memori 64 byte lokasi RAM yang ada di Complementary Metal Oxide Semiconductor (CMOS) yang tetap terjaga meskipun komputer sudah dimatikan karena menggunakan batere CMOS. CMOS berisi daftar catatan tentang komponen yang ter-install di sistem komputer.

6. Sebelum melakukan inspeksi komponen lainnya, BIOS dan CPU memeriksa untuk memastikan semua perangkat berjalan dengan baik. BIOS menginstruksikan CPU untuk membaca kode yang disimpan di lokasi yang berbeda-beda dan membandingkan yang ditemukannya dengan catatan yang disimpan secara permanen di BIOS

7. BIOS berisi memori device driver dan interupt handler dari sistem hardware, seperti pada keyboard, mouse, hard drive, floppy drive. Kapanpun tombol keyboard ditekan, keyboard akan men-generate kode spesifik tersebut, dan device driver menerjemahkan kode tersebut sebagai sesuatu yang dapat pahami oleh CPU.

8. Untuk meyakinkan semua fungsi operasi PC berjalan secara singkron, teratur, CPU juga memeriksa sistem waktu, atau real-time clock, yang juga bertanggung jawab mengatur sinyal.

9. BIOS mengirim sinyal ke CPU melalui sistem bus untuk meyakinkan semua komponen dasar berfungsi. Bus meliputi jalur sirkuit elektrikal yang ada pada motherboard yang menghubungkan komponen satu dengan yang lainnya.

10. Proses POST memeriksa memori yang berisi display adapter dan sinyal video yang mengatur display. Kemudian membuat kode dari bagian sistem BIOS secara keseluruhan dan konfigurasi memorinya. Ini adalah hal pertama yang akan terlihat pada PC monitor.

11. Jika Anda melakukan proses warm boot atau reboot yaitu proses menghidupkan kembali komputer tanpa mematikan komputer maka BIOS memeriksa nilai memori di alamat 0000:0472. Jika alamat ini menemukan nomor 1234 maka BIOS tahu bahwa ini adalah perintah reboot dan akan meloncati proses rest (sisa) dari BIOS.

12. Jika Anda melukan proses cold boot yaitu proses menghidupkan komputer ketika komputer dalam kondisi mati, maka BIOS akan menjalankan serangkaian test untuk memastikan bahwa RAM berfungsi dengan baik. Test ini akan menuliskan data ke chip tersebut dan kemudian membacanya dan membandingkannya apa yang dibaca dengan
data yang dikirim ke chip di lokasi yang pertama. Pada kasus ini beberapa PC akan terlihat melakukan perhitungan jumlah ukuran memori yang dicek pada layar monitor Anda.

13. POST mengirim sinyal di jalur khusus ke internal floppy, optical, dan hard disk drive, dan mendengar untuk merespon drive-drive yang sudah ditentukan. Terakhir POST dan BIOS mengirim kontrol dari PC ke sistem operasi yang ada di hard disk, proses ini disebut boot.

 

Jika anda ingin mengajukan pertanyaan seputar artikel terkait, silahkan masukkan pada kolom komentar. Anda dapat mengunduh Materi Lengkap dari artikel terkait dengan mengklik button download di bawah ini

 

[lockercat]

 

[/lockercat]

ggg

Organisasi Komputer – Mengenal Motherboard Komputer (Praktikum)

Tujuan Praktikum:

  • Mampu mengenal berbagai macam motherboard yang ada pada komputer
  • Mengenal bagian-bagian dari motherboard

 

Panduan Praktikum:

  1. Terdapat 4 buah gambar layout motherboard pada laporan praktikum ini.
  2. Setiap motherboard mempunyai nama-nama tersendiri, perhatikan nama masing-masing motherboard.
  3. Untuk setiap motherboard pertanyaan bisa berbeda, maka baca pertanyaan-pertanyaan yang diberikan dengan seksama.
  4. Semua motherboard mempunyai spesifikasi yang berbeda tetapi mempunyai struktur yang secara prinsip sama.
  5. Pahami prinsip motherboard tersebut, dengan cara mengamati layout motherboard yang berbeda-beda

 

1
  1. Tulis kembali komponen-komponen yang ditunjukkan oleh nomor-nomor pada gambar diatas, dengan memberi keterangan: nama tiap-tiap komponen tersebut.
    Jawaban:

    1. Soket Prosesor
    2. Northbridge
    3. Southbridge
    4. Slot PCI Express x16
    5. Slot AGP
    6. Slot Memori
    7. Port Power
    8. Port IDE
    9. Port Floppy Disk
    10. Baterai CMOS
    11. Slot PCI
    12. Port SATA
  2. Sebutkan fungsi setiap komponen yang ditunjuk oleh nomor-nomor yang tersebut di atas.
    Ket: DFI 875PT menggunakan VGA jenis AGP 

            Jawaban:

    1. Soket Prosesor berfungsi sebagai tempat dimana prosesor dipasang. Jenis soket menentukan prosesor apa yang bisa dipasang pada soket tersebut. Jadi soket tertentu hanya bisa dipasang prosesor tertentu saja.
    2. Northbridge berfungsi mengatur lalu lintas data antara prosesor dengan sistem memori dan saluran utama motherboard.
    3. Southbridge berfungsi menghubungkan northbridge dengan komponen atau periferal lainnya.
    4. Slot PCI Express x16 berfungsi sebagai slot khusus yang bisa dipasangi kartu VGA generasi terbaru.
    5. Slot AGP berfungsi sebagai slot khusus untuk memasang kartu VGA generasi sebelum adanya slot PCI Express.
    6. Slot Memori berfungsi untuk memasang memori utama komputer. Jenis slot memori juga berbeda-beda, tergantung sistem yang digunakannya.
    7. Port Power berfungsi memberikan daya kepada sistem komputer.
    8. Port IDE berfungsi sebagai port antarmuka media penyimpanan sebelum generasi SATA
    9. Port Floppy Disk berfungsi untuk menghubungkan media removable atau media penyimpanan yang bisa dicopot yaitu Disket atau Floppy Disk.
    10. Baterai CMOS berfungsi untuk memberikan daya pada BIOS.
    11. Slot PCI berfungsi untuk memasang kartu atau card dengan kecepatan di bawah slot AGP dan PCI Express.
    12. Port SATA berfungsi sebagai port antarmuka untuk media penyimpanan generasi terbaru. Port SATA bisa digunakan untuk menghubungkan Hard Disk dengan sistem computer.
      2
  3. Tunjukkan dengan menggunakan anak panah, untuk komponen-komponen berikut ini :
                 1. Konektor HD (IDE port) 5. Slot Memori
                 2. Konektor Power ATX 6. Slot VGA (AGP)
                 3. Southbridge Chipset 7. Batery CMOS
               4. Northbridge Chipset 8. BIOS IC

    Jawaban:

    3
  4. Socket jenis apa yang digunakan untuk pemasangan Processor pada motherboard di atas? Kenapa disebut jenis tersebut? Jelaskan.Jawaban: Socket 478, karena jenis socket ini digunakan untuk CPU seri Pentium 4 dan Celeron Intel. Socket 478 diluncurkan dengan inti Northwood untuk bersaing dengan soket AMD 462-pin Socket A dan prosesor Athlon XP. Socket 478 dimaksudkan untuk menggantikan Socket 423.

    4
  5. Socket jenis apa yang digunakan untuk pemasangan Processor pada ABIT AW8? (Petunjuk: socket yg dipakai sama dengan DFI 875PT.) 

    Jawaban: Socket 775, karena Tidak seperti soket CPU umum sebelumnya, seperti pendahulunya Socket 478, LGA 775 tidak memiliki lubang soket; Sebagai gantinya, ia memiliki 775 pin yang menonjol yang menyentuh titik kontak di bagian bawah prosesor (CPU).

  6. VGA jenis apa yang dipakai pada ABIT AW8?
    Jawaban: VGA jenis Intel Matrix RAID Technology
  7. Sebutkan persamaan jenis VGA antara ABIT AW8 dengan ABIT Fatality AN9 32X!
    Jawaban:  sama-sama menggunakan Intel Matrix RAID Technology, manufacturer sama-sama ABIT Computer Corp, memiliki RAID level yang sama yaitu RAID 1 dan RAID 5
  8. Apa ciri yang mudah untuk mengenali bahwa suatu komponen motherboard adalah Chipset Northbridge?
    Jawaban: dengan melihat jenis chipsetnya dan biasanya chipset northbridge menjembatani arus data di sekitar main Memory, Prosesor, Front Side Busdan AGP Bus juga mengatur kerja power management sehingga letaknya dekat dengan Soket Prosesor sementara lawannya Chipset Southbridge biasanya terletak jauh dari socket prosesor dan fungsinya mengontrol bus IDE, USB, dukungan Plug and Play, menjembatani PCI dan ISA, mengontrol keyboard dan mouse, fitur power management dan perangkat lain.
  9. Pada motherboard ABIT AW8 dengan ABIT Fatality AN9 32X terdapat komponen semacam pipa, apa fungsi pipa tersebut?
    Jawaban: Pipa tembaga kecil tersebut berfungsi mentransfer panas dengan menggunakan konsep kapilaritas dari Heatsink Fan
    6
  10. Sebutkan nama komponen yang ditunjuk oleh nomor-nomor yang tersebut di atas.
  1. Port PS/2 Mouse
  2. Port Paralel
  3. Port Firewire
  4. Port RJ45
  5. Port Line In
  6. Port Line Out
  7. Port Microphone
  8. Port Speaker
  9. Port USB
  10. Port USB
  11. Port Serial
  12. Port PS/2 Keyboard

 

Kesimpulan

  1. Masalah apa yang anda hadapi dalam praktikum ini? Bagaimana cara anda menyelesaikannya?

Saya tidak mengalami masalah apapun dalam praktikum ini, cara saya menyelesaikannya dengan mencari informasi mengenai soal terkait pada modul praktikum ini

  1. Apa yang anda pahami dari praktikum ini?

Yang saya pahami dari praktikum ini adalah Mengenal Jenis Motherboard dan komponen-komponen yang ada didalamnya

  1. Apa tanggapan Anda sejauh ini selama mengikuti kuliah teori maupun praktikum?

Saya sangat menyukai praktikum maupun teori mata kuliah Organisasi Komputer karena melalui mata kuliah ini saya bisa mengenal computer maupun perangkat di dalam dan perangkat tambahannya dengan baik serta mampu mengaplikasikan ilmu yang saya dapatkan dalam praktikum di kehidupan sehari-hari.

 

DAFTAR PUSTAKA

 

  1. https://ciburuan.wordpress.com/2010/03/18/komponen-penyusun-motherboard/
  2. http://ekaputrapratamara.blogspot.co.id/2013/04/port-port-pada-moterboard-dan-fungsinya.html

Diakses pada 11 September pukul 20:45

 

Jika anda ingin mengajukan pertanyaan seputar artikel terkait, silahkan masukkan pada kolom komentar. Anda dapat mengunduh Materi Lengkap dari artikel terkait dengan mengklik button download di bawah ini

 

[lockercat]

[/lockercat]

 

 

 

 

 

 

 

 

ag

Organisasi Komputer – Mengenal Chipset komputer (Praktikum)

Tujuan Praktikum:

  • Mampu mengenal berbagai macam chipset pada komputer
  • Mampu membedakan satu chipset dengan chipset lainnya sesuai dengan processor yang didukungnya

Panduan Praktikum

Anda diminta untuk mencari tipe-tipe chipset yang ada di pasaran, bisa melalui internet, majalah, toko, atau yang lainnya

Kegiatan Praktikum

  1. a. Tuliskan seluruh daftar chipset yang diproduksi oleh Intel!
    • Daftar chipset Pertama Intel:
    • 82350 EISA
    • 82350DT EISA
    • 82310 MCA
    • 82340SX PC AT
    • 82340DX PC AT
    • 82320 MCA
    • 82360SL (sebuah chipset untuk 80386SL dan 80486SL processor mobile)

     

    • 4xx chipsets
    • 80486 chipsets
      • 420TX (Saturn), 420EX (Aries), 420ZX (Saturn II)
      • Pentium chipsets 430LX (Mercury), 430NX (Neptune), 430FX (Triton), 430MX (Mobile Triton), 430HX (Triton II), 430VX (Triton II), 430TX
    • Pentium Pro/II/III chipsets
      • 450KX (Mars), 450GX (Orion), 440FX (Natoma), 440LX (Balboa), 440EX (n/a), 440BX (Seattle), 440GX (n/a), 450NX (n/a), 440MX (Banister)

     

    • 8xx chipsets
    • Pentium II/III chipsets
      • 810 (Whitney), 810E (Whitney), 810E2 (Whitney), 820 (Camino), 840 (Carmel), 820E (Camino), 815 (Sol ano), 815E (Solano), 815EP (Solano), 815P (Solano), 815G (Solano), 815EG (Solano)
    • Pentium III-M Mobile chipsets
      • 830M (Almador), 830MG (Almador), 830MP (Almador)
    • Pentium 4 chipsets
      • 850 (Tehama), 860 (Colusa), 845 (Brookdale), 850E (Tehama-E), 845E (Brookdale-E), 845GL (Brookdale-GL), 845G (Brookdale-G), 845GE (Broodale-GE), 845PE (Brookdale-PE), 845GV (Brookdale-GV), 875P (Canterwood), 865G (Springdale), 865P (Springdale-P), 865PE (Springdale-PE), 848P (Breeds Hill), 865GV (Springdale-GV)
    • Pentium 4-M/Pentium M/Celeron M Mobile chipsets
      • 845MP (Brookdale-M), 845MZ (Brookdale-MZ), 852GM (Montara-GM), 852GMV (Montara-GM), 852PM (Montara-GM), 852GME (Montara-GM), 854, 855GM (Montara-GM), 855GME (Moontara-GM), 855PM (Odem)

     

    • 9xx Chipsets and 3/4 Series chipsets
      • Pentium 4/Pentium D/Pentium EE chipsets
        • 910GL (Grantsdale-GL), 915P (Grantsdale), 915PL (Grantsdale-PL), 915G (Grantsdale-G), 915GL (Grantsdale-GL), 915GV (Grantsddale-GV), 925X (Alderwood), 925XE (Alderwood-XE), 955X (Lakeport-X), 945P (Lakeport), 945PL (Lakeport-PL), 945G (Lakeport-G)
      • Pentium M/Celeron M Mobile chipsets
        • 910GML (Alviso-GM), 915GMS (Alviso-GM), 915GM (Alviso-GM), 915PM (Alviso)
      • Core/Core 2 Mobile chipsets
        • 940GML (Calistoga), 943GML (Calistoga), 945GMS (Calistoga), 945GSE (Calistoga), 945GM/E (Calistoga), 945PM (Calistoga)
      • Core 2 chipsets
        • 945GC (Lakeport-GC), 945GZ (Lakeport-GZ), 946PL (Lakeport-PL), 946GZ (Lakeport-GZ), 975X (Glenwood), P965 (Broadwater(P)), G965 (Broadwater(GC)), Q965 (Broadwater(G)), P31 (Bearlake(P)), P35 (Bearlake(P+)), G31 (Bearlake(G)), G33 (Bearlake(G+)), G35 (Bearlake), Q33 (Bearlake(QF)), Q35 (Bearlake(Q)), X38 (Bearlake(X)), X48 (Bearlake(X)), P43 (Eaglelake(P)), P45 (Eaglelake(P+)), G41 (Eaglelake(G)), G43 (Eaglelake(G)), G45 (Eaglelake(G+)), B43 (Eaglelake(B)), Q43 (Eaglelake(Q)), Q45 (Eaglelake(Q))
      • Core 2 Mobile chipsets
        • GL960 (Crestline), GM965 (Crestline), PM965 (Crestline), GL40 (Cantiga), GS40 (Cantiga), GS45 (Cantiga), GM4 (Cantiga), PM45 (Cantiga)
      • Core i Series chipsets
        • X58 (Tylersburg), P55 (Ibex Peak), SLH24 (B3), H55 (Ibex Peak), H57 (Ibex Peak), Q57 (Ibex Peak), H61 (Cougar Point), P67 (Cougar Point), H67 (Cougar Point), Z68 (Cougar Point), Q67 (Cougar Point), Q65 (Cougar Point), B65 (Cougar Point), X79 (Patsburg), Z77 (Panther Point), Z75 (Panther Point), H77 (Panther Point)
      • Core i Series Mobile chipsets
        • PM55 (Ibex Peak-M), HM55 (Ibex Peak-M), HM57 (Ibex Peak-M), QM57 (Ibex Peak-M), QS57 (Ibex Peak-M), HM65 (Point-M), HM67 (Cougar Point-M), QM67 (Cougar Point-M), QS67 (Cougar Point-M)

    Referensi: https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Intel_chipsets diakses pada 05 September 2017

    b. Tuliskan seluruh daftar chipset yang diproduksi oleh AMD!

    • AMD-xxx
      • AMD-640 chipset, AMD-750 chipset, AMD-760 chipset, AMD-760MP chipset, AMD-760MPX chipset, AMD-8000 series chipset

     

    • A-Link Express II
      • AMD 480X chipset (originally CrossFire Xpress 1600), AMD 570X/550X chipset (originally CrossFire Xpress 3100), AMD 580X chipset (originally CrossFire Xpress 3200), AMD 690V chipset, AMD 690G chipset, AMD M690V chipset, AMD M690 chipset, AMD M690E chipset, AMD M690T chipset, AMD 740 chipset, AMD 740G chipset, AMD 760G chipset, AMD 770 chipset, AMD 780V chipset, AMD 780G chipset, AMD M780V chipset AMD M780G chipset, AMD 785G, AMD 790GX chipset, AMD 790X chipset, AMD 790FX chipset

     

    • A-Link Express III
      • AMD 870 chipset, AMD 880G chipset, AMD 880M chipset, AMD 890GX chipset, AMD 890FX chipset, AMD 970 chipset, AMD 990X chipset, AMD 990FX chipset

     

    • South Bridge AMD-xxx
      • AMD 640 chipset, AMD 750 chipset, AMD 760 chipset, AMD 760MPX chipset, Geode GX1, Geode GXm, Geode GXLV, Geode GX, Geode LX, AMD-8111 nForce Professional ULi-1563, AMD-8151

     

    • A-Link Express
      • AMD 480/570/580/690 CrossFire Chipset, AMD 700 chipset series, AMD 700S chipset series, AMD 700 chipset series, AMD 800 chipset series, AMD 900 chipset series

    Referensi: https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_AMD_chipsets diakses pada 05 September 2017

    c. Tuliskan seluruh daftar chipset yang diproduksi oleh nVidia!

    • nForce
      • nForce 220, nForce 415, nForce 420

     

    • nForce2
      • nForce2, nForce2 400, nForce2 Ultra 400

     

    • nForce3
      • nForce3 250, nForce3 Ultra

     

    • nForce4
      • Untuk processor AMD
        • nForce4, nForce4 Ultra, nForce4 SLI, nForce4 SLI X16
      • Untuk processor Intel
        • nForce4 Ultra, nForce4 SLI XE, nForce4 SLI, nForce4 SLI X16

     

    • nForce 500 Series
      • nForce 500, nForce 500 Ultra, nForce 500 SLI, nForce 520 LE, nForce 520, nForce 550, nForce 560, nForce 560 SLI, nForce 570 Ultra, nForce 570 LT SLI, nForce 570 SLI, nForce 590 SLI

     

    • nForce 600 Series
      • Untuk processor AMD
        • nForce 630a / GeForce 7025, nForce 630a / GeForce 7050, nForce 630a / GeForce 7050PV, nForce 680a SLI
      • Untuk processor Intel
        • nForce 610i / GeForce 7050, nForce 630i / GeForce 7100, nForce 630i / GeForce 7150, nForce 650i, nForce 650i SLI Intel, nForce 680i LT SLI, nForce 680i SLI

     

    • nForce 700
      • Untuk processor AMD
        • nForce 720a, nForce 720d, nForce 730a, nForce 750a, nForce 780a
      • Untuk processor Intel
        • nForce 730i/Geforce 9300, nForce750i SLI, nForce 780i SLI, nForce 790i SLI

     

    • nForce 900
      • nForce 980a

     

    • nForce Professional
      • nForce Professional 2200 MCP, nForce Professional 2200 MCP and 2050, nForce Professional 3400 MCP, nForce Professional 3600 MCP, nForce Professional 3600 MCP and 3050

    Referensi: http://ndaandina.blogspot.co.id/2014/04/mengenal-chipset-komputer.html diakses pada 05 September 2017

  2. a. Processor AMD Phenom II
    AMD 870 chipset, AMD 880G chipset, AMD 880M chipset, AMD 890GX chipset, AMD 890FX chipset, AMD 970 chipset, AMD 990X chipset, AMD 990FX chipset, nForce 980ab. Processor AMD Athlon II
    AMD 880G chipset, AMD 880M chipset, AMD 890GX chipset, AMD 890FX chipset, AMD 970 chipset, AMD 990X chipset, AMD 990FX chipset, nForce 980a

    c. Processor AMD Sempron
    AMD 480X chipset, AMD 570X/550X chipset, AMD 580X chipset, AMD 690V chipset, AMD 690G chipset, AMD 740 chipset, AMD 740G chipset, AMD 760G chipset, AMD 770 chipset, AMD 780V chipset, AMD 780G chipset, AMD 785G chipset, AMD 790GX chipset, AMD 790X chipset, AMD 790FX chipset, AMD 870 chipset, AMD 880G chipset, AMD 890GX chipset, AMD 890FX chipset, AMD 970 chipset, AMD 990X chipset, AMD 990FX chipset

    d. Processor AMD Opteron 4000
    AMD 5600 Series chipset, Core Chipset AMD SR5650+SP5100

    e. Processor AMD Turion II Neo
    AMD 880M chipset, AMD 785E chipset, AMD SB820M chipset, AMD M880G chipset, AMDSB7XX chipset

    Referensi: http://ndaandina.blogspot.co.id/2014/04/mengenal-chipset-komputer.html diakses pada 05 September 2017

    Tuliskan jenis chipset yang sesuai dengan masing-masing processor
    tersebut! (Jawaban di atas)

  3. a. Chipset intel G31
  • Chipset : G31
  • Code name : Bearlake (G)
  • Part numbers : 82G31 (GMCH)
  • South bridge : ICH7
  • Release date : 2007.08
  • Processors : Core 2 Quad/Core 2 Duo/Pentium Dual-Core
  • Process support : Support for 45 nm
  • Hardware virtualization support (Intel VT-d) : No
  • FSB : 800/1066/1333 MHz
  • Memory types : DDR2 667/800
  • memory : 4 GB
  • Parity/ECC : No/No
  • Graphics :
    • 1 PCI-Express 16×
    • Integrated GMA 3100 graphics

b. Chipset intel 850

  • Chipset : 850
  • Code name : Tehama
  • Parts number : 82850 (MCH)
  • South bridge : ICH2
  • Release date : November 2000
  • Processor : Pentium 4
  • FSB : 400 MHz
  • SMP : No
  • Memory types : PC800/600 RDRAM
  • memory : 2 GB
  • Parity/ECC : Yes/Yes
  • PCI types : v2.2/33 MHz
  • Graphics : AGP 4

c. Chipset intel P31

  • Chipset : P31
  • Code name : Bearlake (P)
  • Parts number : 82P31 (MCH)
  • South bridge : ICH7
  • Release date : 2007.08
  • Processors : Pentium Dual-Core/Core 2 Quad/Core 2Duo
  • Process support : Support for 45 nm
  • Hardware virtualization support (Intel VT-d) : No
  • FSB : 800/1066 MHz
  • Memory types : DDR2 667/800
  • memory : 4 GB
  • Parity/ECC : No/No
  • Graphics :
    • 1 PCI-Express 16×
    • 1 PCI-Express 4×

d. Chipset intel Q45

  • Chipset : Q45
  • Code Name : Eaglelake (Q)
  • Part numbers : 82Q45 (GMCH)
  • South Bridge : ICH10/ICH10R/ICH10-DO
  • Release Date : 2008.08
  • Processors : Core 2 Quad/Core 2 Duo
  • Process support : Support for 45 nm
  • Hardware Virtualization support (Intel VT-d) : enabled
  • FSB : 800/1066/1333 MHz
  • Memory types : DDR3 800/1066 DDR2 667/800[22]
  • memory : 8 GB, 16 GB
  • Parity/ECC : No/No
  • Graphics :
    • 1 PCI-Express 16× 2.0
    • Integrated GMA X4500[22] graphics

e. Chipset intel HM57

  • Chipset : HM57
  • Code Name : Ibex Peak-M
  • sSpec Number : SLGZR(B3)
  • Part numbers : BD82HM57 (PCH)
  • Release Date : Jan 2010
  • Processors : Core i3/i5/i7 Mobile
  • Process support : 45 nm, 32 nm
  • Bus Interface : DMI
  • Bus Speed : 2 GB/s
  • PCI Express lanes : 8 PCI-E 2.0
  • SATA : 3Gbit/s, 6 Ports
  • USB : Rev 2.0, 14 Ports
  • TDP : 3.5 W
  • FDI support : yes

Referensi: http://ndaandina.blogspot.co.id/2014/04/mengenal-chipset-komputer.html diakses pada 05 September 2017

Tuliskan spesifikasi dari chipset-chipset tersebut, seperti mendukung processor
tipe apa saja, RAM apa saja, BUS Speed-nya berapa, dan lain sebagainya! (Jawaban di atas)

4. Tuliskan juga daftar pustaka yang Anda gunakan, lengkap!, jika Anda menggunakan Internet sebagai sumber pustakanya maka Anda wajib mencatumkan URL lengkap-nya, dan waktu terakhir akses. Contoh daftar pustaka dari internet:
1. http://rachdian.com/index2.php?option=com_docman&task=doc_view&gid=27&Itemid=30, diakses pada tanggal 3 Augustus 2010
2. http://www.duniatani.or.id/riset/rusli/palawija_jengkol.html,diakses tanggal 12 Juni 2010
3. Dan seterusnya, jika tidak menyertakan daftar pustaka tidak akan dinilai

Jawab:

DAFTAR PUSTAKA

 

  1. https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_Intel_chipsets diakses pada 05 September 2017
  2. https://en.wikipedia.org/wiki/List_of_AMD_chipsets diakses pada 05 September 2017
  3. http://ndaandina.blogspot.co.id/2014/04/mengenal-chipset-komputer.html diakses pada 05 September 2017

Jika anda ingin mengajukan pertanyaan seputar artikel terkait, silahkan masukkan pada kolom komentar. Anda dapat mengunduh Materi Lengkap dari artikel terkait dengan mengklik button download di bawah ini

[lockercat]

[/lockercat]

rrr

Organisasi Komputer – Konversi bilangan (Praktikum)

Tujuan Praktikum:

  • Mampu melakukan konversi bilangan
  • Mampu melakukan konversi dari biner ke oktal, desimal, dan hexadesimal
  • Mampu melakukan konversi dari desimal ke biner, oktal, dan hexadesimal
  • Mampu melakukan konversi dari oktal ke biner, desimal, dan hexadesimal
  • Mampu melakukan konversi dari hexadesimal ke biner, oktal, dan desimal

 

Panduan Praktikum:

Bilangan biner terdiri dari = 0,1
Bilangan oktal terdiri dari = 0,1,2,3,4,5,6,7
Bilangan desimal terdiri dari = 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9
Bilangan hexadesimal terdiri dari = 0,1,2,3,4,5,6,7,8,9,A,B,C,D,E,F

Konversi basis desimal dengan hexadesimal dapat dilihat pada tabel berikut:

1
2
3
4

 

Soal Praktikum:

  1. Konversikan bilangan biner berikut menjadi:1111111 (2) = …… (8)
    1111111 (2) = …… (10)
    1111111 (2) = …… (16)
  2. Konversikan bilangan oktal berikut menjadi:300 (8) = …… (2)
    300 (8) = …… (10)
    300 (8) = …… (16)
  3. Konversikan bilangan desimal berikut menjadi:168 (10) = …… (2)
    168 (10) = …… (8)
    168 (10) = …… (16)
  4. Konversikan bilangan hexadesimal berikut menjadi:50 (16) = …… (2)
    50 (16) = …… (8)
    50 (16) = …… (10)

Kesimpulan

  1. Masalah apa yang anda hadapi dalam praktikum ini? Bagaimana cara anda menyelesaikannya?
  2. Apa yang anda pahami dari praktikum ini?
  3. Apa tanggapan Anda sejauh ini selama mengikuti kuliah teori maupun praktikum?

 

Jika anda ingin mengajukan pertanyaan seputar artikel terkait, silahkan masukkan pada kolom komentar. Anda dapat mengunduh Materi Lengkap dari artikel terkait dengan mengklik button download di bawah ini

[lockercat]

 

[/lockercat]