Pos

xxl-close-up

Algoritma & Pemrograman – Matriks (Praktikum)

Tujuan Praktikum:

  1. Mendeklarasikan matriks dalam bahasa C
  2. Mengisi matriks
  3. Menampilkan matriks
  4. Menjumlahkan dua buah matriks
  5. Mencari elemen matriks tertentu

 

Bagian 1: Baca Matriks dari File

Buatlah program yang dapat membaca data masukan untuk matriks dari sebuah file .txt. Pada contoh di bawah ini, data file yang masuk berisi informasi jumlah baris dan kolom di baris pertama dan kedua, kemudian data isi matriks di baris selanjutnya.

1

Tampilkan isi matriks setelah proses pembacaan.

Contoh: Dengan menggunakan data file seperti di atas, keluaran program adalah sebagai berikut.

2

Simpan dengan nama 1_matriksFile.c.

Tuliskan algoritma (notasi bebas) di sini.

Program Baca Matriks dari File

{Membaca data masukan untuk matriks dari sebuah file dataMatriks.txt dan menampilkan isi file dataMatriks.txt di layar}

Deklarasi

*m, *n, i, j, : integer
FILE *Fin;
int A [200][200];

Algoritma

Input arsip

Fin = fopen (Namaarsip, “r”);

fscanf (Fin, “%d %d”, &(*m),&(*n));

for (i=1;i<=(*m);i++)

for (j=1;j<=(*n);j++)

fscanf(Fin, “%d”, A[i][j]);

endfor

endfor

fclose(fin);

Salin kode program di sini.

#include <iostream>

#include <fstream>

using namespace std;

 

//DEKLARASI SUBPROGRAM

void BacaFile() ;

 

//PROGRAM UTAMA

int main() {

 

//Algoritma

BacaFile();

system(“pause”);

return 0;

}

//Prosedur BacaFile

void BacaFile(){

//Kamus

ifstream file ;

int isi, sum=0 ;

 

//Algoritma

cout << “Menampilkan data yang ada didalam file dataMatriks.txt” << endl ;

cout << “Data yang ada didalam file adalah : \n” << endl ;

file.open(“dataMatriks.txt”) ;

while(file >> isi ){

cout << isi << “\t” ;

sum++;

if(sum==5){cout << endl << endl ;}

if(sum==10){cout << endl << endl;}

if(sum==15){cout << endl << endl;}

if(sum==20){cout << endl << endl;}

if(sum==25){cout << endl << endl;}

}

}

 

Jelaskan hasil running program!

3

Dimana program menampilkan hasil Output berupa pesan “Menampilkan data yang ada di dalam file dataMatriks.txt :” dan menampilkan pesan “Data yang ada di dalam file adalah :  ”

8 3 5 7 8
2 3 1 2 10
6 4 2 6 11

Program yang dijalankan di windows explorer dapat ditampilkan dengan waktu delay dengan memasukkan tambahan kode program system (“PAUSE”).

 

Bagian 2: Matriks ke array 1 dimensi

Diketahui matriks bilangan A berukuran 10×10, dan array bilangan B berukuran 100.

Buatlah program yang dapat menerima masukan isi matriks A. Pertama diminta masukan ukuran matriks: banyaknya baris & kolom (tidak lebih dari 10), kemudian diminta masukan untuk isi matriksnya. Selanjutnya, pindahkan isi matriks tersebut ke dalam array 1 dimensi B.
Tampilkan isi matriks A dan array B di akhir program.

Contoh:

Ukuran matriks A
banyak baris = 2
banyak kolom = 3

Masukkan isi matriks A
A[0][0] = 9
A[0][1] = 3
A[0][2] = 4
A[1][0] = 2
A[1][1] = 5
A[1][2] = 8

Matriks A:
9  3  4
2  5  8

Array B:
9  3  4  2  5  8

Simpan dengan nama 2_MatKeArray.c.

Tuliskan algoritma (notasi bebas) di sini.

Program Matriks ke array 1 dimensi

{Menerima masukan isi matriks A dengan meminta masukan ukuran matriks (banyak baris dan kolom) dan elemen-elemennya setelah itu memindahkan isi matriks yang sudah diinputkan ke dalam array 1 dimensi B dan menampilkannya ke layar}

Deklarasi

data [20][20],e[200] : char

a,b,c, i, j : integer

const k=0

Algoritma

Masukkan baris (a)

Masukkan kolom (b)

for(int i=0;i<a;i++){

for(int j=0;j<b;j++){

cout<<“masukan data array ke-[“<<i<<“],[“<<j<<“] : “;

cin>>data[i][j];}}

}

for(int i=0;i<a;i++){

for(int j=0;j<b;j++){

e[k]=data[i][j];k=k+1;

}

}

cout<<“\n\ndata awal yang dimasukan :”<<endl;

for(int i=0;i<a;i++){cout<<“[“;

for(int j=0;j<b;j++){

cout<<data[i][j];}cout<<“]”<<endl;}

cout<<“\ndata yang sudah dipindah : “<<endl<<“[“;

for(int i=0;i<(a*b);i++){

cout<<e[i];

}cout<<“]”;cout<<endl;}

Salin kode program di sini.

#include <cstdlib>

#include <iostream>

 

using namespace std;

class array{

private:

char data[20][20],e[200];

int a,b,c;

public:

void inputan();

void proses();

void keluar();

};

 

void array::inputan(){

cout<<“masukan baris : “;

cin>>a;

cout<<“masukan kolom : ” ;

cin>>b;

 

for(int i=0;i<a;i++){

for(int j=0;j<b;j++){

cout<<“masukan data array ke-[“<<i<<“],[“<<j<<“] : “;

cin>>data[i][j];}}

}

 

void array::proses(){

int k=0;

for(int i=0;i<a;i++){

for(int j=0;j<b;j++){

e[k]=data[i][j];k=k+1;

}

}

}

void array::keluar(){

cout<<“\n\ndata awal yang dimasukan :”<<endl;

for(int i=0;i<a;i++){cout<<“[“;

for(int j=0;j<b;j++){

cout<<data[i][j];}cout<<“]”<<endl;}

 

cout<<“\ndata yang sudah dipindah : “<<endl<<“[“;

for(int i=0;i<(a*b);i++){

cout<<e[i];

}cout<<“]”;cout<<endl;

}

int main(int argc, char *argv[])

{

array x;

x.inputan();

x.proses();

x.keluar();

system(“PAUSE”);

return 0;

}

Jelaskan hasil running program!

4

Dimana program menampilkan pesan input berupa “Masukkan baris : ” saya misalkan “2” kemudian program kembali menampilkan pesan input berupa “Masukkan kolom :  ”, saya misalkan “2” kemudian program kembali menampilkan pesan input berupa “Masukkan data array ke- [0],[0]: “, saya misalkan “1” kemudian program kembali menampilkan pesan input berupa “Masukkan data array ke- [0],[1]: “, saya misalkan “2” kemudian program kembali menampilkan pesan input berupa “Masukkan data array ke- [1],[0]: “, saya misalkan “3” kemudian program kembali menampilkan pesan input berupa “Masukkan data array ke- [1],[1]: “, saya misalkan “4”. Setelah itu program melakukan pemrosesan data berdasarkan angka yan sudah diinputkan user kemudian menampilkan hasil output berupa “data awal yang dimasukan : “

[12]
[34]

Dan “data yang sudah dipindah : ”

[1234]

Program yang dijalankan di windows explorer dapat ditampilkan dengan waktu delay dengan memasukkan tambahan kode program system (“PAUSE”).

 

Ekstra: Program Matriks Bebas

Buatlah program yang menggunakan konsep matriks untuk menyelesaikan permasalahan kehidupan sehari-hari (bebas, buat sebagus mungkin).

Tuliskan algoritma (notasi bebas) di sini.

Program Travelling

{Menerima masukan nama user, paket yang dipilih dan jumlah orang kemudian menampilkan nama pemesan,jenis paket, jumlah orang dan total pembayaran}

Deklarasi

typedef struct {jenis: integer; Namapemesan[40]: char}jj;

jj pemesan[1000];

matrix[100][100], jumlahorang[10][10],paket[10][10], harga[10][10], baris, kolom, i,j : integer

Algoritma

Tampilkan Menu

Masukkan nama Pemesan (pemesan[i].namapemesan

Masukkan Pilihan paket (paket[i][1])

Masukkan jumlah orang (jumlahorang [i][2])

switch (paket[i][1]){

case 1 :

harga[i][3] = 1970000 * jumlahorang[i][2];

break;

case 2 :

harga[i][3] = 2470000 * jumlahorang[i][2];

break;

case 3 :

harga[i][3] = 1840000 * jumlahorang[i][2];

break;

default :

output (“error”);

}

}

output (“\n\n\t\t\tTampilan Data Pemesan\n”);

output (“==============================++++++================================\n”);

output (“Nama Pemesan\t|Jenis Paket\t|Jumlah orang\t|Total pembayaran\n”);

output (“==============================++++++================================\n”);

for(i=0; i < 1; i++){

output(“%s\t\t|%d\t\t|%d\t\t|%d\t”, pemesan[i].Namapemesan, paket[i][1], jumlahorang[i][2], harga[i][3]);

output(“\n\n”);

}

Salin kode program di sini.

#include <stdio.h>

main(){

typedef struct {

int jenis;

char Namapemesan[40];

}jj;

 

jj pemesan[1000];

int matrix[100][100];

int jumlahorang[10][10],paket[10][10], harga[10][10], baris, kolom, i,j;

 

printf (“\t Program Travelling \n”);

printf(“Paket 1\n”);

printf(“Menginap : 4 malam\n”);

printf(“Wisata \t : 3 Tempat Wisata\n”);

printf(“Makan \t : 5 kali makan\n”);

printf(“\n\n\n”);

printf(“Paket 2\n”);

printf(“Menginap : 3 malam\n”);

printf(“Wisata \t : 4 Tempat Wisata\n”);

printf(“Makan \t : 7 kali makan\n”);

printf(“\n\n\n”);

printf(“Paket 3\n”);

printf(“Menginap : 5 malam\n”);

printf(“Wisata \t : 4 Tempat Wisata\n”);

printf(“Makan \t : Tidak mendapat fasilitas makan\n”);

printf(“\n”);

 

for(i=0; i < 1; i++){

printf(“Masukkan Nama Pemesan : “);

scanf(“%s”, &pemesan[i].Namapemesan);

printf(“Pilih paket pilihan anda : “);

scanf(“%d”, &paket[i][1]);

printf(“Masukkan Jumlah Orang : “);

scanf(“%d”, &jumlahorang[i][2]);

 

switch (paket[i][1]){

case 1 :

harga[i][3] = 1970000 * jumlahorang[i][2];

break;

case 2 :

harga[i][3] = 2470000 * jumlahorang[i][2];

break;

case 3 :

harga[i][3] = 1840000 * jumlahorang[i][2];

break;

default :

printf (“error”);

}

}

 

printf (“\n\n\t\t\tTampilan Data Pemesan\n”);

printf (“==============================++++++================================\n”);

printf (“Nama Pemesan\t|Jenis Paket\t|Jumlah orang\t|Total pembayaran\n”);

printf (“==============================++++++================================\n”);

for(i=0; i < 1; i++){

printf(“%s\t\t|%d\t\t|%d\t\t|%d\t”, pemesan[i].Namapemesan, paket[i][1], jumlahorang[i][2], harga[i][3]);

printf(“\n\n”);

}

system(“pause”);

return 0;

}

 

Jelaskan hasil running program!

5
6

Dimana program menampilkan menu yang dapat dipilih user dan menampilkan pesan input berupa “Masukkan Nama Pemesan : ” saya misalkan “Alvin” kemudian program kembali menampilkan pesan input berupa “Pilih paket pilihan anda :  ”, saya misalkan “2” kemudian program kembali menampilkan pesan input berupa “Masukkan Jumlah Orang: “, saya misalkan “3”. Setelah itu program melakukan pemrosesan data berdasarkan angka yan sudah diinputkan user kemudian menampilkan hasil output berupa

 

Tampilan Data Pemesan

==============================++++++================================

Nama Pemesan|Jenis Paket|Jumlah orang|Total pembayaran

==============================++++++================================

Alvin         |2                |3                       |7410000

Program yang dijalankan di windows explorer dapat ditampilkan dengan waktu delay dengan memasukkan tambahan kode program system (“PAUSE”).

 

Kesimpulan

Apa saja yang Anda pelajari dari praktikum ini? Kesimpulan apa yang bisa Anda tarik?

Yang saya pelajari dari praktikum ini adalah:

  • Mampu mendeklarasikan matriks dalam bahasa C
  • Mampu mengisi matriks
  • Mampu menampilkan matriks
  • Mampu menjumlahkan dua buah matriks
  • Mencari elemen matriks tertentu

Kesimpulan yang dapat saya tarik dari praktikum kali ini adalah dengan memahami array maka suatu penyelesaian dapat diperoleh untuk memecahkan suatu permasalahan dan dengan menggunakan array maka dalam pembuatan matrix menjadi lebih mudah karena dapat menghemat variabel.

Jika anda ingin mengajukan pertanyaan seputar artikel terkait, silahkan masukkan pada kolom komentar. Anda dapat mengunduh Materi Lengkap dari artikel terkait dengan mengklik button download di bawah ini

Bagikan Artikel ini Untuk Download Pembahasan Lengkapnyaimage/svg+xml
Unlock this exclusive content by using one of the sharing buttons below.

 

2321432dfd

Algoritma & Pemrograman – Matriks (Praktikum)

Tujuan Praktikum:

  1. Mendeklarasikan matriks dalam bahasa C
  2. Mengisi matriks
  3. Menampilkan matriks
  4. Menjumlahkan dua buah matriks
  5. Mencari elemen matriks tertentu

 

Bagian 1: Isi dan Tampil Matriks

Cermati kode pada contoh program di slide minggu 15 no.5. Kode tersebut menerima ukuran matriks (harus kurang dari atau sama dengan ukuran maksimal yang telah dideklarasikan), kemudian menerima masukan elemen-elemennya. Lanjutkan program tersebut dengan menambahkan kode untuk menampilkan elemen-elemennya sesuai dengan nomor baris dan kolomnya.

Contoh:

Banyak baris: 2

Banyak kolom: 3

Masukkan x[0][0]: 1

Masukkan x[0][1]: 6

Masukkan x[0][2]: 4

Masukkan x[1][0]: 3

Masukkan x[1][1]: 5

Masukkan x[1][2]: 1

 

Matriks x:

1 6 4

3 5 1

Simpan dengan nama 1_isiTampil.c.

Tuliskan algoritma (notasi bebas) di sini.

Program Isi dan Tampil Matriks

{Menerima masukan elemen-elemen matriks kemudian menampilkan elemen-elemennya sesuai dengan nomor baris dan kolomnya}

Deklarasi

baris, kolom, angka, i, j : integer

Algoritma

  1. Masukkan banyak baris (baris)
    2. Masukkan banyak kolom (kolom)
    3. Proses sama dengan:

for i=0 to baris do

{

for j=0 to kolom do

{

Masukan nilai X (i,j)

j++

}

i++

}

Endfor

for i=0 to baris do

{

for j=0 to kolom do

{

output (angka[i][j])

j++

}

i++

Endfor

Salin kode program di sini.

#include <stdio.h>

int main()

{

int baris,kolom,angka[10][10],i,j;

 

printf(“Masukan jumlah baris : “);

scanf(“%d”,&baris);

printf(“Masukan jumlah kolom : “);

scanf(“%d”,&kolom);

for(i=0;i<baris;i++)

{

for(j=0;j<kolom;j++)

{

printf(“Masukan nilai X [%d][%d]: “,i,j);

scanf(“%d”,&angka[i][j]);

}

}

for(i=0;i<baris;i++)

{

for(j=0;j<kolom;j++)

{

printf(“%d “,angka[i][j]);

}

printf(“\n”);

}

system(“pause”);

return 0;

 

}

Jelaskan hasil running program!

1

Dimana program menampilkan pesan input berupa “Masukkan jumlah baris : ” saya misalkan “2” kemudian program kembali menampilkan pesan input berupa “Masukkan jumlah kolom :  ”, saya misalkan “2” kemudian program kembali menampilkan pesan input berupa “Masukkan nilai x [0][0]: “, saya misalkan “1” kemudian program kembali menampilkan pesan input berupa “Masukkan nilai x [0][1]: “, saya misalkan “4” kemudian program kembali menampilkan pesan input berupa “Masukkan nilai x [1][0]: “, saya misalkan “3” kemudian program kembali menampilkan pesan input berupa “Masukkan nilai x [1][1]: “, saya misalkan “2”. Setelah itu program melakukan pemrosesan data berdasarkan angka yan sudah diinputkan user kemudian menampilkan hasil output berupa

14
32

Program yang dijalankan di windows explorer dapat ditampilkan dengan waktu delay dengan memasukkan tambahan kode program system (“PAUSE”).

 

Bagian 2: Matriks Genap-Ganjil

Lanjutkan program Isi dan Tampil Matriks. Buat satu matriks baru yang berukuran sama dengan matriks X. Elemen matriks baru diisi 0 (nol) jika elemen X yang bersesuaian posisinya bernilai genap, dan diisi 1 (satu) jika elemen X yang bersesuaian posisinya bernilai ganjil.

Contoh:

Banyak baris: 2

Banyak kolom: 3

Masukkan x[0][0]: 1

Masukkan x[0][1]: 6

Masukkan x[0][2]: 4

Masukkan x[1][0]: 3

Masukkan x[1][1]: 5

Masukkan x[1][2]: 1

 

Matriks x:

1 6 4

3 5 1

 

Hasil:

1 0 0
1 1 1

Simpan dengan nama 2_genapGanjil.c

Tuliskan algoritma (notasi bebas) di sini.

Program Matriks Genap-Ganjil

{Menerima masukan elemen-elemen matriks setelah itu menampilkan elemen-elemennya sesuai dengan nomor baris dan kolomnya kemudian menampilkan elemen matriks baru berupa 0 (nol) jika elemen X yang bersesuaian posisinya bernilai genap, dan berupa 1 (satu) jika elemen X yang bersesuaian posisinya bernilai ganjil}

Deklarasi

baris, kolom, angka[10][10], i, j : integer

Algoritma

  1. Masukkan jumlah baris (baris)
    2. Masukkan jumlah kolom (kolom)
    3. Proses sama dengan:

for i=0 to baris do

{

for j=0 to kolom do

{

Masukan nilai angka (i,j)

j++

}

i+

}

Endfor

for i=0 to baris do

{

for j=0 to kolom do

{

Output nilai angka(i,j)

j++

}

i++

}

Endfor

for i=0 to baris do

{

for j=0 to kolom do

{

angka[i][j]=angka[i][j]%2

j++

}

i++

}

Endfor

for i=0 to baris do

{

for j=0 to kolom do

{

Output (angka[i][j])

j++

}

i++

}

Salin kode program di sini.

#include <stdio.h>

int main()

{

int baris,kolom,angka[10][10],i,j;

 

printf(“Masukan jumlah baris: “);

scanf(“%d”,&baris);

printf(“Masukan jumlah kolom: “);

scanf(“%d”,&kolom);

for(i=0;i<baris;i++)

{

for(j=0;j<kolom;j++)

{

printf(“Masukan nilai X [%d][%d]: “,i,j);

scanf(“%d”,&angka[i][j]);

}

}

for(i=0;i<baris;i++)

{

for(j=0;j<kolom;j++)

{

printf(“%d “,angka[i][j]);

}

printf(“\n”);

}

printf(“\n”);

for(i=0;i<baris;i++)

{

for(j=0;j<kolom;j++)

{

angka[i][j]=angka[i][j]%2;

}

}

for(i=0;i<baris;i++)

{

for(j=0;j<kolom;j++)

{

printf(“%d “,angka[i][j]);

}

printf(“\n”);

}

system(“pause”);

return 0;

 

}

Jelaskan hasil running program!

2

Dimana program menampilkan pesan input berupa “Masukkan jumlah baris : ” saya misalkan “2” kemudian program kembali menampilkan pesan input berupa “Masukkan jumlah kolom :  ”, saya misalkan “2” kemudian program kembali menampilkan pesan input berupa “Masukkan nilai x [0][0]: “, saya misalkan “1” kemudian program kembali menampilkan pesan input berupa “Masukkan nilai x [0][1]: “, saya misalkan “4” kemudian program kembali menampilkan pesan input berupa “Masukkan nilai x [1][0]: “, saya misalkan “3” kemudian program kembali menampilkan pesan input berupa “Masukkan nilai x [1][1]: “, saya misalkan “2”. Setelah itu program melakukan pemrosesan data berdasarkan angka yan sudah diinputkan user kemudian menampilkan hasil output berupa

14
32

10
10

Program yang dijalankan di windows explorer dapat ditampilkan dengan waktu delay dengan memasukkan tambahan kode program system (“PAUSE”).

 

Ekstra: Proses Nilai

Diketahui daftar nilai siswa SMA 99 sebagai berikut.

Kimia Bahasa Indo. Matematika
Melly Bunga 78 78 88
Hari Setia 23 78 12
Rudi Kurniawan 56 69 85
Anggita C 89 88 95
Wikan Tara 96 91 91
James Sastro 45 75 56

 

Buatlah program yang dapat mencari nilai tertinggi pada setiap mata pelajaran.

Simpan dengan nama 3_prosesNilai.c.

Tuliskan algoritma (notasi bebas) di sini.

Program Proses Nilai

{Menerima masukan nilai dari masing-masing mata pelajaran dan nama siswa kemudian menampilkan nilai tertinggi dari setiap mata pelajaran}

Deklarasi

Char nama[33];
int j_siswa,kimia[10][10],mtk[10][10],indo[10][10],i,j,k,maks=0,maks1=0,maks2=0;

Algoritma

  1. Masukkan jumlah siswa (j_siswa)
    2. Proses sama dengan:

for i=0  to j_siswa do

{

Masukkan Nama Siswa (siswa[i].nama)

Masukan Nilai Mtk (mtk[i][1])

Masukkan Nilai Kimia (kimia[i][2])

Masukkan Nilai B.indonesia (indo[i][3])

i++

}

Endfor

Output (“|\tNama\t|\tMTK\t|\tKimia\t|\tB.Indonesia\t|\t \n”)

for i=0 to j_siswa do

{

Output(siswa[i].nama,mtk[i][1],kimia[i][2],indo[i][3])

i++

}

Endfor

for i=0 to j_siswa do

{

If mtk[i][1]>maks then

{

maks=mtk[i][1]

}

i++

}

Endfor

for i=0 to j_siswa do

{

If kimia[i][2]>maks1 then

{

maks1=kimia[i][2]

}

i++

}

Endfor

for i=0 to j_siswa do

{

If indo[i][3]>maks2 then

{

maks2=indo[i][3]

}

i++

}

Endfor

Output (maks,maks1,maks2)

Salin kode program di sini.

#include <stdio.h>

int main()

{

typedef struct

{

char nama[33];

}nama;

 

nama siswa[1000];

int j_siswa,kimia[10][10],mtk[10][10],indo[10][10],i,j,k,maks=0,maks1=0,maks2=0;

printf(“Masukkan jumlah siswa: “);

scanf(“%d”,&j_siswa);

for(i=0;i<j_siswa;i++)

{

printf(“Masukkan Nama Siswa: “);

scanf(“%s”,&siswa[i].nama);

printf(“Masukan Nilai Mtk: “);

scanf(“%d”,&mtk[i][1]);

printf(“Masukkan Nilai Kimia: “);

scanf(“%d”,&kimia[i][2]);

printf(“Masukkan Nilai B.indonesia: “);

scanf(“%d”,&indo[i][3]);

}

printf(“\n \n”);

printf(“|\tNama\t|\tMTK\t|\tKimia\t|\tB.Indonesia\t|\t \n”);

 

for(i=0;i<j_siswa;i++)

{

printf(“\n|\t%s\t|\t%d\t|\t%d\t|\t%d\t\t| “,siswa[i].nama,mtk[i][1],kimia[i][2],indo[i][3]);

printf(“\n”);

 

}

for(i=0;i<j_siswa;i++)

{

if(mtk[i][1]>maks)

{

maks=mtk[i][1];

}

}

for(i=0;i<j_siswa;i++)

{

if(kimia[i][2]>maks1)

{

maks1=kimia[i][2];

}

}

for(i=0;i<j_siswa;i++)

{

if(indo[i][3]>maks2)

{

maks2=indo[i][3];

}

 

}

 

 

printf(“\n|Nilai Tertinggi|\t%d\t|\t%d\t|\t%d\t\t|”,maks,maks1,maks2);

printf(“\n”);

system(“pause”);

return 0;

}

Jelaskan hasil running program!

3

Dimana program menampilkan pesan input berupa “Masukkan jumlah siswa : ” saya misalkan “2” kemudian program kembali menampilkan pesan input berupa “Masukkan nama siswa :  ”, saya misalkan “Alvin” kemudian program kembali menampilkan pesan input berupa “Masukkan nilai Mtk: “, saya misalkan “99” kemudian program kembali menampilkan pesan input berupa “Masukkan nilai kimia: “, saya misalkan “97” kemudian program kembali menampilkan pesan input berupa “Masukkan nilai B.indonesia: “, saya misalkan “98” kemudian program kembali menampilkan pesan input berupa “Masukkan nama siswa: “, saya misalkan “yusuf” kemudian program kembali menampilkan pesan input berupa “Masukkan nilai Mtk: “, saya misalkan “100” kemudian program kembali menampilkan pesan input berupa “Masukkan nilai kimia: “, saya misalkan “98” kemudian program kembali menampilkan pesan input berupa “Masukkan nilai B.indonesia: “, saya misalkan “99”. Setelah itu program melakukan pemrosesan data berdasarkan angka yan sudah diinputkan user kemudian menampilkan hasil output berupa

:               Nama                    :               MTK                       :               Kimia                     :               B.Indonesia                   :

:               Alvin                      :               99                           :               97                           :               98                                      :

:               Yusuf                     :               100                         :               98                           :               99                                      :

:               Nilai Tertinggi    :               100                         :               98                           :               99                                      :

Program yang dijalankan di windows explorer dapat ditampilkan dengan waktu delay dengan memasukkan tambahan kode program system (“PAUSE”).

 

Kesimpulan

Apa saja yang Anda pelajari dari praktikum ini? Kesimpulan apa yang bisa Anda tarik?

Yang saya pelajari dari praktikum ini adalah:

  • Mampu mendeklarasikan matriks dalam bahasa C
  • Mampu mengisi matriks
  • Mampu menampilkan matriks
  • Mampu menjumlahkan dua buah matriks
  • Mencari elemen matriks tertentu

Kesimpulan yang dapat saya tarik dari praktikum kali ini adalah dengan memahami array maka suatu penyelesaian dapat diperoleh untuk memecahkan suatu permasalahan dan dengan menggunakan array maka dalam pembuatan matrix menjadi lebih mudah karena dapat menghemat variabel.

Jika anda ingin mengajukan pertanyaan seputar artikel terkait, silahkan masukkan pada kolom komentar. Anda dapat mengunduh Materi Lengkap dari artikel terkait dengan mengklik button download di bawah ini

 

Bagikan Artikel ini Untuk Download Pembahasan Lengkapnyaimage/svg+xml
Unlock this exclusive content by using one of the sharing buttons below.