Pos

www

Sistem Operasi – Manajemen Aplikasi (Praktikum)

Tujuan Praktikum:

  • Mengerti konsep RPM, TAR dan GZIP
  • Menggunakan RPM
  • Menggunakan TAR dan GZIP untuk instalasi software

 

MANAJEMEN APLIKASI

 

 

LAPORAN RESMI:

  1. Analisa hasil percobaan yang Anda lakukan.
  2. Kerjakan latihan diatas dan analisa hasil tampilannya.
  3. Berikan kesimpulan dari praktikum ini.

 

Percobaan 1: RPM Query

  1. Pada percobaan ini paket samba dapat didownload pada website http://www.samba.org. Tetapi pada percobaan ini sudah disediakan pada halaman website ini
    g1

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk menampilkan isi dari direktori home milik user prince46, pada gambar di atas terlihat bahwa di dalam direktori tersebut terdapat file samba bernama samba.tar.gz dan samba-4.7.7-alt1.S1.src.rpm yang akan digunakan untuk instalasi samba

  1. Ekstrak file samba menggunakan perintah tar
    g2

    g3

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk meng-ekstrak file samba menggunakan perintah tar

  1. Informasi tentang paket software
    g4

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk melihat informasi tentang paket software samba apakah sudah terinstall atau belum

  1. Install dari CDROM, bukan dari paket yang sudah diinstalasi. Untuk itu pindah direktori ke tempat dimana file rpm tersebut berada
    g5

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk melihat spesifikasi dari paket software samba yang akan diinstall

  1. Melihat files apa saja yang sudah diinstalasi, gunakan sub-opsi –l.
    g6

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk melihat isi direkotri home dan mengetahui apakah file samba sudah terinstall atau tidak

  1. Melihat file konfigurasi
    g7

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk melihat file konfigurasi, namun karena file tersebut belum terinstall di OS kita maka yang tampil adalah pesan bahwa paket samba belum terinstall

  1. Melihat dokumentasi file
g8

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk melihat dokumentasi file, namun karena file tersebut belum terinstall di OS kita maka yang tampil adalah pesan bahwa paket samba belum terinstall

  1. Melihat script file yang digunakan untuk instalasi. Perhatikan bahwa hasil output tergantung atas versi linux yang digunakan
    g9

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk melihat script file yang digunakan untuk instalasi, namun karena file tersebut belum terinstall di OS kita maka yang tampil adalah pesan bahwa paket samba belum terinstall

 

Percoban 2: Menghapus Paket

  1. Opsi –e digunakan untuk menghapus paket yang sudah di installasi. Bila ada ketergantungan paket lain atas paket yang akan dihapus, maka RPM membatalkan penghapusan tersebut
g10

Analisa: Peritnah di atas digunakan untuk menghapus paket yang sudah di installasi dan membatalkan uninstall bagi paket yang memiliki ketergantungan terhadap paket lain

  1. Paket docbook-dtds-1.0-30.1 tidak bisa dihapus karena masih ada paket lain yang tergantung atas paket tersebut, yaitu scrollkeeper-0.3.14-9.el5.i386. Maka paket scrollkeeper-0.3.14-9.el5.i386 harus dihapus lebih dahulu. Namun karena proses penghapusan dependencies yang banyak terhubung antar satu dengan yang lainnya, maka kali ini praktikum penghapusan paket akan dilakukan terhadap paket vnc-server.
    g11

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk menghapus paket bernama vnc-server dengan menggunakan eksekutor yum

 

Percobaan 3: Menggunakan TAR

  1. Logout dari root dan login sebagai <user>
    g12

Analisa: Gambar di atas menunjukkan bahwa kita telah logout dari root dan login sebagai user biasa yaitu prince46

  1. Pastikan berada pada home directory. Dan lihatlah isi home direktori Pindah ke direktori Desktop.  Setelah itu kembali ke home direktori
    g13

    g14

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk melihat isi direktori home dan menampilkan kesemua file yang ada di direktori tersebut termasuk file yang di hidden

  1. Buatlah file tar pada direktori Desktop
    g15

    g16

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk membuat file tar pada direktori desktop

  1. Rename direktori Desktop menjadi Desktop.old. Lihatlah file desktop.tar pada direktori Desktop.old
    g17

    g18

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk merename direktori Desktop menjadi Desktop.old. dan melihat file desktop.tar pada direktori Desktop.old

  1. Ekstraksi isi dari file tar. Lihatlah isi direktori dan seharusnya akan terlihat direktori Desktop yang original
    g19

    g20

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk meng-ekstraksi isi dari file tar dab melihat isi direktori dan seharusnya akan terlihat direktori Desktop yang original

  1. Hapus direktori Desktop
    g21

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk menghapus direktori desktop

 

Percobaan 4: Menggunakan GZIP

  1. Buatlah file gzip dari desktop.tar, pastikan terbentuk file desktop.tar.gz
    g22

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk membuat file gzip dari desktop.tar, dan menghasilkan output file desktop.tar.gz

  1. Dekompresi file gzip desktop.tar.gz dan cobalah untuk ekstraksi isi file tar
    g23
    g24

    g25

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk melakukan dekompresi file gzip desktop.tar.gz dan cobalah untuk ekstraksi isi file tar

  1. Hapus file tar dan direktori Desktop.old
    g26

Analisa: Perintah di atas digunakan untuk menghapus file tar dan direktori Desktop.old

 

LATIHAN:

  1. Buatlah file menggunakan editor vi dengan nama [Nama Anda].txt. Pada file ini tuliskan langkah-langkah membuat file zip dari suatu direktori pada Linux. Kemudian file tersebut buatlah menjadi file tar dan kompresi file tersebut menggunakan gzip.
    g27
    g28

    g29

Analisa: Untuk membuat file prince_046.txt saya menggunakan perintah nano prince_046.txt, kemudian muncul halaman untuk membuat isi file dan pada file prince_046.txt saya mengisikan data mengenai langkah-langkah membuat file dan direktori zip seperti gambar di atas, setelah itu saya membuat file prince_alvin menjadi file tar dan kompresi file tersebut menggunakan perintah gzip seperti pada langkah-langkah pada gambar di atas. Terakhir, saya membuat file prince_alvin.tar pada Desktop yang kemudian saya coba untuk mengekstrak file dan ketika di ls muncul tampilan seperti pada gambar di atas. Pada bagian ini saya mengkompresi file prince_alvin.tar dengan perintah seperti yang terlihat pada gambar di atas.

 

KESIMPULAN

Setiap system linux mempunyai manajement paket software yang berbeda-beda, Misalnya RPM (Redhat Package Management) yang berfungsi untuk mengatur instalasi paket software, maintenance/upgrade dan menghapus paket software dari system, atau lebih dikenal dengan install dan uninstall. RPM ini menyimpan informasi tentang paket yang diinstalasi dalam sebuah database. Penghapusan paket berarti juga menghapus semua files dan direktori yang terdaftar pada database tersebut, lengkap dengan nama path. RPM ini juga memiliki beberapa macam query salah satu diantaranya adlaah perintah # rpm –q samba.

Jika anda ingin mengajukan pertanyaan seputar artikel terkait, silahkan masukkan pada kolom komentar. Anda dapat mengunduh Materi Lengkap dari artikel terkait dengan mengklik button download di bawah ini

 

[lockercat]

[/lockercat]