Pos

unnamed

Sistem Operasi – Manajemen Perangkat Keras (Praktikum)

Tujuan Praktikum:

  • Mengetahui bagaimana melihat perangkat keras yang terpasang pada sistem
    komputer
  • Menggunakan perintah mount dan umount pada sistem file
  • Menggunakan perintah-perintah untuk manajemen perangkat keras

 

MANAJEMEN IO

 

LAPORAN RESMI:

  1. Analisa hasil percobaan yang Anda lakukan.
  2. Kerjakan latihan diatas dan analisa hasil tampilannya.
  3. Berikan kesimpulan dari praktikum ini.

 

TUGAS PENDAHULUAN:

Sebagai tugas pendahuluan,  jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini :

  1. Perangkat keras diakses oleh sistem operasi Linux melalui directory /dev. Apa saja isi sub directory /dev dan sebutkan perangkatnya.

sub directory /dev berisi:

  • /dev/ttyS0 (first communication port, COM1): first serial port (mouse, MODEM)
  • /dev/psaux (PS/2): PS/2 mouse connection (mouse, keyboard)
  • /dev/lp0 (first printer port, LPT 1): first parallel prot (printer, scanner, dan sebagainya)
  • /dev/dsp (first audio device): sound card, digitized voice, dan PCM
  • /dev/usb (USB device): node USB device, /dev/sda (C:\SCSI device): first SCSI device (HDD, memory stick, external mass storage device seperti CD-ROM pada laptop)
  • /dev/scd (D:\SCSI CD-ROM device): first SCSI CD-ROM device, /dev/js0 (Standard gameport joystick): first joystick device.
  1. Apa yang dimaksud dengan block device dan character device? Sebutkan contoh perangkat yang merupakan block device dan character device.

Block device adalah device yang menyimpan atau membawa data, character device adalah device yang mengirim atau transfer data. Contohnya diskette drive, hard drive dan CD-ROM drive adalah termasuk block device, sedangkan serial port, mouse, dan paralel printer adalah character device.

  1. Apa yang dimaksud dengan mounting? Apa maksud perintah mount dan umount?

Mounting adalah proses dimana keadaan suatu device telah aktif atau tidak. Untuk mounting suatu device maka digunakan perintah mount. Jika system file tidak diperlukan untuk dimounting, dapat dilakukan unmounting dengan perintah umount

 

PERCOBAAN:

  1. Pada percobaan ini setiap mahasiswa harus membawa sebuah floppy disk dan atau CDROM
  2. Login sebagai user.
  3. Bukalah Console Termina l dan lakukan percobaan-percobaan di bawah ini kemudian analisa hasil percobaan.
  4. Selesaikan soal-soal latihan.

 

Percobaan 1: Melihat perangkat pada sistem komputer

  1. Melihat daftar perangkat. Perhatikan apakah perangkat-perangkat yang disebutkan pada dasar teori terdapat pada komputer anda.  Perhatikan tipe perangkat berupa block device atau character device.  Apa yang membedakan suatu perangkat merupakan block device atau character device?

 

 

 

 

 

 

Analisa: Perangkat- perangkat yang terdapat pada dasar teori terdapat juga di computer saya. Yang membedakan suatu perangkat merupakan block devices dan character devices adalah Device didefinisikan sebagai tipe seperti block atau character dan nomor mayor dan minor. Nomor mayor digunakan untuk melakukan katagori device dan nomor minor untuk mengidentifikasi tipe device khusus. Sebagai contoh, semua IDE device dihubungkan dengan primary controller mempunyai nomor mayor 3. Perangkat master dan slave, didefinisikan lebih jauh dengan nomor minor. Terdapat dua nomor sebelum tanggal yang tercetak.

  1. Perhatikan nomor mayor dan minor pada perangkat hard disk Anda. Apa maksudnya?

Analisa: Maksudnya adalah untuk melihat nomor mayor pada perangkat hda dan hdb

 

 

Percobaan 2: Menangani Removable Media

  1. Melihat daftar perangkat yang ada pada sistem file utama. Perhatikan titik mount untuk perangkat floppy dan CDROM.  Perhatikan opsi yang ada jelaskan maksudnya.

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk melihat daftar perangkat yang ada pada system file utama. Pada gambar di atas terlihat pendefinisian metode dalam melakukan mount yaitu file_system mount_point type option dump, misalnya mount /dev/sda1 /home/c_mount

  1. Cobalah melakukan mounting pada floppy disk 

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk membuat lokasi direktori tempat mount nantinya. Direktori yang dibuat untuk mount bernama floppy. Kemudian perintah mount /dev/sda1 /home/prince46/floppy digunakan untuk me-mounting sda1 ke dalam direktori floppy

  1. Agar semua perubahan data tertulis pada floppy dan mengambil floppy disk sistem file gunakan perintah umount.

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk me-unmount direktori floppy dan kemudian untuk memastikan apakah direktori floppy sudah di unmount atau belum kita menggunakan perintah ls –l floppy

  1. Lakukan hal yang sama untuk perangkat CDROM.

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk membuat direktori tempat mount cdrom yaitu direktori /home/prince46/cdrom. Setelah membuat tempat untuk mount kita langsung melakukan mount cdrom ke direktori /home/prince46/cdrom. Setelah berhasil di mount kita langsung mengembalikan cdrom ke kondisi awal yaitu di unmount

 

Percobaan 3: Melakukan format MSDOS pada floppy

1. Linux dapat membaca dan menulis dengan format MSDOS maupun Linux. Untuk menggunakan floppy MS, dapat digunakan perintah MS-DOS dengan  didahului huruf ”m”.  Misalnya,”mdir a:” akan melihat daftar file pada drive a,  ”mcopy” melakukan copy file, ”mdel” melakukan penghapusan file. Lakukan   format floppy dengan perintah

 

 

 

 

 

 

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk memformat disk sdb dan memformat partisi sdb1 dengan menggunakan perintah fdisk dan mkfs.ext4 (memformat partisi sdb1 menjadi extend). Setelah itu kita membuat direktori tempat me-mounting sdb1 yaitu direktori /home/c_mount. Kemudian kita me-mount sdb1 ke dalam /home/c_mount. Untuk mengecek hasil mounting kita dapat menggunakan perintah lsblk

2.  Cobalah melakukan list directory, copy dan delete file

 

 

 

 

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk melakukan list direktori, copy direktori, delete direktori, membuat file, copy file dan delete file

3.  Lakukan pembuatan direktory pada floppy dengan perintah mmd, copy file dengan mcopy, delete file dengan mdel, pindah directory dengan mcd dan melihat isi directory dengan mdir.

 

 

 

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk pembuatan direktori, melihat isi direktori, mengcopy paksa direktori, menghapus direktori dan berganti direktori

4.  Lakukan format floppy disk menggunakan perintah mkfs

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk melakukan format partisi pada device sdb1

5.   Sebelum menggunakan floppy yang sudah terformat lakukan mounting sistem file

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk membuat direktori tempat mount kemudian melakukan mount ke direktori yang telah dibuat tersebut

6.   Untuk melihat apakah floppy sedang digunakan ketikkan

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk melihat apakah sdb1 sedang digunakan untuk mounting atau tidak

7.   Lakukan unmount terhadap floppy disk.

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk me-unmount lokasi direktori yang digunakan untuk mount sebelumnya yaitu /home/c_mount

 

LATIHAN:

  1. Lihatlah directory /proc/devices yang berisi perangkat-perangkat yang terdapat pada sistem komputer. Perlihatkan tampilannya dan sebutkan block device dan character device apa saja yang terdapat pada sistem komputer.

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk melihat perangkat-perangkat yang terdapat pada sistem komputer. Yang merupakan Block device adalah fd, sr, sd ,device-mapper dan mdp, sisanya adalah character device

 

  1. Lakukan operasi file dan directory dengan menggunakan perintah MS-DOS seperti mdir, mmd, mcd, mcopy dan mdel, mmove. Tuliskan perintah yang anda lakukan.

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk membuat direktori, menyalin file atau direktori, menghapus file atau direktori dan memindahkan file atau direktori

 

  1. Lakukan mounting terhadap floppy disk kemudian cobalah pindah ke directory /mnt/floppy dan lakukan operasi file dan directory (perintah cp, rm, mkdir, rmdir, cd, move).

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk me-mount sda1 ke dalam direktori floppy. Kemudian memindahkan direktori dari /mnt ke direktori floppy dan melihat isi dari direktori floppy. Setelah itu kita meng-unmount floppy dan memeriksa kembali apakah direktori floppy sudah ter-unmount atau belum dengan menggunakan perintah ls floppy/

 

  1. Lihat manual dari fdisk dan fsck, kemudian lakukan percobaan menggunakan perintah tersebut.

Percobaan Penggunaan Perintah di atas:

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk melihat manual dari fdisk dan fsck, kemudian kita melakukan percobaan dengan menggunakan masing-masing perintah tersebut, dimana fdisk digunakan untuk memformat disk dan fsck digunakan untuk memeriksa dan memperbaiki system file pada linux

 

  1. Lihat manual dari perintah mke2fs, kemudian lakukan percobaan dengan menggunakan perintah tersebut.

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk melihat manual dari perintah mke2fs, kemudian melakukan percobaan dengan menggunakan perintah tersebut dimana mke2fs digunakan untuk membuat sebuah system file ext2.

 

KESIMPULAN:

Dalam Sistem Operasi GNU/Linux atau secara umumnya Sistem Operasi Unix dan turunannya, perangkat keras yang terhubung pada suatu komputer dikelola pada suatu direktori khusus yaitu direktori /dev. Tidak seperti dalam Sistem Operasi dalam Lingkungan DOS dan Windows, GNU/Linux memperlakukan perangkat keras sebagai suatu file ataupun direktori. Untuk mengetahui perangkat apa saja yang terdapat dalam komputer kita maka dapat kita lihat pada direktori /dev. Dalam sebuah sistem operasi, manajemen perangkat keras merupakan salah satu bagian penting penyusun sistem. Manajemen perangkat keras yang baik dalam sebuah sistem operasi akan menunjang kinerja sistem operasi tersebut dalam melakukan tugasnya serta dalam penggunaan sumber daya perangkat keras yang terhubung ke dalam komputer.

 

REFERENSI:

  • https://nurendry.wordpress.com/
  • https://w3big.com/linux/
  • www.geek-university.com

 

Jika anda ingin mengajukan pertanyaan seputar artikel terkait, silahkan masukkan pada kolom komentar. Anda dapat mengunduh Materi Lengkap dari artikel terkait dengan mengklik button download di bawah ini

[lockercat]

[/lockercat]