Karakteristik Benua dan Samudra di Dunia

KARAKTERISTIK BENUA DAN SAMUDRA DI DUNIA

A. BENUA

 

  1. BENUA ASIA

Nama asia berasal dari kata “ACU” (Asia) dari bahasa semit yang berarti negara/wilayah yang terletak atau merupakan tempat matahari terbit (the land of the sun rise) yang juga diartikan “timur”. Asia pada zaman dahulu bearti pula negara-negara yang terletak di seberang laut Mediterania. Luas wilayah benua Asia adalah 43,998,920 km2
Benua Asia, memiliki beberapa karakteristik atau ciri sebagai berikut:

  • Benua asia merupakan benua yang terluas didunia, dengan luas wilayah kira-kira 149.671 km2


 

  • Benua yang memiliki kepadatan penduduk terbesar di dunia, yaitu 87/km2 (225/sq mi), dan enam dari sepuluh Negara dengan penduduk terbanyak di dunia, sebagai berikut:

  • Benua penghasil minyak bumi terbesar, berada di negara-negara jazirah Arab
    • Saudi Arabia
       

      • Produksi minyak          : 11,75 juta barel per hari
      • Kontribusi ke dunia     : 13,24%
      • Ekspor harian ke AS    : 1,42 juta barel
      • Cadangan terbukti      : 262,6 miliar barel
  • Benua munculnya agama besar di dunia (Islam di Arab, Kristen di Yerussalem ,Hindu dan Budha di   India ,dll).Berikut tempat- tempat bersejarah bagi perkembangan agama di dunia yang berada di benua Asia:
    • KA’BAH di Makkah        GEREJA di yerussalem            TAJ’MAHAL di india

    

  • Benua yang memiliki bangunan bersejarah sebagai keajaiban dunia seperti Ka’bah di Arab, Tembok Besar di RRC , Taj Mahal di India, dan Candi Borobudur di Indonesia.
      
  • Benua asia memiliki pegunungan tertinggi di dunia yaitu pegunungan Himalaya di wilayah negara Nepal dengan puncaknya Mount Everest (848 m diatas permukaan air laut)

  • Benua asia juga memiliki dataran tertinggi di dunia yaitu dataran tinggi Tibet di Mongolia.
  • Benua asia banyak memiliki gurun pasir, seperti: Gurun Gobi di mongolia dan Cina, Yang merupakan gurun terluas didunia kedua setelah gurun Sahara di Afrika utara.

  • Benua asia memiliki beberapa dataran rendah yang sangat luas yaitu dataran rendah Siberia, dataran rendah Turan dan dataran rendah Turkistan Barat.

  • Terdapat laut terluas yaitu laut cina selatan

  1. BENUA AMERIKA

Luas wilayah benua Amerika adalah 41.825.581 km2. Karakteristik benua amerika:

  • Sebagai benua terpanjang di dunia , yaitu dari utara sampai selatan.

  • Memiliki air terjun tertinggi di dunia yaitu air terjun Angel di Venezuela.

  • Memiliki air terjun dengan debit terbesar di dunia yaitu air terjun Guaria di Brazil.

  • Terdapat Tanah Genting Panama dan Terusan Panama sebagai Penghubung Samudera Pasifik dan Samudera  Atlantik.

  • Sebagai pusat industry computer(dengan tokoh: William bill gates)

  • Air terjun Niagara merupakan air terjun terkenal di dunia

  • Industri perfilman terbesar di Hollywood

  • Mampu mendaratkan manusia pertama (Neil Amstrong) di bulan tahun 1969

  • Benua yang memiliki mata uang dolar amerika sebagai mata uang standar perdagangan dunia

  • Sungai Amazon merupakan sungai terpanjang ke dua di dunia (6.400 m)

  • Penghasil kopi terbesar di dunia, terutama dari Negara Brazil.

  • Terdapat peradaban kuno suku bangsa Aztec

  • Lembah Amazon merupakan lembah dengan hutan tropis terluas di dunia.

  • Terdapat daerah terkering di dunia yaitu padang pasir Atacama di chili

 

  1. BENUA AFRIKA

Luas wilayah benua Afrika adalah 29,800,540 km2. Karakteristik benua Afrika:

  • Dikenal Sebagai benua hitam.

  • Memiliki gurun terluas di dunia yaitu Gurun Sahara

  • Terdapat sungai terpanjang di dunia yaitu Sungai Nil

  • Sebagai benua termiskin.

  • Terdapat piramida yang merupakan makam raja-raja mesir, sekaligus sebagai salah satu keajaiban dunia

  • Memiliki gunung api klimanjaro tertinggi di dunia (6.010 m)

  • Adanya lalat tsetse yang menyebabkan penyakit

  • Pengidap HIV/AIDS terbesar di dunia.

 

  1. BENUA EROPA

Luas wilayah benua Eropa adalah 9,699,550 km2. Karakteristik benua Eropa:

  • Mayoritas penduduk tinggal di perkotaan.

  • Mendapat julukan benua putih.

  • Benua yang pertama menerapkan sistem mata uang tunggal yaitu Euro.

  • Memiliki rawa terluas yaitu Rawa Pripet di perbatasan Belarusia-Rusia.

  • Memiliki bangunan sejarah sebagai keajaiban dunia

 

  • Asal dari Bahasa yang di pergunakan secara internasional yaitu Bahasa inggris

  • Pelopor penemuan teknologi: mesin uap, pesawat terbang, telepon, dan lampu listrik.

      

 

  1. BENUA AUSTRALIA

Luas wilayah benua Australia adalah 7,687,120 km2. Karakteristik benua Australia:

  • Sebagai negara benua sekaligus benua terkecil di dunia

 

  • Terdapat batuan monolith terbesar yaitu Ayer’s Rock yang memiliki tinggi 348 m dan panjang 31 km.

  • Mendapat julukan negeri kanguru.

  • Terdapat suku khas yaitu Aborigin

  • Memiliki stepa dan sabana yang sangat luas, yaitu 56% dari luas benua

  • Australia merupakan Negara pengekspor wol dan penghasil gandum terbesar di dunia

  

 

  1. BENUA ANTARTIKA

Luas wilayah benua Antartika adalah 14,254,000 km2. Karakteristik benua Antartika

  • Benua terdingin dengan suhu mencapai -57 °C pertahunnya

  • Sebagai benua penelitian ,terdapat 36 stasiun riset

  • Dikelilingi oleh samudera-samudera besar.

 

 

 

      B. SAMUDERA

  1. SAMUDERA PASIFIK

Luas wilayah samudera Pasifik adalah 165.385.450 km². Kedalaman rata-rata 4.250 m. Karakteristik samudera Pasifik:

  • Sebagai Samudera terluas di dunia.

  • Terdapat titik terendah yang terdapat di Palung Mariana ( kedalaman 11.022m) sebagai palung terdalam di Filiphina.

  • Sebagai tempat pertemuan antara garis bujur barat dan garis bujur timur sebagai batas penanggalan internasional.

  • Terdapat Ring Of Fire disekitar samudera pasifik yang menyebabkan terbentuknya gunung api didaratan sekitar samudera ini

 

2. SAMUDERA ATLANTIK

Luas wilayah samudera Atlantik adalah 82.217.000 km².Kedalaman rata-rata 3.350 m. Karakteristik samudera Atlantik:

  • Samudera yang di yakini sebagai pusat medan magnet bumi yaitu kawasan Segitiga Bermuda di Perairan Karibia(Amerika Tengah) yang menyebabkan gravitasi besar sehingga sering dikabarkan hilangnya pesawat terbang atau kapal yang melintas di atasnya.

  • Sebagai samudera penghubung dunia lama (Eropa) dan dunia baru (Amerika).

  • Di Samudera Atlantik  terdapat palung laut seperti Palung Puerto Rico (9.220m)

 

3. SAMUDERA HINDIA

Luas wilayah samudera Hindia adalah 73.481.000 km².Kedalaman rata-rata 3.850 m. Karakteristik samudera Hindia:

  • Sebagian besar wilayahnya berada di belahan bumi selatan dan dikelilingi oleh benua asia dan afrika pada bagian timur, utara dan barat

  • Sebagai penyedia air hujan bagi gejala alam angin muson untuk wilayah Asia dan Australia.

  • Memiliki arus yang tenang dan jarang terjadi badai sehingga aman untuk pelayaran dunia.

  • Terdapat beberapa palung seperti Palung Jawa ( 7.450 m), Palung Weber ( 7.440m) ,Palung Diamantina (7.102m), Palung Jawa (7.450 m)

 

4. SAMUDERA ARKTIK

Luas wilayah samudera Arktik adalah 14.056.000 km².Kedalaman rata-rata 5.400 m.  Karakteristik samudera Arktik:

  • Sebagai samudera tersempit.

  • Sebagian wilayahnya tertutup es dengan suhu paling dingin disbanding samudera lainnya yaitu -20 C pertahunnya

  • Samudera dengan jenis ikan paling sedikit.
  • Samudera yang tidak terlewati garis khatulistiwa

Aplikasi Jaringan Multimedia

Contoh Aplikasi Multimedia Networking

 

Aplikasi multimedia networking biasanya berguna sebagai media untuk mengirimkan file atau mengirimkan paket data yang memuat data baik itu audio maupun video. Aplikasi multimedia networking juga sering disebut dengan continues-media applications, karena pengirimannya yang secara real-time dan terus menerus. Meskipun bisa mengirimkan paket data yang memuat file, bukan berarti aplikasi multimedia ini tidak memiliki kelemahan, kelemahan pada multimedia networking ini terletak pada sifatnya yang sensitif.

Untuk mengetahui lebih dalam tentang aplikasi multimedia networking, ini adalah contoh aplikasi multimedia yang terbagi menjadi beberapa aplikasi multimedia. Berikut contoh aplikasi multimedia networking :

 

  1. Streaming Stored Audio/Video

Pada aplikasi jenis ini client melakukan request-on-demand terhadap file audio atau video terkompresi yang telah tersimpan pada server. Client baru bisa memulai untuk memainkan data audio/video yang dimintanya dan pada saat itu juga client menerima data dari server secara terus menerus.

Contoh aplikasi :

  • Youtube : http://www.youtube.com/

YouTube adalah sebuah situs web dan aplikasi yang memungkinkan pengguna mengunggah, menonton, dan berbagi video

  • Realplayer : http://www.real.com/id

Realplayer adalah salah satu perangkat lunak (software) yang digunakan untuk memainkan streaming audio dan video melalui internet secara real-time.

  • Myspace : https://myspace.com/

Myspace adalah sebuah layanan streaming untuk konten video, musik, dan radio. konten-konten yang dihadirkan memang lebih mengutamakan konten yang berhubungan dengan dunia musik.

  • Vidio : https://vidio.com/

Vidio.com adalah situs berbagi video yang asli buatan Indonesia dengan menarik banyak pengguna untuk menonton berbagai video, video musik, video travel, video blog dan lainnya.

 

  1. Streaming Live Audio/Video

Pada aplikasi jenis ini memiliki struktur yang mirip dengan penyiaran radio dan televisi, kecuali untuk transmisi yang menggunakan jaringan internet. Penggunaanya yang secara bersamaan menerima audio/video secara real-time. Aplikasi dari jenis ini tidaklah interaktif. Seperti contohnya seorang client tidak dapat melakukan kontrol server dalam mengirimkan data.

Contoh aplikasi :

  • Youtube TV : https://tv.youtube.com/

Youtube TV adalah fitur yang dimilki youtube dengan pengembangan agar pengguna dapat menonton secara real-time dari berbagi penjuru dunia.

  • Bigo Live : https://www.bigo.tv/

Bigo Live adalah situs web dan aplikasi secara live broadcast dengan mempertontonkan keahlian para penggunanya, seperti bernyanyi, menari, memasak, memberikan tutorial, hingga sekadar ngobrol dan berbagai hal lainnya.

  • CliponYu : http://www.cliponyu.com/

CliponYu adalah sebuah situs yang menampilkan online video streaming dan live entertainment yang menampilkan para host-nya kebanyakan perempuan muda dan cantik. dan tersedia pula sesi private chatting dengan pengguna.

  • Nonolive : https://www.nonolive.com/

Nonolive adalah layanan live video streaming yang ditawarkan oleh nonolive ini mirip dengan cliponyu. selain itu nonolive juga memiliki keunikan, dimanas eorang host (pengguna) bisa mengumpulkan virtual gifts atau hadiah yang diberikan oleh para followers/ fans lalu menukarnya dalam bentuk rupiah, langsung dari aplikasi.

 

  1. Real Time Interactive Audio/Video

Aplikasi jenis ini mengizinkan client menggunakan audio/video untuk berkomunikasi dengan setiap clientyang lain secara real-time. Audio interaktif banyak digunakan pada intenet telephony (VoIP), sejak para pengguna memandang bahwa VoIP mirip dengan layanan telepon tradisional yang menggunakan circuit-switchedInternet phone menawarkan harga yang lebih murah.

Contoh aplikasi :

  • Hangout : https://hangouts.google.com/

Hangouts adalah aplikasi android yang sebagian besar dari kita sering lihat terdapat pada ponsel android anda. dengan aplikasi hangouts untuk android maka anda dapat membuat panggilan voip dengan nomor google voice anda.

  • ooVoo : https://oovoo.com/

Oovoo adalah situs web dan aplikasi yang terbuka dan dirancang untuk membantu pengguna menemukan, berinteraksi dan berkomunikasi dengan teman-teman mereka di jaringan sosial dan perangkat secara gratis, dalam 12-way hd video chat dan pesan terpadu pada pc, mac, iphone, android, ipad, facebook dan web.

  • WhatsApp : https://www.whatsapp.com/

WhatsApp adalah aplikasi pesan untuk smartphone lintas platform yang memungkinkan kita bertukar pesan tanpa biaya sms, karena whatsapp messenger menggunakan paket data internet yang sama untuk email, browsing web, dan lain-lain.

  • Line : https://line.me/

Line adalah sebuah aplikasi pengirim pesan instan gratis yang dapat digunakan pada berbagai platform seperti telepon cerdas, tablet, dan komputer dengan menggunakan jaringan internet sehingga pengguna line dapat melakukan aktivitas seperti mengirim pesan teks, mengirim gambar, video, pesan suara, dan lain lain.

 

Upaya Bela Negara Sebagai Perwujudan Wawasan Nusantara

MAKALAH PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN

“UPAYA BELA NEGARA SEBAGAI

PERWUJUDAN WAWASAN NUSANTARA”

 

 

 

 

Disusun Oleh:

Dani Budianto   (17530009)

Ebik Sarkobi      (17530013)

Dimas Nugroho (17530008)

 

JURUSAN TEKNIK MESIN

FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS TAMA JAGAKARSA

JAKARTA

2018

 

 

 

KATA PENGANTAR

 

 

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala rahmat-NYA sehingga makalah ini dapat tersusun hingga selesai . Tidak lupa kami juga mengucapkan banyak terima  kasih atas bantuan dari pihak  yang telah berkontribusi dengan memberikan sumbangan baik materi maupun pikirannya.

Dan harapan kami semoga makalah ini dapat menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca, Untuk ke depannya dapat memperbaiki bentuk maupun menambah isi makalah agar menjadi lebih baik lagi.

Karena keterbatasan pengetahuan maupun pengalaman kami, Kami yakin masih banyak kekurangan dalam makalah ini, Oleh karena itu kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun dari pembaca demi kesempurnaan makalah ini.

 

 

Jakarta, Desember 2018

Penyusun

 

 

 

 

DAFTAR ISI

BAB I …………………………………………………………………………………………………………………. 1

PENDAHULUAN ……………………………………………………………………………………………….. 1

  1. LATAR BELAKANG ………………………………………………………………………………. 1
  2. RUMUSAN MASALAH …………………………………………………………………………… 2

BAB II ………………………………………………………………………………………………………………… 3

KAJIAN TEORI ………………………………………………………………………………………………….. 3

  1. Hakikat Bela Negara ………………………………………………………………………………… 3
  2. Dasar Hukum Bela Negara ………………………………………………………………………. 4
  3. Pentingnya Bela Negara …………………………………………………………………………… 7
  4. Klasifikasi Ancaman ………………………………………………………………………………… 8
  5. Unsur-unsur Bela Negara …………………………………………………………………………. 9
  6. Bentuk-bentuk Bela Negara ……………………………………………………………………… 9

BAB III …………………………………………………………………………………………………………….. 13

ANALISIS MASALAH ………………………………………………………………………………………. 13

  1. MASALAH ……………………………………………………………………………………………. 13
  2. ANALISIS ……………………………………………………………………………………………… 14

BAB IV …………………………………………………………………………………………………………….. 15

PENUTUP ………………………………………………………………………………………………………… 15

  1. Simpulan ……………………………………………………………………………………………….. 15
  2. Saran …………………………………………………………………………………………………….. 16

DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………………………………………………. 17

 

 

 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

A. LATAR BELAKANG

 

Semakin maju suatu bangsa akan senakin sulit juga bangsa tersebut untuk melindungi negaranya dari ancaman-ancaman yang selalu datang. Dengan arus  globalisasi dan modernisasi dunia ini suatu Negara akan semakin mudah untuk digoyahkan . Bukan di Negara-negara yang sedang berkembang saja namun Negara yang sudah maju pun mendapati ancaman ancaman tersebut. Ancaman bukan hanya dapat berasal dari luar negara. Ancaman dari luar maupun ancaman dari dalam Negara merupakan hal tetap dan harus diwaspadai oleh negara itu sendiri. Bangsa tersebut seharusnya mempunyai rasa nasionalisme yang kuat untuk mlindungi dan membela negaranya dari Negara lain yang lebih berwawasan intelektual luas . Karenanya ancaman bukan hanya dari ancaman militer, namun juga ancaman non militer seperti halnya perang ideologi dan moral.

Indonesia mendapatkan kemerdekaannya dengan susah payah. Tiga abad lamanya Indonesia dijajah, namun dengan semangat juang yang tinggi, akhirnya pada 17 Agustus 1945 Indonesia mendapatkan kemerdekaannya. Indonesia adalah Negara Republik dengan jumlah penduduk dengan jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia. Sekitar 150 juta jiwa manusia hidup di Indonesia. Hal tersebut tidak lepas dari semangat juang dan rasa cinta serta wujud bela Negara dari para pejuang bangsa dan seluruh rakyat Indonesia.

Suatu Negara akan semakin kuat pertahanannya bila saja bangsa tersebut bersatu padu untuk memperjuangkan Negara dalam melindungi dan membela hak hak yang dimiliki didalam suatu Negara itu sendiri. Namun semakin berkembangnya jaman dan semakin maraknya arus globalisasi dunia tidak jarang membuat lalai bangsa akan kesadaran untuk melindungi dan membela negaranya dari ancaman ancaman yang terjadi.

Memang pada dasarnya semua itu memerlukan proses yang sangat sulit untuk mewujudkannya. Kesulitan tersebut tentunya berdasar pada kesadaran masing masing masyarakat akan pentingnya melindungi dan membela Negara ini. Namun, mereka mementingkan kepentinagan mereka pribadi dibandingkan dengan kepentingan bangsanya, mereka mengira kepentingan tersebut bukan untuk mereka melainkan untuk para petinggi petinggi daerah dan Negara. Langkah yang dapat dilakukan Negara dapat berupa pembentukan perthanan penguat TNI dan POLRI, Pembentukan Satgas Bencana Alam, serta Pelestarian Sejarah Pahlawan Bangsa.

Kini pemerintah mengeluarkan aturan mengenai pendidikan wajib bela Negara. Menurut Direktur Bela Negara Kementerian Pertahanan, Laksamana Pertama TNI M Faisal, bela negara bukanlah kegiatan militer melainkan untuk menumbuhkan kecintaan kepada NKRI. Bela negara sudah ada 15-20 tahun lalu. Nah, mulai 2015, pelaksanaannya tak hanya di lingkungan Kementerian Pertahanan tapi skala nasional. Momentum ini juga bagian dengan Revolusi Mental. “Ini sebagai bagian dari revolusi mental. Orang salah mengira bela negara itu dianggap kegiatan seperti militer. Padahal bela negara adalah bagaimana menumbuhkan kecintaan kepada NKRI, semangat berbangsa dan bernegara,” ujar Faisal kepada Detikcom, Senin (12/10). (www. http://beritagar.id/ artikel/ berita/ apa-beda-wajib-militer -dan-bela-negara, 2015).

 

B. RUMUSAN MASALAH

 

  1. Apa itu Bela Negara?
  2. Apa itu Ketahanan Nasional?
  3. Bagaimana hubungan antara bela negara dengan ketahanan nasional?
  4. Apa saja dasar hukum pelaksanaan bela negara di Indonesia?
  5. Mengapa bela negara itu penting?
  6. Apa saja bentuk-bentuk bela negara?

 

 

 

 

BAB II

KAJIAN TEORI

 

A. Hakikat Bela Negara

Indonesia terletak di posisi silang dunia, yaitu diantara dua benua dan dua samudra. Posisi yang sangat strategis ini tentu akan mengundang ancaman/bahaya dari luar, terlebih saat melihat limpahan kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia. Untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari segala ancaman/bahaya maka setiap warga negara Indonesia wajib melaksanakan upaya bela negara.

Bela negara menurut UU RI No. 20 Tahun 1982 tentang Pokok-pokok Pertahanan Keamanan Negara pasal 1 ayat (2) yaitu “Tekad, sikap dan tindakan warga negara yang teratur, menyeluruh, terpadu, berlanjut yang dilandasi oleh kecintaan pada tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara Indonesia, keyakinan akan kesaktian Pancasila sebagai ideologi negara, dan kerelaan unyuk berkorban guna meniadakan setiap ancaman baik dari luar maupun dalam negeri yang membahayakan kemerdekaan dan kedaulatan negara, kesatuan dan persatuan bangsa, keutuhan wilayah dan yurisdiksi nasional, serta nilai-nilai Paancasila dan UUD 1945”. Namun di era reformasi UU RI No. 20 Tahun 1982 dinyatakan tidak berlaku dan diganti dengan UU RI No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara. Dalam undangundang ini tepatnya pada pasal 9 tidak dijelaskan definisi Bela negara, melainkan hanya menjelaskan bahwa setiap warga negara wajib ikut serta dalam bela negara serta menjelaskan ketentuan pelaksanaan upaya bela negara. Meskipun demikian pada pasal tersebut tersirat makna “Upaya bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara. Upaya bela negara selain sebagai kewajiban dasar manusia juga merupakan kehormatan bagi setiap warga negara yang dilaksanakan dengan penuh kesadaran, tanggung jawab dan rela berkorban dalam pengabdian kepada negara dan bangsa” (Abidin, 2014: 30). Makna tersirat tersebut terlihat jelas tidak mengubah esensi dari bela negara yaitu upaya untuk mepertahankan negara dari segala ancaman yang membahayakan kelangsungan hidup bangsa dan negara.

Ketika bicara mengenai bela negara, tentu akan menyangkut perihal Ketahanan Nasional. Sunarso (2013: 200) mendefinisikan ketahanan nasional sebagai “kondisi dinamis suatu bangsa, keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional, dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan, ancaman, hambatan, serta gangguan baik yang datang dari luar dan dalamyang secara langsung dan tidak langsung membahayakan integritas, identitas, kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mengejar Tujuan Nasionalnya”. Sutarman (2011: 82-83) menjelaskan hubungan/keterkaitan antara pembelaan negara atau bela negara dengan ketahanan nasional meliputi:

  1. Pembelaan Negara sebagai suatu sitem lebih menekankan pada komponen kekuatan , strategi dan sosialisasi. Sedang Ketahanan Nasional itu merupakan sasaran dan tujuan dari upaya-upaya pembelaan negara. Tujuan Ketahanan Nasional akan diukur melelui seberapa jauh “keuletan“ warga negara dalam partisipasi dan implementasinya dalam Ketahanan Nasional dan seberapa besar kekuatan “ketangguhan“ warga negara dalam Ketahanan Nasional.
  2. Pembelaan Negara sebagai wujud partisipasi warga negara yang dilakukan secara semesta dalam arti bahwa seluruh daya bangsa dan negara mampu memobilisasi diri guna menanggulangi setiap bentuk ancaman baik yang datang dari luar negeri maupun dari dalam negeri adalah dalam rangka memelihara dan meningkatkan Ketahanan Nasional.
  3. Perihal usaha atau upaya bela negara itu bagi warga negara bukan suatu kesadaran, fakultatif, tetapi harus diterima sebagai suatu panggilan tugas dan kewajiban, karena ancaman yang datang baik yang langsung maupun tidak langsung dapat timbul sewaktu – waktu, dan pengingkaran terhadap kewajiban bela negara merupakan karapuhan Ketahanan Nasional, yang pada gilirannya akan membahayakan identitas, keutuhan, kelangsungan hidup bangsa dan negara dalam mencapai tujuan nasionalnya.

 

B. Dasar Hukum Bela Negara

Dasar hukum pelaksanaan bela negara di Indonesia termuat dalam berbagai aturan yaitu Batang tubuh UUD 1945, Undang-undang Republik Indonesia, dan Ketetapan MPR.

  1. UUD 1945
    1. Pasal 27 Ayat 3: “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam pembelaan negara.”
    2. Pasal 30 Ayat 1: “Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.”
    3. Pasal 30 Ayat 2: “Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai kekuatan utama, dan rakyat sebagai kekuatan pendukung.”
    4. Pasal 30 Ayat 3: “Tentara Nasional Indonesia terdiri atas Angkatan

Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara sebagai alat negara yang

bertugas mempertahankan, melindungi, dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara.”

  1. Pasal 30 Ayat 4: “Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum.”
  2. Pasal 30 Ayat 5: “Susunan dan kedudukan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, hubungan kewenangan Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia di dalam menjalankan tugasnya, syarat-syarat keikutsertaan warga negara dalam usaha pertahanan dan keamanan negara, serta hal-hal yang terkait dengan pertahanan dan keamanan diatur dengan undangundang.”
  1. TAP MPR No. IV/MPR/1999 tentang Garis Besar Haluan Negara Dalam Bab IV, ketetapan arah kebijaksanaan pertahanan dan keamanan, antara lain disebutkan pengembangan kemampuan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta yang bertumpu pada kekuatan rakyat, TNI dan Polri sebagai kekuatan utama yang didukung komponen lainnya dengan meningkatkan kesadaran bela negara, melalui wajib latih dan membangun kondisi juang, serta mewujudkan kebersamaan TNI, Polri, dan rakyat.
  2. TAP MPR No. VI/MPR/2000 tentang Pemisahan TNI dan POLRI
    1. Pasal 1: “Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia secara kelembagaan terpisah sesuai dengan peran dan fungsinya masing-masing.”
    2. Pasal 2
      • Ayat 1: “Tentara Nasional Indonesia adalah alat negara yang berperan dalam pertahanan negara.”
      • Ayat 2: “Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan,”
      • Ayat 3: “Dalam hal terdapat keterkaitan kegiatan pertahanan dan kegiatan keamanan, Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian

Negara Republik Indonesia harus bekerja sama saling membantu.”

  1. TAP MPR No. VII/MPR/2000 tentang Peran TNI dan POLRI
    1. BAB I tentang TNI
      • Pasal 1: Jati Diri TNI
        • Ayat 1: “Tentara Nasional Indonesia merupakan bagian dari rakyat, lahir dan berjuang bersama rakyat demi membela kepentingan negara.”
        • Ayat 2: “Tentara Nasional Indonesia berperan sebagai komponen utama dalam sistem pertahanan negara.” – Ayat 3: “Tentara Nasional Indonesia wajib memiliki kemampuan dan keterampilan secara profesional sesuai dengan peran dan fungsinya.”
      • Pasal 2: Peran TNI
        • Ayat 1: “Tentara Nasional Indonesia merupakan alat negara yang berperan sebagai alat pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia.”
        • Ayat 2: “Tentara Nasional Indonesia sebagai alat pertahanan negara, bertugas pokok menegakkan kedaulatan negara, keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.”
        • Ayat 3: “Tentara Nasional Indonesia melaksanakan tugas negara dalam penyelenggaraan wajib militer bagi warga negara yang diatur dengan undang-undang.”
  1. BAB II tentang POLRI Pasal 6:
    • Ayat 1: “Kepolisian Negara Republik Indonesia merupakan alat negara yang berperan dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, memelihara, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.”
    • Ayat 2: “Dalam menjalankan perannya, Kepolisian Negara Republik Indonesia wajib memiliki keahlian dan keterampilan secara profesional.”
  2. UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia Pasal 2: “Fungsi Kepolisian Negara Republik Indonesia adalah salah satu fungsi pemerintahan negara di bidang pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegak hukum, perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.”
  3. UU No. 39 Tahun 1999 tentang HAM

Pasal 68: “Setiap warga negara wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.”

  1. UU No. 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara
    1. Pasal 2: “Hakikat pertahanan negara adalah segala upaya pertahanan bersifat semesta yang penyelenggaraannya didasarkan pada kesadaran hak dan kewajiban warga negara serta keyakinan pada kekuatan sendiri.”
    2. Pasal 4: “Pertahanan negara bertujuan untuk menjaga dan melindungi kedaulatan negara, keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan segenap bangsa dari segala bentuk ancaman.”
    3. Pasal 9 ayat (1): “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya bela negara yang diwujudkan dalam penyelenggaraan pertahanan negara.”
    4. Pasal 9 ayat (2): “Keikutsertaan warga negara dalam upaya bela negara, sebagaimana dimaksudkan dalam ayat (1), diselenggarakan melalui:
      • Pendidikan kewarganegaraan
      • Pelatihan dasar kemiliteran secara wajib
      • Pengabdian sebagai prajurit Tentara Nasional Indonesia secara sukarela dan secara wajib
      • Pengabdian sesuai profesi”
  1. Pasal 9 ayat (3): “Ketentuan mengenai pendidikan kewarganegaraan, pelatihan dasar kemiliteran secara wajib, dan pengabdian sesuai dengan profesi diatur dengan undang-undang.”

 

C. Pentingnya Bela Negara

Upaya bela negara adalah sikap dan perilaku warga negara yang dijiwai oleh kecintaannya kepada negara kesatuan republik indonesia yang berdasarkan pancasila dan uud 1945 dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara. Setiap manusia normal secara naluriah pasti akan selalu melindungi, membela, dan mempertahankan apa yang mimiliki dari ganguan orang lain. Lebih-lebih jika sesuatu itu sangat disenangi, sangat penting, dan sangat berharga bagi kalian.

Menurut Rukmini (2011:6)  kesadaran bela negara itu hakikatnya kesediaan berbakti pada negara dan kesediaan berkorban membela negara. Spektrum bela negara itu sangat luas, dari yang paling halus, hingga yang paling keras. Mulai dari hubungan baik sesama warga negara sampai bersamasama menangkal ancaman nyata musuh bersenjata.Tercakup di dalamnya adalah bersikap dan berbuat yang terbaik bagi bangsa dan negara.Dan Bela Negara merupakan tekad, sikap, perilaku, dan tindakan warga negara dalam menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara, yang dijiwai oleh kecintaan kepada NKRI. Nilai-nilai yang dikembangkan dalam bela negara adalah cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara. Yakin pada Pancasila sebagai ideologi negara, rela berkorban bagi bangsa dan Negara serta memiliki kemampuan awal bela Negara. Salah satu strategi dalam membangun daya tangkal bangsa untuk menghadapi kompleksitas ancaman ini adalah  melaksanakan revitalisasi pembinaan kesadaran bela negara kepada setiap warga negara.Strategi itu akan terwujud bila ada keterpaduan penyelenggaraan secara lintas sektoral, sebagai wujud tanggung jawab bersama pembinaan SDM untuk mewujudkan keutuhan dan kelangsungan hidup NKRI.

Ada tiga alasan kenapa bela Negara itu penting, yaitu alasan historis, geografis, dan demografis. a. Alasan historis

  • Sejak dulu banyak negara yang ingin menguasai Indonesia
  • Indonesia pernah di jajah selama 300 tahun
  • Kemerdekaan Indonesia adalah hasil perjuangan bukan hadiah dari penjajah
  • Sejarah membuktikan setiap ada ancaman terhadap kedaulatan dan keutuhan bangsa dan negara RI baik dari luar maupun dari dalam, rakyat akan bangkit membela negaranya. Tidak mngkin bangsa Indonesia meminta bantuan kepada bangsa lain untuk membela negaranya sendiri.
  1. Alasan geografis
    • Wilayah Indonesia sangat luas
    • Kekayaan alamnya melimpah
    • Letak Indonesia sangat strategis
    • Jumlah pulau lebih dari 17000
    • Tanahnya amat subur
  2. Alasan demografis
    • Jumlah penduduk nomor empat di dunia, sekitar 300 juta
    • Persebaran penduduk tidak merata
    • Kualitas penduduknya relative masih tertinggal dibandingkan negara maju
    • Pendapatan perkapita rendah – Pemerataan kurang baik.
    • Pengangguran relatif tinggi.

 

Berdasarkan kondisi yang objektif di atas diperlukan peran dari seluruh anak bangsa untuk turut serta dalam mengisi dan ikut bertanggungjawab atas bela Negara. Karena setiap warga Negara harus di tumbuhkan rasa bela Negara karena bermacam-macam alasan di atas. Bukan hanya satu dua orang saja yang di tumbuhkan, tapi semua rakyat Indonesia.

 

D.Klasifikasi Ancaman

  1. Menurut bentuknya
    1. Ancaman militer yaitu ancaman yang menggunakan kekuatan bersenjata yang terorganisasi yang dinilai mempunyai kemampuan yang membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara dan keselamatan segenap bangsa.
    2. Ancaman non militer yaitu ancaman yang tidak menggunakan kekuatan senjata tetapi jika dibiarkan akan membahayakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara, dan keselamatan segenab bangsa.
  2. Menurut sifat
    1. Ancaman tradisional : yaitu ancaman yang berbentuk kekuatan militer negara lain berupa agresi atau invasi yang membahayakan kemerdekaan, kedaultan dan keutuhan wilayah NKRI.
    2. Ancaman non tradisional : yaitu ancaman yang dilakukan oleh aktor non negara berupa aksi teror, perampokan dan pembajakan, penyulundupan, imigrasi gelap, perdagangan narkotika dan obat – obatan terlarang, penangkapan ikan secara ilegal, serta pencurian kekayaan negara.

 

E. Unsur-unsur Bela Negara

  1. Cinta tanah air
  2. Kesadaran berbangsa dan bernegara
  3. Yakin akan pancasila sebagai ideologi negara
  4. Rela berkurban untuk bangsa dan negara
  5. Memiliki kemampuan awal bela negara

 

F. Bentuk-bentuk Bela Negara

  1. Bentuk penyelenggaraan usaha bela Negara

Persoalan kita sekarang adalah bagaimana wujud penyelenggaraan keikutsertaan warga negara dalam usaha pembelaan negara? Warga Negara Indonesia dapat turut berupaya dalam usaha pembelaan negara melalui:

  1. Pendidikan kewarganegaraan.
  2. Pelatihan dasar kemiliteran secara wajib.
  3. Pengabdian sebagai prajurit tentara nasional Indonesia secara suka rela atau secara wajib .
  4. Pengabdian sesuai dengan profesi.
  1. Bentuk bela Negara di lingkungan

Bentuk bela negara di lingkungan masyarakat menurut Rukmini (2011:7) yaitu:

  1. Siskamling
  2. Ikut serta menanggulangi akibat bencana alam
  3. Ikut serta mengatasi kerusakan masal dan komunal
  4. Keamanan rakyat (karma) yaitu berartisipasi langsung di bidang keamanan
  5. Perlawanan rakyat (wanra) yaitu bentuk partisipasi rakyat langsung dalam bidang pertahanan.
  6. Pertahanan sipil (hansip) yaitu kekuatan rakyat yang merupakan kekuatan pokok unsur – unsur perlindungan masyarakat yang dimanfaatkan dalam menghadapi bencana akibat perang dan bencana alam serta menjadi sumber cadangan nasional untuk menghadapi keadaan luar biasa

 

BAB III

ANALISIS MASALAH

 

A. MASALAH

“MENHAN:          HAK DAN KEWAJIBAN RAKYAT UNTUK BELA NEGARA”

Menurut Mentri Pertahanan (Menhan), Ryamizard Ryacudu menegaskan bahwa bela negara adalah hak dan kewajiban seluruh rakyat Indonesia yang telah tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945. Harus kita ketahui bersama bahwa pembelaan negara bukan semata-mata  tugas dari TNI dan aparat negara semata, tetapi segenap warga negara sesuai kemampuan dan profesinya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Bela negara juga tidak bisa kita artikan sebagai suatu tindakan dalam menangani kasus perang atau mengangkat senjata dalam menghadapi musuh saja tetapi bisa diwujudkan dalam upaya mempertahankan negara dengan cara meningkatkan rasa nasionalisme, yakni kesadaran berbangsa dan bernegara, menanamkan kecintaan terhadap tanah air, serta berperan aktif dalam memajukan bangsa dan negara. “jika untuk bela negara dibutuhkan payung hukum UU lagi, Kementrian Pertahanan mempersilakan untuk dibuat. Namun, payung UUD 1945 sudah cukup menjadi payung hukum program bela negara di Indonesia. yang paling penting dari program bela negara ini adalah soal kecintaan rakyat pada negara Indonesia.” Ujar Ryamizard Ryacudu dalam Republika.co.id, senin (19/10). Dengan kita mencintai tanah air Indonesia, maka kita akan merasa bangga dengan negara kita serta akan mau untuk menghargai sesama yang pada akhirnya akan menciptakan kedamaian dan tercapainya hak dan kewajiban warga negara dalam mempertahankan negara.

Sering kita jumpai bahwa terdapat perbedaan dalam pelaksanaan bela negara pada setiap negara. Seperti istilah wajib militer yang merupakan landasan dalam pembentukan bela negara. Dimana wajib militer ini, merupakan wujud dari bela negara yang mengajari dan memberikan aksi tanggap kepada masyarakat tentang dunia kemiliteran, sehingga masyarakat mempunyai bekal untuk menjaga dirinya. Biasanya wajib militer ini diterapkan pada negara-negara yang masih dalam keadaan perang. Seperti contohnya Korea Selatan dan Korea Utara yang mewajibkan warganya untuk mengikuti wajib militer. Tidak seperti Indonesia yang tidak menerapkan sistem wajib militer, karena Indonesia memang tidak dalam keadaan perang.

Dalam menjalankan aksi bela negara pastinya membutuhkan dana anggaran untuk mendukungnya. Dana ini akan digunakan dalam berbagai macam keperluan dalam bela negara seperti untuk membeli peralatan dan fasilitas serta upah-upah atau hadiah bagi warga negara yang turun langsung dalam bela negara. Sedangkan untuk sumber dana sendiri Menurut Menhan, menegaskan bahwa untuk sumber anggaran di Indonesia ada banyak. Sumber ini dapat dari APBN ditambah sumber pendanaan lain. Namun anggaran di Indonesia terlalu kecil jika dibandingkan dengan anggaran bela negara yang di berlakukan di negara-negara lain. Bahkan jika dibandingkan secara angka, nilai anggaran bela negara di Indonesia seperti tidak ada artinya dibandingkan negara lain. Meski demikian, kita harus bersyukur karena negara kita masih aman dan semoga tetap aman.

 

B.ANALISIS

Menurut  UUD 1945 Pasal 27 Ayat 3: “Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam pembelaan negara.” Mengapa bela negara diwajibkan bagi seluruh rakyat Indonesia, karena belanegara ini merupakan suatu perwujudan yang nyata bagi rakyat dalam mempertahankan kekuasaan baik wilayah, ekonomi, budaya, dan politik negara agar keberadaanya dapat terjaga. Bentuk dalam bela negara ini dapat dilakukan dalam berbagai hal seperti yang telah dibahas pada bab sebelumnya. Salah satunya dengan mengikuti kegiatan siskamling. Pada kegiatan ini, warga diajak untuk secara aktif menjaga wilayah penduduk di sekitar desa. Ini merupakan contoh kecil tetapi mempunyai peran yang luar biasa terhadap keamanan wilayah desa tersebut. apabila kegiatan siskamling ini tidak dilakukan pastinya kemungkinan besar wilayah tersebut akan terjadi kasus pencurian, meski juga masih ada desa yang aman-aman saja saat tidak ada Siskamling. Namun ini merupakan upaya dalam langkah antisipasi.

Pasal 30 Ayat 4: “Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagai alat negara yang menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bertugas melindungi, mengayomi, melayani masyarakat, serta menegakkan hukum.”seperti pembahasan diatas, bahwa setiap warga negara diwajibkan untuk bela negara. Pastinya untuk mengantisipasi dalam hal keamanan, negara juga membuat suatu badan yang disebut TNI dan kepolisian. TNI dan kepolisian ini bertugas untuk menjamin keamanan dan ketertiban di negara Indonesia. Berbeda dengan siskamling yang hanya mempertahankan wilayah lingkungan desa sekitar. TNI dan kepolisian lebih luas dari ini, dan mencakup negara. Intinya negara telah menjamin keamanan negara, tetapi kita sebagai warga negara juga harus mengupayakan bela negara itu sendiri. seperti halnya yang telah disebutkan dalam UUD 1945 Pasal 4: “Pertahanan negara bertujuan untuk menjaga dan melindungi kedaulatan negara, keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan segenap bangsa dari segala bentuk ancaman.”

 

 

 

BAB IV

PENUTUP

 

A. Simpulan

Bela negara merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga Ketahanan Nasional dari segala ancaman. Maka dari itu perlu rasa tanggungjawab dari setiap rakyat Indonesia untuk melakukan upaya bela negara. Rasa tanggungjawab perlu di tumbuhkan sejak dini bahkan terus menerus untuk di kembangkan menyeluruh di bangsa Indonesia ini agar setiap rakyat Indonesia dimanapun dia berada, seluruh rakyat Indonesia mempunyai kesadaran untuk melakukan upaya bela negara. Upaya bela negara tidak perlu langsung ikut melakukan pertempuran di garis depan, tapi cukup perlu melakukan hal-hal sederhana di sekitar kita.

Sebagai warga Negara yang baik, kita wajib menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Yaitu dengan menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Republik Indonesia (NKRI) untuk bela negara menurut UU RI No. 20 Tahun 1982 tentang Pokok-pokok Pertahanan Keamanan Negara pasal 1 ayat (2). Bahwa bela Negara sebenarnya bukan hanya berhubungan dengan upaya untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dari ancaman dan serangan musuh berupa serangan atau gencatan senjata, namun merupakan upaya dari seluruh elemen Negara untuk mempertahankan dan memajukan bangsa dan Negara Indonesia di segala bidang, baik luar maupun dari dalam Negara Indonesia sendiri.

Usaha pembelaan negara dan pertahanan keamanan negara sebenarnya bertumpu pada kesadaran setiap warga negara akan hak dan kewajibannya. Kesadaran demikian perlu ditumbuhkan melalui proses motivasi untuk mencintai tanah air, mencintai bangsa dan negaranya dan untuk ikut serta dalam membela pertahanan dan keamanan negara. Proses motivasi untuk membela negara dan bangsa akan berhasil, jika setiap warga memahami keunggulan dan kelebihan negara dan bangsanya. Disamping itu setiap warga negara hendaknya juga memahami kemungkinan segala macam ancaman terhadap eksistensi bangsa dan negara Indonesia, khususnya di masa yang akan datang. Kontribusi kita sebagai warga Negara dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI adalah dengan cara tetap patuh dan memegang teguh prinsip Pancasila. Yaitu dengan menjadikan nilai pancasila sebagai dasar Negara dalam menuntun langkah kita. Kita sebagai warga Negara dapat ikut turut serta dalam bela Negara melalui beberapa usaha bela Negara seperti pendidikan kewarganegaraan, latihan militer hingga pengabdian kita sesuai profesi kita. Dapat pula diwujudkan dalam bentuk bela Negara di bidang lingkungan, seperti jaga poskampling, menanggulangi bencana alam, hingga membantuk pertahanan sipil.

 

B. Saran

  1. Kemerdekaan yang telah kita miliki harus tetap dijaga dan dipertahankan. Sebab, meskipun bangsa Indonesia sudah merdeka, akan tetapi bukan berarti lepas dari segala bentuk ancaman baik dari luar maupun dari dalam NKRI.
  2. Hindari keinginan untuk membangun Negara dalam Negara yang dapat memecah persatuan dan kesatuan NKRI. Bahwasanya kepentingan Negara Indonesia merupan kepentingan yang harus lebih diutamakan dari pada kepentingan kelompok tertentu.
  3. Mulailah membela Negara dari hal terkecil yang dapat kita lakukan dari lingkungan terdekat kita. Sebagai pelajar hendaknya kita belajar yang rajin, menghormati guru, dan saling  menghargai teman. Begitu pula dengan guru sebagai pendidik hendaklah memperhatikan anak didiknya, sejauh mana perkembangan ilmunya dan harus terus meningkatkan dan memupuk jiwa nasionalis anak didik.

             

DAFTAR PUSTAKA

 

  • Abidin, Zainal., dkk. 2014. Buku Ajar Pendidikan Bela Negara. Jawa Timur: UPN “Veteran” Jawa Timur.
  • Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia  Nomor IV/MPR/1999 tentang Garis-garis Besar Haluan Negara Tahun 1999-2004.
  • Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia  Nomor VI/MPR/2000 tentang Pemisahan Tentara Nasiona Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.
  • Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia  Nomor VII/MPR/2000 tentang Peran Tentara Nasiona Indonesia dan Peran Kepolisian Negara Republik Indonesia.
  • Menhan. 2015. Hak dan Kewajiban Rakyat Dalam Bela Negara. Tersedia: http://www.republika.co.id/berita/nasional/hukum/15/10/19/nwghaw282menhan-hak-dan-kewajiban-rakyat-untuk-bela-negara. Diakses pada 20 Oktober 2015.
  • Rukmini, Manis. 2011. Bela Negara. Makalah. Program Diploma Manajemen Informatika STMIK Amikom Yogyakarta. Tersedia: http://research.amikom.ac.id/index.php/DMI/article/viewFile/6398/3829. Diakses pada 15 Oktober 2015.
  • Sunarso, dkk. 2013. Pendidikan Kewarganegaraan: PKn untuk Perguruan Tinggi. Cetakan Kedua. Yogyakarta: UNY Press.
  • Sutarman. 2011. Persepsi dan Pengertian Pembelaan Negara Berdasarkan UUD 1945 (Amandemen). Jurnal Magistra No. 75 Th. XXIII Maret 2011.
  • Undang – Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
  • Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.
  • Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 1982 tentang Pokok-pokok Pertahanan Keamanan Negara.
  • Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2002 tentang Pertahanan Negara.
  • Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia.

 

Peran Pendidikan Karakter Dalam Pembentukan Sumber Daya Manusia

PERAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBENTUKAN SUMBER DAYA MANUSIA BERKUALITAS DALAM MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA)

Sebagai Ujian Akhir Semester Mata Kuliah: Bahasa Sebagai Sarana Komunikasi Ilmiah

Oleh:

Naufal Zaki (1818154677)

Kelas G 2015

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR

FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA

2018

 

 

Pendidikan adalah pembelajaran pengetahuan, keterampilan, dan kebiasaan sekelompok orang yang diturunkan dari satu generasi ke generasi berikutnya melalui pengajaran, pelatihan, atau penelitian. Pendidikan sering terjadi di bawah bimbingan orang lain, tetapi juga memungkinkan secara otodidak. Etimologi kata pendidikan itu sendiri berasal dari bahasa Latin yaitu ducare, berarti “menuntun, mengarahkan, atau memimpin” dan awalan e, berarti “keluar”. Jadi, pendidikan berarti kegiatan “menuntun ke luar”. Setiap pengalaman yang memiliki efek formatif pada cara orang berpikir, merasa, atau tindakan dapat dianggap pendidikan.Pendidikan merupakan usaha sadar untuk memanusiakan manusia. Usaha sadar berarti bahwa kegiatan pendidikan itu dirancang untuk mencapai suatu tujuan. Tujuan pendidikan itu sangat beragam dan tergantung pada jalur, jenjang, dan jenis pendidikan yang diselenggarakan.[1]

Tujuan pendidikan nasional yang dirumuskan dalam UU SISDIKNAS adalah untuk mengembangkan potensi anak didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Namun faktanya, Idealisme pada pendidikan mengedepankankan nilai-nilai humanisme yang mendasar sehingga dengan niai-nilai tersebut mampu menbentuk manusia-manusia yang berkualitas. Banyak realita di lapangan yang menunjukkan bahwa kualitas manusia Indonesia sebagai sumber daya yang potensial masih jauh dari harapan. Hal ini terjadi akibat rendahnya kualitas pendidikan di Indonesia. Paparan Menteri pendidikan. Anies Baswedan, yang disampaikan pada silahturahmi dengan kepala dinas Jakarta pada 1 Desember 2014, menyatakan bahwa pendidikan di Indonesia berada dalam posisi gawat darurat. Beberapa kasus yang menggambarkan kondisi tersebut diantaranya adalah: “ (1) rendahnya layanan pendidikan di Indonesia,(2) rendahnya mutu pendidikan di Indonesia, (3) rendahnya mutu pendidikan tinggi di Indonesia, (4) rendahnya kemampuan literasi anak-anak Indonesia.”[2]

Untuk mengentas masalah SDM di Indonesia, transformasi pendidikan merupakan suatu keniscayaan karena dengan ini pendidikan manusia Indonesia seutuhnya dapat terlaksana.         Dengan terlaksananya pendidikan manusia seutuhnya, pendidikan akan mampu mencetak anak-anak bangsa yang potensial dan siap berperan aktif dalam masyarakat dunia. Sebagai generasi yang potensial, empat pilar pendidikan dapat terintegrasi dalam diri mereka yang nantinya memberikan kesejahteraan bagi kehidupan mereka di masa depan. Menurut UNESCO empat pilar tersebut adalah: learning to know, learning to do, learning, tobe, dan learning to live together.[3]

Dengan pendidikan, segenap potensi diri dari seorang individu akan dapat berkembang dengan baik karena segenap kompetensi yang dimiliki oleh manusia akan diolah dengan baik sehingga cita-cita mulia dari pelaksanaan pendidikan untuk menghasilkan manusia-manusia yang berkualitas; manusia yang mulia dan berkompetensi akan dapat terwujud. Hal ini senada dengan Soltis (2000) yang mengungkapkan bahwa: “Pendidikan membawa kesadaran tentang pernyataan pikiran yang diharapkan dalam perilaku yang bermoral, ini merupakan suatu proses netral berperan sebagai sarana yang berharga maka anak-anak harus dididik guna melengkapi mereka dengan pekerjaan untuk meningkatkan produktifitas dalam masyarakat.”[4]

Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) adalah salah satu bentuk pasar dunia dalam lingkup Asia. Dengan adanya MEA akan terjadi perdagangan barang, jasa, modal dan investasi yang bergerak bebas tanpa halangan secara geografis diharapkan pertumbuhan ekonomi di kawasan ini menjadi merata dan menjelma menjadi pasar dunia. Kesiapan Indonesia sangat diperlukan menghadapi MEA bila tidak ingin bangsa Indonesia hanya akan menjadi pangsa pasar bagi negara ASEAN lainnya. Kesiapan Indonesia diperlukan tidak hanya pada proteksi produk dalam negeri namun juga pada sisi dunia ketenagakerjaan. Angkatan kerja yang terampil penting untuk dapat memanfaatkan semua kesempatankesempatan ini. Tanpa komposisi angkatan kerja yang tepat dan terampil, penyatuan pasar ASEAN berpeluang menimbulkan lebih banyak masalah ketimbang kesempatan.[5]

Keberadaan MEA memberikan dampak baik dampak positif maupun negative.Dilihat dari dampak positifnya, MEA memacu pertumbuhan investasi baik dari luar maupun dalam negeri sehingga akan membuka lapangan pekerjaan baru. Sehingga penduduk Indonesia akan mendapatkan kesempatan untuk mencari pekerjaan di negara ASEAN lainnya dengan aturan yang relatif akan lebih mudah.

Adapun dampak negatif dari MEA, yaitu keberadaan MEA mendorong adanya pasar barang dan jasa secara bebas. Hal tersebut akan mengakibatkan tenaga kerja asing dengan mudah masuk dan bekerja di Indonesia sehingga mengakibatkan persaingan tenaga kerja yang semakin ketat di bidang ketenagakerjaan. Para tenaga kerja dari negara MEA yang memiliki kompetensi kerja yang lebih tinggi, tentunya akan memiliki kesempatan lebih luas untuk mendapatkan keuntungan ekonomi di dalam  MEA.Hal inilah yang akan menjadi ujian baru bagi masalah dunia ketenagakerjaan di Indonesia sebagai suatu bangsa yang sedang berkembang dengan kualitas SDM yang rendah.[6]

Permasalahan SDM di Indonesia menjadi semakin kompleks terindikasi dengan banyaknya lulusan –lulusan pendidikan formal dari berbagai jenjang yang tidak terserap dalam dunia kerja. disebabkan oleh banyak faktor diantaranya;

1) jumlah penduduk yang semakin hari semakin bergejolak, 2) pertumbuhan angkatan kerja lebih besar ketimbang ketersediaan lapangan kerja, 3) ditribusi penduduk antar daerah tidak merata, 4) ketidaksesuaian kompetensi SDM dengan pasar kerja, distribui informasi tentang pasar kerja yang lambat atau timpang, tingginya tingkat pengangguran.[7]

Terbatasnya kesempatan kerja dan ketidakmampuan menciptakan lapangan kerja menimbulkan adanya pengangguran pada usia kerja dari berbagai latar belakang tingkat pendidikan. Selanjutnya, menjadi pertanyaan yang serius juga antara kesesuaian lulusan pendidikan tinggi dengan dunia kerja di Indonesia bila dilihat dari capaian para lulusan pendidikan tinggi Indonesia dalam dunia kerja apabila banyak dari lulusan perguruan tinggi di Indonesia yang bekerja diberbagai sektor dengan pertumbuhan yang lambat.17 Ini menunjukkan adanya mata rantai yang putus antara pendidikan tinggi dan dunia kerja. Perguruan tinggi belum mampu menghasilkan lulusan dengan harga jual yang tinggi berbekal dengan ilmu yang telah dipelajari meskipun secara umum lulusan pendidikan tinggi memiliki peluang kerja lebih besar dibanding lulusan tingkat SMA, SMP, ataupun SD.

Saat ini masyarakat Indonesia berada pada lingkungan global yang sangat dinamis dan kompleks yang akan menghadapi faktor-faktor yang berpengaruh langsung maupun tidak langsung terhadapi kehidupan masyarakat. Salah satu aspek penting yang harus dipersiapkan dalam menghadapi lingkungan global AEC tersebut adalah dengan mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten. Kualitas sumber daya manusia merupakan faktor penentu keberhasilan pembangunan dan kemajuan suatu bangsa. Persiapan sumber daya manusia yang kompeten tersebut dapat dimulai dari peran dan kesiapan mahasiswa sebagai kaum intelektual muda bangsa.

Dengan memiliki inovasi dan kretivitas, mahasiswa juga dapat berperan sebagai wirausaha muda yang memiliki daya kreativitas dan inovasi yang mampu bersaing dengan mahasiswa dari negara lain. Sehingga dengan menjadi wirusaha muda, mahasiswa akan membantu dalam penciptaan lapangan kerja baru dan menumbuhkan sikap pada setiap pribadi mahasiswa untuk menjadi job creator bukan sebagai job seeker sehingga akan mampu menciptakan produk-produk baru yang inovatif, bernilai daya guna tinggi dan tidak kalah dalam bersaing dengan negara-negara lain.

Dengan adanya AEC 2015, maka akan terbuka kesempatan kerja seluas-luasnya bagi warga negara ASEAN. Setiap warga negara di ASEAN dapat dengan mudah keluar masuk ke negara-negara AEC untuk mendapatkan pekerjaan tanpa adanya hambatan dari negara yang dituju. Pembahasan yang menyangkut tenaga kerja di era AEC yang telah dirumuskan dalam AEC blue print hanya terbatas pada pengaturan khusus untuk tenaga kerja terampil tidak ada pembahasan menyangkut tenaga kerja tidak terampil. Seperti yang diketahui tenaga kerja terampil adalah tenaga kerja yang mempunyai keterampulan dan keahlian khusus serta pengetahuan dan kemampuan di bidang-bidang tertentu. Dalam hal ini sangat jelas bahwa tenaga kerja terampil (skilled labour) yang sangat diperlukan dalam AEC sehingga mahasiswa harus memiliki keterampilan dan keahlian untuk memenangkan persaingan di AEC.

Dari paparan contoh diatas menunjukkan bahwa tuntutan SDM yang terampil dan berkualitas merupakan syarat mutlak agar bangsa Indonesia tidak hanya menjadi pangsa pasar bagi negara-negara ASEAN lainnya namun ikut serta sebagai pelaku utama dalam ajang pasar dunia.

untuk membentuk karakter peserta didik juga dapat dilakukan dengan cara merancang manajemen sekolah yang berbasis karakter. Manajemen pada dasarnya merupakan suatu proses penggunaan sumber daya secara efektif untuk mencapai sasaran atau tujuan tertentu. Sementara itu, manajemen pendidikan sebagai tugas atau yang di sekolah disebut manajemen sekolah adalah fungsi-fungsi manajemen yang mengelola bidang tugas peserta didik, kurikulum, tenaga pendidik dan kependidikan, pembiayaan pendidikan, sarana dan prasarana, serta hubungan masyarakat (humas).

Menurut Kemendiknas pendidikan karakter di sekolah sangat terkait dengan manajemen atau pengelolaan sekolah. Pengelolaan yang dimaksud adalah bagaimana pendidikan karakter direncanakan, dilaksanakan, dan dikendalikan dalam kegiatan-kegiatan di sekolah secara memadai. Pengelolaan tersebut antara lain meliputi nilai-nilai yang perlu ditanamkan, muatan kurikulum, pembelajaran, penilaian, pendidik dan tenaga kependidikan, dan komponen terkait lainnya.  Sekolah sebagai sebuah lembaga pendidikan dapat dikategorikan sebagai lembaga industri mulia (noble industry) karena mengembang misi ganda yaitu profit dan sosial. Misi profit yaitu untuk mencapai keuntungan. Kemudian misi sosial bertujuan untuk mewariskan dan menginternalisasikan nilai-nilai luhur. Nilai-nilai luhur yang ditanamkan melalui pendidikan karakter. Sekolah diharapkan mampu melakukan perencanaan, kegiatan, dan evaluasi terhadap tiap-tiap komponen pendidikan yang di dalamnya memuat nilai-nilai karakter secara terintegrasi (terpadu). Sekolah dapat melaksanakan pendidikan karakter yang terpadu dengan sistem pengelolaan sekolah itu sendiri.[8] Menurut saya, maksud dari kalimat diatas adalah sekolah mampu merencakan pendidikan (program dan kegiatan) yang menanamkan nilai-nilai karakter, melaksanakan program dan kegiatan yang berkarakter, dan melakukan pengendalian mutu sekolah secara berkarakter. Keterkaitan antara berbagai komponen, proses manajemen berbasis sekolah dan nilai-nilai karakter yang melandasinya meliputi nilai ketuhanan, kebersamaan, lingkungan, kebangsaan, dan diri sendiri.

Kualitas kehidupan sekolah biasanya tampak dalam bentuk bagaimana pemimpin sekolah, pendidik dan tenaga kependidikan bekerja, belajar, dan berhubungan satu sama lainnya sebagaimana telah menjadi tradisi sekolah.[9] Pendapat lain menyatakan bahwa pengembangan nilai-nilai dalam pendidikan karakter melalui budaya sekolah mencakup semua kegiatan-kegiatan yang dilakukan kepala sekolah, guru, konselor, tenaga administrasi dan office boy keika berkomunikasi dengan peserta didik dan menggunakan fasilitas sekolah.[10]

Pengembangan budaya sekolah dan pusat kegiatan belajar dilakukan melalui kegiatan pengembangan diri, yaitu: (1) Kegiatan rutin, yaitu kegiatan yang dilakukan peserta didik secara terus menerus dan konsisten setiap saat. Misalnya kegiatan upacara hari Senin, upacara besar kenegaraan, pemeriksaan kebersihan badan,dan piket kelas; (2) Kegiatan spontan yang dilakukan peserta didik secara spontan pada saat itu juga, misalnya, mengumpulkan sumbangan ketika ada teman yang terkena musibah atau Prosiding Seminar Nasional Inovasi Pendidikan Inovasi Pembelajaran Berbasis Karakter dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 279 sumbangan untuk masyarakat ketika terjadi bencana; (3) Keteladanan yang merupakan perilaku, sikap guru,tenaga kependidikan dan peserta didik dalam memberikan contoh melalui tindakan-tindakan yang baik sehingga diharapkan menjadi panutan bagi peserta didik lain. Misalnya nilai disiplin (kehadiran guru yang lebih awal dibanding peserta didik), kebersihan, kerapihan, kasih sayang, kesopanan, perhatian, jujur, dan kerja keras dan percaya diri; (4) Pengkondisian yaitu penciptaan kondisi yang mendukung keterlaksanaan pendidikan karakter, misalnya kebersihan badan dan pakaian,toilet yang bersih, tempat sampah, halaman yang hijau dengan pepohonan, poster kata-kata bijak di sekolah dan di dalam kelas. Dalam proses pendidikan dikenal dua kegiatan yang elementer, yaitu kegiatan intrakurikuler dan kegiatan ekstrakurikuler.[11] Kegiatan intrakurikuler merupakan kegiatan pokok pendidikan yang didalamnya teradi proses belajar mengajar antara peserta didik dan pendidik untuk mendalami materi-materi ilmu pengetahuan. Sementara kegiatan ekstrakurikuler dapat diartikan sebagai kegiatan pendidikan yang dilakukan di luar jam pelajaran tatap muka yang dilaksanakan di dalam dan atau di luar lingkungan sekolah untuk memperluas pengetahuan, meningkatkan keterampilan, dan menginternalisasi nilai-nilai atau aturan-aturan agama serta norma-norma sosial, baik lokal, nasional, maupun global untuk membentuk insan paripurna.

Adapun tujuan kegiatan ekstrakurikuler sesuai dengan tujuan yang tercantum dalam Permendiknas Nomor 39 Tahun 2008 yaitu, (1) Mengembangkan potensi peserta didik secara optimal dan terpadu yang meliputi bakat, minat, dan kreativitas; (2) Memantapkan kepribadian peserta didik untuk mewujudkan ketahanan sekolah sebagai lingkungan pendididkan sehingga terhindar dari usaha dan pengaruh negatif dan bertentangan dengan tujuan Pendidikan; (3) Mengaktualisasikan potensi peserta didik dalam pencapaian prestasi unggulan sesuai bakat dan minat; (4) Menyiapkan peserta didik agar menjadi warga masyarakat yang berakhlak mulia, demokratis, menghormati hak-hak asasi manusia dalam rangka mewujudkan masyarakat yang madani (civil society).[12]

Pendidikan Nasional berfungsi dan bertujuan untuk membentuk karakter (watak) peserta didik menjadi insan kamil atau manusia sempurna.[13] Dalam UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada Pasal 3 menyatakan bahwa fungsi Pendidikan Nasional adalah untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, dan bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga yang demokratis, serta bertanggungjawab.

MEA menuntut setiap negara di wilayah ASEAN memiliki sumber daya manusia yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan atau intelektualitas tetapi juga berkepribadian baik, artinya memiliki karakter yang sesuai dengan nilai budaya dan karakter bangsanya. Salah satu peran pendidikan karakter dalam pembentukan SDM yang berkualitas dalam menghadapi MEA yaitu menjadikan perilaku peserta didik yang sesuai dengan nilai-nilai yang dikembangkan oleh sekolah.

Nilai-nilai yang dikembangkan oleh sekolah ditanamkan melalui kegiatan intrakurikuler dan ekstrakurikuler agar peserta didik terbiasa mengaplikasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari sehingga terbentuklah perilaku peserta didik yang baik sebagai bekal dalam kehidupan bermasyarakat. Peran pendidikan karakter dalam pembentukan SDM yang berkualitas dalam menghadapi MEA juga dapat meningkatkan kecerdasan emosi dan spiritual peserta didik. Kecerdasan emosional adalah gabungan kemampuan emosional dan sosial. Seseorang yang mempunyai kecerdasan emosional akan mampu menghadapi masalah yang terjadi dalam kehidupan karena biasanya orang yang mempunyai kecerdasan emosional mempunyai kesadaran akan emosinya.

Selanjutnya, peran pendidikan karakter dalam menghadapi MEA yaitu menguatkan dan mengembangkan nilai-nilai kehidupan yang sesuai dengan karakter dan budaya bangsa. Tujuan pertama pendidikan karakter adalah memfasilitasi penguatan dan pengembangan nilai-nilai tertentu sehingga terwujud perilaku anak, baik pada saat masih bersekolah, maupun setelah lulus. Penguatan dan pengembangan memiliki makna bahwa pendidikan dalam settingsekolah bukan merupakan dogmatisasi nilai, tetapi sebuah proses yang membawa peserta didik agar memahami dan merefleksi pentingnya mewujudkan nilai-nilai dalam perilaku keseharian (Wiyani, 2013: 71).[14]

 

DAFTAR PUSTAKA

Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (APTISI), 2014, Seminar Nasional Kesiapan Perguruan Tinggi Di Indonesia dalam Memasuki Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015. Akses online pada 1 Juli 2018.

Angga Dunia Saputra. 2014. Asean Economic Community (AEC) 2015; Seberapa Siapkah Mahasiswa. Akses Online Himpunan Pengusaha Muda Indonesia. PT. Universitas Indonesia. Akses online pada 1 Juli 2018.

Bagus Prasetyo, 2018 “Menilik Kesiapan Dunia Ketenagakerjaan Indonesia Menghadapi MEA”. Rechtsvinding online Journal. Akses online pada 1 Juli 2018.

Kualitas tenaga kerja. http://digilib.uinsby.ac.id/508/3/Bab%202, diakses online pada 1 Juli 2018.

Pembelajaran abad 21.http://edukasi101.com/innovated-pembelajaran-abadke- 21-dan-transformasi-pendidikan, diakses online pada 1 Juli 2018.

Adiministrator, 2008. Wardiman Kembali Ingatkan Link and Match., http://archive.web.dikti.go.id. Diakses online pada 1 Juli 2018.

 

Upaya Mempertahankan Kemerdekaan Indonesia

UPAYA MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN

INDONESIA

BAB I

PENDAHULUAN

 

 

  1. Latar Belakang

Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 bukanlah akhir perjuangan bangsa Indonesia. Akan tetapi, ia adalah awal perjuangan baru bangsa ini dalam membangun sebuah tatanan berbangsa dan bernegara. Kemerdekaan Indonesia merupakan hasil kerja keras dari seluruh wilayah Indonesia.

Pasca proklamasi, Indonesia berupaya untuk mempertahankan kedaulatan sebagai bangsa yang merdeka. Indonesia coba membuktikan bahwa proklamasi yang telah dilakukan bukanlah isapan jempol semata, akan tetapi merupakan cita-cita yang akan dibuktikan dengan realita.

Upaya bangsa Indonesia untuk memepertahankan kemerdekaan dilakukan melalui 2 cara, yaitu upaya diplomasi dan fisik (konfrontasi). Salah satu upaya mempertahankan keutuhan RI melalui jalur diplomasi yaitu diadakannya perjanjian-perjanjian.

Melalui diplomasi, bangsa Indonesia berupaya menunjukkan kepada dunia Internasional bahwa kemerdekaan dan kedaulatan yang telah diraih bangsa Indonesia pantas untuk dibela dan dipertahankan.

 

  1. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas maka rumusan masalah pada makalah ini adalah sebagai berikut :

  1. Apa yang dimaksud dengan perjuangan diplomasi ?
  2. Bagaimana perjuangan diplomasi pasca proklamasi kemerdekaan ?

 

  1. Tujuan
  2. Mengetahui apa itu perjuangan diplomasi.
  3. Mengetahui perjuangan diplomasi pasca kemerdekaan.

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

 

  1. Pengertian Perjuangan Diplomasi

Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaannya memiliki dua cara, yakni dengan cara konfrontasi dan diplomasi. Perjuangan konfrontasi atau fisik diwujudkan dengan melakukan berbagai perlawanan di beberapa daerah di Indonesia. Sedangkan perjuangan diplomasi diwujudkan dengan cara mengadakan perundingan-perundingan untuk mendapat pengakuan internasional atas merdekanya Indonesia.

 

  1. Upaya Mempertahankan Kemerdekaan Melalui Perjuangan Diplomasi

Berikut ini beberapa perjuangan diplomasi yang telah Indonesia lakukan :

  1. Pertemuan Soekarno-van Mook

Pada tanggal 25 Oktober 1945, Letnan Jendral Sir Philip Christison memprakarsai pertemuan antara Presiden Soekarno dengan Letnan Gubernur van Mook. Dalam pertemuan tersebut Indonesia diwakili oleh Soekarno, Mohammad Hatta, Ahmad Soebardjo, dan H. Agus Salim, sedangkan pihak Belanda diwakili oleh van Mook dan van Der Plas. Dalam pertemuan tersebut, tidak ada hasil yang disepakati. Presiden Soekarno menginginkan pengakuan hak rakyat Indonesia untuk menentukan nasibnya sendiri. Sedangkaan van Mook menginginkan agar Indonesia masuk ke dalam negara persemakmuran Belanda.

  1. Perundingan Sjahrir-van Mook

Pada tanggal 10 februari 1946, diadakan pertemuan kedua antara Sjahrir dengan van Mook. Saat itu Indonesia diwakili oleh perdana mentri sjahrir dan Belanda diwakili oleh van Mook yang ditengahi oleh diplomat Inggris yang bernama Sir Archibald Clarck Kerr.

 

Pada pertemuan tersebut van Mook menyampaikan pendapat sebagai berikut :

  1. Indonesia akan menjadi negara commonwealth berbentuk feredasi yang memiliki pemerintahan sendiri di dalam lingkungan Kerajaan Belanda.
  2. Urusan dalam negeri dijalankan oleh Indonesia, sedangkan urusan luar negeri dijalankan oleh pemerintah Belanda.

Pada tanggal 12 Maret 1946, perdana menteri sjahrir membalas usulan van Mook yang berisi sebagai berikut :

  1. Republik Indonesia harus diakui sebagai negara yang berdaulat penuh atas wilayah bekas Hindia Belanda.
  2. Federasi Indonesia-Belanda akan dilaksanakan pada masa tertentu dan urusan luar negeri dan pertahanan diserahkan kepada suatu badan federasi yang terdiri atas orang-orang Indonesia dan belanda.

Perbedaan pandangan dan pendapat antara kedua tokoh tersebut tidak bisa disatukan sehingga tidak menghasilkan apa-apa. Pada tanggal 27 maret 1946, sutan sjahrir mengajukan usul baru kepada van Mook seperti pemerintahan Belanda mengakui kedaulatan de facto Republik Indonesia atas Jawad an Sumatra, Republik Indonesia dan Belanda bekerja sama membentuk Republik Indonesia Serikat (RIS). RIS bersama-sama dengan Nederland, Suriname, dan Curacao menjadi peserta dalam ikatan negeri Belanda.

  1. Perundingan Hooge Veluwe

Perundingan ini dilaksanakan di Hooge Veluwe, Belanda pada tanggal 14-25 April 1946. Diplomasi ini merupakan kelanjutan dari pembicaraan-pembicaraan yang telah disetujui bersama oleh Sjahrir dan Van Mook pada 27 Maret 1946. Adapun para delegasi dalam perundingan ini diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Delegasi Indonesia diwakili oleh Mr. Suwandi, dr. Sudarsono, dan Mr. A.K. Pringgodigdo.
  2. Delegasi Belanda diwakili oleh Dr. Van Mook, Prof. Logemann, Dr. Idenburgh, Dr. Van Royen, Prof. Van Asbeck, Sultan Hamid II, dan Surio Santosa.
  3. Pihak sekutu sebagai penengah diwakili oleh Sir Archibald Clark Kerr.

Namun, perundingan ini tidak menghasilkan apapun karena Belanda menolak konsep hasil pertemuan antara Sjahrir dan Van Mook di Jakarta. Pihak Belanda tidak mau mengakui kedaulatan RI atas Jawa dan Sumetera secara Defacto. Belanda hanya mengakui kedaulatan RI atas Jawa dan Madura dan daerah-daerah yang diduduki oleh sekutu.

Dengan tidak ditemukannya kesepakatan dalam perundingan ini membuat hubungan Indonesia dan Belanda terputus. Namun, Van Mook tetap berupaya mengajukan beberapa usulan kepada pemerintahan Indonesia. Adapun isi dari usulan Van Mook tersebut adalah :

  1. Belanda mengakui Republik Indonesia sebagai bagian dari negara persemakmuran (gemeennebest) yang berbentuk federasi.
  2. Indonesia menjadi negara Persemakmuran seperti Nederland, Suriname, dan Curacao yang merupakan bagian dari kerajaan Belanda.
  3. Belanda mengakui secara de facto kekuasaan RI meliputi Jawa, Madura, dan Sumatera.

Akan tetapi usulan-usualan tersebut ditolak oleh pemerintah Indonesia karena dianggap tidak menguntungkan bagi pihak Indonesia.

  1. Konferensi Malino

Australia menyerahkan kembali wilayah Indonesia Timur kepada Belanda pada tanggal 15 juli 1946. Dengan demikan, NICA mendapatkan wilayah Indonesia timur secara de facto dan de jure. Segera setelah penyerahan ini, atas prakarsa Dr. H.J. van Mook diadakan Konferensi Malino yang berlangsung di Malino, Sulawesi Selatan pada tanggal 15-25 Juli 1946.

Konferensi ini dihadiri oleh 39 orang dari 15 daerah dari Kalimantan (Borneo) dan Timur Besar (De Groote Oost) dengan tujuan membahas rencana pembentukan negara-negara bagian yang berbentuk federasi di Indonesia serta rencana pembentukan negara yang meliputi daerah-daerah di Indonesia bagian Timur. Peraturan pembentukan negara-negara bagian diputuskan dalam konferensi berikutnya di Denpasar, Bali. Sebelum itu akan dilangsungkan konferensi dengan wakil golongan minoritas di Pangkal Pinang, Pulau Bangka.

  1. Perundingan Linggarjati

Perundingan Linggarjati berlangsung tanggal 10 November 1946 di Linggarjati. Perundingan Linggarjati merupakan perundingan antara RI dengan Komisi Umum Belanda. Delegasi Republik Indonesia dipimpin oleh PM. Syahrir. Delegasi Belanda dipimpin oleh Schermerhorn. Perundingan Linggarjati dipimpin oleh Lord Killearn, seorang diplomat Inggris.

Hasil  Perundingan Linggarjati adalah sebagai berikut;

  1. Belanda mengakui secara de facto Republik Indonesia dengan wilayah kekuasaan yang meliputi Sumatera, Jawa, dan Madura. Belanda harus sudah meninggalkan daerah de facto paling lambat tanggal 1 Januari 1949.
  2. Republik Indonesia dan Belandaakan bekerja sama dalam membentuk Negara Indonesia Serikat, dengan nama Republik Indonesia Serikat, yang salah satu negara bagiannya adalah Republik Indonesia.
  3. Republik Indonesia Serikat dan Belanda akan membentuk Uni Indonesia Belanda dengan Ratu Belanda sebagai ketuanya.

 

Perundingan Linggarjati bagi Belanda hanya dijadikan alat untuk mendatangkan pasukan yang lebih banyak dari negerinya. Untuk memperoleh dalil guna menyerang Republik Indonesia mereka mengajukan tuntutan seperti :

  1. Supaya dibentuk pemerintaha federal sementara yang akan berkuasa di Indonesia sampai pembentukan Republik Indonesia Serikat. Hal ini berarti Republik Indonesia ditiadakan.
  2. Pembentukan gendermeri (pasukan keamanan) bersama yang akan masuk ke daerah Republik Indonesia.

Republik Indonesia menolak usul itu karena bila setuju itu sama dengan menghancurkan diri sendiri. Penolakan itu menyebabkan Belanda melakukan agresi militer terhadap Republik Indonesia. Agresi militer yang dilakukan Belanda mendapatkan reaksi keras dari dunia internasional. Aksi tersebut menyebabkan Dewan Keamanan PBB membentuk suatu badan komisi jasa-jasa baik yang kemudian di sebut Komisi Tiga Negara.

  1. Perundingan Renville

Perundingan Renville dilaksanakan di atas Geladak Kapal UUS Renville milik Amerika Serikat tanggal 17 Januari 1948. Dalam perundingan tersebut, pemerintah Indonesia diwakili oleh Perdana Menteri Amir Syarifuddin. Sedangkan Belanda diwakili oleh Abdul Kadir Widjojoatmodjo, dan dari KTN (mediator) di wakili oleh Dr. Frank Graham. Hasil perundingan tersebut adalah:

  1. Wilayah Indonesia diakui berdasarkan garis demarkasi (garis van Mook).
  2. Belanda tetap berdaulat atas seluruh wilayah Indonesia sampai Republik Indonesia Serikat terbentuk.
  3. Kedudukan RIS dan Belanda sejajar dalam Uni Indonesia-Belanda.
  4. RI merupakan bagian dari RIS.
  5. Pasukan RI yang berada di daerah kantong harus ditarik ke daerah RI.

Pada tanggal 18 Desember 1948, Dr. Beel menyatakan bahwa pihak Belanda tidak mengakui dan tidak terikat lagi dengan Perjanjian Renville. Sehingga, Belanda merasa bebas melaksanakan agresi terhadap Republik Indonesia.

Agresi Militer Belanda II terjadi pada tanggal 19 Desember 1948 dengan sasaran Ibukota Yogyakarta. Dalam waktu yang relative singkat, Yogyakarta dapat dikuasai oleh Belanda. Presiden Soekarno, Wakil Presiden Mohammad Hatta, dan Agus Salim di tawan Belanda. Hal tersebut membuat pemerintahan RI membentuk Pemerintahan Darurat Sementara Republik Indonesia di Bukit Tinggi.

  1. Perundingan Roem-Royen

Terjadinya Agresi Militer Belanda menimbulkan reaksi yang cukup keras dari Amerika Serikat dan Inggris, bahkan PBB. Hal ini tidak lepas dari kemampuan pada diplomat Indonesia dalam memperjuangkan dan menjelaskan realita di PBB. Salah satunya adalah L.N. Palar. Sebagai reaksi dari Agresi Militer Belanda, PBB memperluas kewenangan KTN.

Komisi Tiga Negara diubah namanya menjadi UNCI. UNCI kependekan dari United Nations Commission for Indonesia. UNCI dipimpin oleh Merle Cochran (Amerika Serikat) dibantu Critchley (Australia) dan Harremans (Belgia). Hasil kerja UNCI di antaranya mengadakan Perjanjian Roem-Royen antara Indonesia Belanda. Perjanjian Roem-Royen diadakan tanggal 14 April 1949 di Hotel Des Indes, Jakarta. Sebagai wakil dari PBB adalah Merle Cochran (Amerika Serikat), delegasi Republik Indonesia dipimpin oleh Mr. Moh. Roem, sedangkan delegasi Belanda dipimpin oleh van Royen. Dalam perundingan Roem-Royen, masing-masing pihak mengajukan statement. Akhirnya diperoleh kesepakatan yang ditandatangani tanggal 7 Mei 1949. Kesepakatan tersebut antara lain:

  1. Pemerintah RI dan Belanda sepakat untuk menghentikan tembak-menembak dan bekerja sama untuk menciptakan keamanan.
  2. Pemerintah Belanda akan segera mengembalikan pemerintah Indonesia ke Yogyakarta.
  3. Kedua belah pihak sepakat untuk menyelenggarakan Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag, Belanda.

Sebagai pelaksanaan dari hasil perundingan Roem-Royen maka pada tanggal 29 Juni 1949, pasukan Belanda ditarik mundur ke luar Yogyakarta kemudian TNI masuk ke Yogyakarta. Selanjutnya, secara bertahap pemimpin RI kembali ke Yogyakarta.

  1. Konferensi Inter-Indonesia

Delegasi RI dalam Konferensi Inter-Indonesia dipimpin oleh Perdana Menteri Moh. Hatta, sedangkan BFO dipimpin oleh Sultan Hamid II dari Pontianak. Konferensi ini dilaksanakan dua tahap.

  1. Konferensi Inter-Indonesia Pertama

Konferensi ini berlangsung di Yogyakarta pada tanggal 19-22 Juli 949. Dalam konferensi tahap pertama telah disepakati hal-hal sebagai berikut :

  • Negara Indonesia serikat disetujui dengan nama Republik Indonesia Serikat (RIS) berdasarkan demokrasi dan federalisme (serikat)
  • RIS dikepalai oleh Presiden dibantu oleh menteri-menteri yang bertanggung jawab kepada Presiden.
  • RIS menerima penyerahan kedaulatan, baik dari Republik Indonesia maupun dari kerajaan Belanda.
  • Angkatan perang RIS adalah angkatan perang nasional dan Presiden RIS adalah Panglima Tertinggi Angkatan Perang RIS.
  • Pembentukan Angkatan Perang RIS semata-mata soal bangsa Indonesia sendiri.
  1. Konferensi Inter-Indonesia Kedua

Konferensi ini di Jakarta berlangsung pada tangal 31 Juli – 2 Agustus 1949 di Gedung Pejambon, Jakarta. Keputusan yang telah diambil adalah sebagai berikut:

  • Bendera RIS adalah Merah Putih.
  • Lagu kebangsaan Indonesia Raya.
  • Bahasa resmi RIS adalah bahasa Indonesia.
  • Presiden RIS dipilih wakil RI dan BFO.
  • Pengisian anggota MPRS diserahkan kepada kebijakan negara–negara bagian yang jumlahnya 16 negara.
  • Membentuk Panitia Persiapan Nasional yang bertugas mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pelaksanaan KMB.
  1. Konferensi Meja Bundar

Konferensi Meja Bundar dilaksanakan pada tanggal 23 Agustus sampai 2 November 1949 di Den Haag (Belanda). Sebagai ketua  KMB adalah Perdana Menteri Belanda, Willern Drees. Delegasi RI dipimpin oleh Drs. Moh. Hatta, BFO di bawah pimpinan Sultan Hamid II dan Pontianak, dan delegasi Belanda dipimpin Van Maarseveen sedangkan UNCI sebagai mediator dipimpin oleh Chritchley. Setalah melakukan perundingan cukup lama, pada tanggal 2 November 1949 KMB berhasil setujui. Isi dan persetujuan KMB adalah sebagai berikut :

  1. Belanda mengakui RIS sebagai negara yang merdeka dan berdaulat.
  2. Pengakuan kedaulatan selambat-lambatnya pada tanggal 30 Desember 1949.
  3. Mengenai Irian Barat penyelesaiannya ditunda satu tahun setelah pengakuan kedaulatan.
  4. Antara RIS dan kerajaan Belanda akan diadakan hubungan Uni Indonesia -Belanda yang akan dikepalai Ratu Belanda.
  5. RIS mengembalikan hak milik Belanda, memberikan konsesi, dan izin baru perusahaan.
  6. Semua hutang bekas Hindia Belanda harus dibayar oleh RIS.
  7. Kapal-kapal perang Belanda akan ditarik dari Indonesia dengan catatan beberapa korvet akan diserahkan kepada RIS.
  8. Tentara Kerajaan Belanda segera ditarik mundur, sedangkan Tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL) akan dibubarkan dengan catatan bahwa para anggotanya yang diperlukan akan dimasukkan dalam kesatuan TNI.

Pada tanggal 27 Desember 1949 dilaksanakan penandatanganan pengakuan kedaulatan secara bersamaan di Belanda dan di Indonesia. Di negeri Belanda, Ratu Juliana, Perdana Menteri Dr. Willem Dress, Menteri Seberang Lautan Mr. A.M.J. A. Sassen, dan Drs. Moh. Hatta, bersama menandatangani naskah pengakuan kedaulatan. Sedangkan di Jakarta Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Wakil Tinggi Mahkota Belanda A.H.J. Lovink menandatangani naskah pengakuan kedaulatan.

 

 

 

BAB III

PENUTUP

 

 

  1. Kesimpulan

Setelah Indonesia merdeka ternyata perjuangan nya masih belum berhenti. Bangsa Indonesia masih harus berjuang mempertahankannya yaitu dengan cara perang,perundingan dan mencari dukungan di Negara lain. Khususnya untuk mempertahankan proklamasi dengan diplomasi ini dilakukan perundingan-perundingan. Contoh-contoh perundingan tersebut ialah: Perundingan Linggarjati, Perjanjian Renville, Persetujuan Roem-Royen, Konferensi Inter-Indonesia, dan Konferensi Meja Bundar.

 

  1. Saran

Diharapkan kita sebagai bangsa Indonesia dapat mempertahankan dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia ini agar tidak terjajahi lagi dan menghargai jasa para pejuang yang telah berhasil memperjuangan Negara Indonesia ini.

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

 

http://nuni-nuns.blogspot.co.id/2015/08/perjuangan-diplomasi-indonesia-pasca.html

http://sejarah-indonesia-lengkap.blogspot.co.id/2015/11/perjuangan-diplomasi-mempertahankan-kemerdekaan.html

http://www.tugassekolah.com/2016/02/bentuk-perjuangan-diplomasi-dalam-mempertahankan-kemerdekaan.html

 

 

Makalah Pencemaran Lingkungan Hidup dan Penanggulangannya

PENCEMARAN LINGKUNGAN HIDUP

DAN PENANGGULANGANNYA

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

 

 

  • Latar Belakang

Pada umumnya manusia bergantung pada keadaan lingkungan disekitarnya yaitu berupa sumber daya alam yang dapat menunjang kehidupan sehari-hari. Sumber daya alam yang utama bagi manusia adalah tanah, air, dan udara. Tanah merupakan tempat manusia untuk melakukan berbagai kegiatan. Air sangat diperlukan oleh manusia sebagai komponen terbesar dari tubuh manusia. Untuk menjaga keseimbangan, air sangat dibutuhkan dengan jumlah yang cukup banyak dan memiliki kualitas yang baik. Selain itu, udara merupakan sumber oksigen yang alami bagi pernafasan manusia. Lingkungan yang sehat akan terwujud apabila manusia dan lingkungannya dalam kondisi yang baik.

Lingkungan hidup di Indonesia perlu ditangani dikarenakan adanya beberapa faktor yang mempengaruhinya, salah satunya yaitu adanya masalah mengenai keadaan lingkungan hidup seperti kemerosotan atau degradasi yang terjadi di berbagai daerah. Secara garis besar komponen lingkungan dapat dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok biotik (flora darat dan air, fauna darat dan air), kelompok abiotik (sawah, air dan udara) dan kelompok kultur (ekonomi, sosial, budaya serta kesehatan masyarakat).

 

  • Perumusan Masalah

Berdasarkan pada latar belakang yang telas dijelaskan, maka dapat dibuat perumusan masalah sebagai berikut:

  1. Masalah apa saja yang terjadi pada lingkungan hidup?
  2. Apa penyebab dan dampak yang ditimbulkan dari masalah lingkungan hidup?
  3. Bagaimana upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah lingkungan hidup?

 

  • Tujuan

Adapun tujuan yang dari penulisan makalah ini yaitu dapat mengetahui masalah-masalah yang terjadi pada lingkungan hidup serta upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut.

  • Metodelogi Penulisan

Pada pembuatan makalah ini metode yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dari buku-buku mengenai lingkungan hidup dan data dari internet. Sehingga apabila dalam penulisan makalah ini ada kata-kata atau kalimat yang hampir sama dari sumber atau penulis lain harap dimaklumi dan merupakan unsur ketidaksengajaan.

 

  • Sistematika Penulisan

BAB I. PENDAHULUAN

Pada bagian ini berisi tentang latar belakang, perumusan masalah, tujuan, metodelogi penulisan dan sistematika penulisan.

BAB II. LANDASAN TEORI

Berisi mengenai identifikasi kualitas lingkungan hidup dan keterbatasan ekologi dalam pembangunan.

BAB III. PEMBAHASAN

Pada bab ini menjelaskan mengenai keadaan lingkungan hidup di Indonesia berdasarkan pada observasi data melalui media elektronik yaitu internet. Masalah-masalah yang terjadi pada lingkungan hidup yaitu adanya pencemaran terhadap sungai dan laut, tanah dan hutan. Penyebab dan dampak masalah lingkungan hidup terhadap manusia, flora dan fauna. Upaya dalam mengatasi masalah lingkungan hidup.

BAB IV. PENUTUP

Berisi tentang kesimpulan dan saran terhadap hasil penulisan.

DAFTAR PUSTAKA

Berisi tentang sumber-sumber data yang diperoleh dalam penulisan makalah ini.

 

 

BAB II

LANDASAN TEORI

 

 

2.1.    Identifikasi Kualitas Lingkungan Hidup

Lingkungan biotik adalah segala makhluk hidup mulai dari organisme yang tidak kasat mata sampai pada hewan dan vegetasi raksasa yang terdapat dipermukaan bumi. Sedangkan lingkungan abiotik merupakan segala segala sesuatu yang ada di sekitar makhluk hidup yang bukan berupa organisme. Adanya keinginan untuk mencapai sasaran pembangunan yang ideal ialah membentuk manusia Indonesia seutuhnya secara material dan spiritual. Setiap pembangunan perlu mengkaji komponen yang meliputi komponen biotik, abiotik dan kultur yaitu sebagai berikut:

  1. Pembangunan berwawasan lingkungan

Merupakan pengelolaan sumber daya sebaik mungkin dengan pembangunan yang berkesinambungan serta peningkatan terhadap mutu hidup masyarakat. Sasaran pembangunan yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan pembangunan dapat menimbulkan pengaruh yang cukup besar terhadap lingkungan. Kegiatan tersebut dapat bersifat secara alamiah, kimia maupun secara fisik.

  1. Kualitas Lingkungan hidup

Yaitu dengan memperhatikan kondisi lingkungan hidup sekitar yang berhubungan dengan mutu hidup. Kualitas hidup dapat ditentukan oleh tiga komponen utama yaitu terpenuhinya kebutuhan untuk kelangsungan hidup hayati, terpenuhinya kebutuhan untuk kelangsungan hidup manusiawi dan terpenuhinya kebebasan untuk memilih. Lingkungan harus dijaga agar dapat mendukung terhadap kualitas berupa tingkat hidup masyarakat yang lebih tinggi. Lingkungan mempunyai kemampuan untuk menghasilkan sumber daya serta mengurangi zat pencemaran dan ketegangan sosial terbatas. Batas kemampuan itu disebut daya dukung. Dalam Undang-Undang Lingkungan Hidup, daya dukung lingkungan ialah kemampuan suatu lingkungan untuk mendukung peri kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya.

 

 

 

2.2.    Keterbatasan Ekologi dalam Pembangunan

Biologi lingkungan atau yang biasa dikenal dengan ekologi adalah bagian dari ilmu pengetahuan yang mempunyai hubungan erat dengan lingkungan. Ekologi berasal dari kata oikos yang berarti rumah tangga dan logos yang mempunyai arti ilmu pengetahuan. Jadi, ekologi dapat diartikan sebagai ilmu pengetahuan tentang hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan keadaan lingkungannya yang bersifat dinamis. Hubungan antara makhluk hidup dengan lingkungannya sangat terbatas terhadap lingkungan yang bersangkutan, hubungan inilah yang disebut dengan keterbatasan ekologi. Dalam keterbatasan ekologi terjadi degradasi ekosistem yang disebabkan oleh dua hal yaitu peristiwa alami dan kegiatan manusia. Secara alami merupakan peristiwa yang terjadi bukan karena disebabkan oleh perilaku manusia. Sedangkan yang disebabkan oleh kegitan manusia yaitu degradasi ekosistem yang dapat terjadi diberbagai bidang meliputi bidang pertanian, pertambangan, kehutanan, konstruksi jalan raya, pengembangan sumber daya air dan adanya urbanisasi.

 

 

BAB III

PEMBAHASAN

 

 

3.1.    Analisa Lingkungan Hidup

Berdasarkan pada data yang diperoleh, Indonesia mempunyai hutan tropis dunia sebesar 10 persen. Sekitar 12% keadaan hutan di Indonesia yang merupakan bagian dari jumlah binatang yang tergolong jenis mamalia, 16% persen merupakan bagian dari spesies amphibi dan binatang sejenis reptil dan 25% dari bagian spesies sejenis burung dan sekitar 1.519 merupakan bagian dari spesies burung. Sisanya merupakan endemik yang hanya dapat ditemui didaerah tersebut.

Penyusutan luas hutan alam yang merupakan asli Indonesia mengalami kecepatan menurunan yang cukup memprihatinkan. Menurut World Resource Institute (1997), hingga saat ini hutan asli Indonesia. Selama periode 1985-1997 kerusakan hutan mencapai 1,6 juta hektar per tahun. Pada periode 1997-2000 bertambah menjadi 3,8 juta hektar per tahun. Berdasarkan pada hasil penelitian citra landsat pada tahun 2000 terdapat 101,73 juta hektar hutan dan lahan mengalami kerusakan yang cukup serius. Diantaranya, hutan seluas 59,62 juta hektar berada dalam kawasan hutan. Menurut data yang diperoleh dari Bakornas Penanggulangan Bencana, bencana yang terjadi selama tahun 1998 hingga pertengahan 2003 data yang didapat menunjukan telah terjadi 647 bencana dengan 2022 korban jiwa dan mengalami kerugian milyaran rupiah dengan 85% merupakan bencana banjir dan longsor.

 

3.2.    Masalah-Masalah Pada Lingkungan Hidup

Dalam lingkungan hidup di Indonesia, banyak terjadi permasalahan di sungai, laut, tanah dan hutan yaitu sebagai berikut:

  1. Pencemaran Sungai dan laut

Sungai dan laut dapat tercemar dari kegiatan manusia seperti penggunaan bahan logam berat, pembuangan limbah cair kapal dan pemanfaatan air panas. Secara biologis, fisik dan kimia senyawa seperti logam tidak dapat dihancurkan. Di berbagai sektor industri dan rumah tangga seperti pemakaian bahan-bahan dari plastik.

 

  1. Pencemaran Tanah

Tanah bisa dapat tercemar apabila penggunaan secara berlebihan terhadap pupuk dan bahan pestisida. Pencemaran tanah mempunyai ciri yaitu adanya perubahan tanah menjadi kering dan keras, hal ini disebabkan oleh jumlah kandungan garam yang sangat besar yang terdapat di dalam tanah. Selain itu, pencemara tanah juga dapat disebabkan oleh sampah plastik karena pada umumnya sampah plastik tidak mengalami proses penghancuran secara sempurna.

  1. Pencemaran Hutan

Hutan juga bisa mengalami kerusakan apabila dalam pemanfaatannya tidak terkendali dengan baik. Hutan merupakan salah satu sumber daya alam yang dapat diperbaharui. Salah satu contoh pencemaran atau kerusakan hutan adalah adanya penebangan secara liar. Jika kegiatan tersebut dilakukan secara terus-menerus maka dapat mengakibatkan penggundulan hutan.

 

3.3.    Penyebab dan Dampak Masalah Lingkungan Hidup

Perubahan ekosistem lingkungan yang paling utama disebabkan oleh perilaku masyarakat yang kurang baik dalam pemanfaatan sumber-sumber daya dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya. Hal inilah yang menyebabkan adanya perubahan ekosistem. Perubahan ekosistem suatu lingkungan terjadi dengan adanya kegiatan masyarakat seperti pemanfaatan lahan yang dijadikan sebagai daerah pertanian sehingga dapat mengurangi luas lahan lainnya. Adanya pertambahan jumlah penduduk dalam memanfaatkan lingkungan akan membawa dampak bagi mata rantai yang ada dalam suatu ekosistem. Selain itu kerusakan hutan yang terjadi karena adanya penebangan dan kebakaran hutan dapat mengakibatkan banyak hewan dan tumbuhan yang punah. Padahal hutan merupakan sumber kehidupan bagi sebagian masyarakat yang berfungsi sebagai penghasil oksigen, tempat penyedia makanan dan obat-obatan.

Jumlah kerusakan flora dan fauna akan terus bertambah dan berlangsung lama jika dalam penggunaannya masyarakat tidak memperhatikan keseimbangan terhadap ekosistem lingkungan. Dampak dari perubahan ekosistem akan berkurang jika masyarakat mengetahui dan memahami fungsi dari suatu ekosistem tersebut. Kerusakan ekosistem membawa dampak bukan hanya pada keanekaragaman terhadap flora dan fauna juga dapat mmbawa pengaruh lain terhadap masyarakat itu sendiri seperti longsor, banjir dan erosi. Selain itu kerusakan lingkungan bisa di sebabkan oleh sampah. Sampah yang semakin banyak dapat menimbulkan penguapan sungai dan kehabisan zat asam yang sangat dibutuhkan bagi mikroorganisme yang hidup di sungai. Serta dapat pula disebabkan dari pembuangan limbah cair dari kapal dan pemanfaatan terhadap penggunaan air panas yang dapat menimbulkan laut menjadi tercemar.

 

3.4.    Upaya-Upaya Mengatasi Masalah Lingkungan Hidup

  1. Usaha mengatasi berbagai masalah lingkungan hidup

Pada umumnya permasalahan yang terjadi dapat diatasi dengan cara-cara sebagai berikut:

  1. Menerapkan penggunaan teknologi yang ramah lingkungan pada pengelolaan sumber daya alam baik yang dapat maupun yang tidak dapat diperbaharui dengan memperhatikan daya dukung dan daya tampungnya.
  2. Untuk menghindari terjadinya pencemaran lingkungan dan kerusakan sumber daya alam maka diperlukan penegakan hokum secara adil dan konsisten.
  3. Memberikan kewenangan dan tanggung jawab secara bertahap terhadap pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup.
  4. Pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup secara bertahap dapat dilakukan dengan cara membudayakan masyarakat dan kekuatan ekonomi.
  5. Untuk mengetahui keberhasilan dari pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup dengan penggunaan indicator harus diterapkan secara efektif.
  6. Penetapan konservasi yang baru dengan memelihara keragaman konservasi yang sudah ada sebelumnya.
  7. Mengikutsertakan masyarakat dalam rangka menanggulangi permasalahan lingkungan global.

 

  1. Pengelolaan Sumber Daya Alam Berwawasan Lingkungan Hidup dan Berkelanjutan

Untuk menanggulangi masalah kerusakan yang terjadi pada lingkungan perlu diadakan konservasi. Konservasi dapat diartikan sebagai upaya untuk memelihara lingkungan mulai dari lingkungan keluarga, masyarakat sampai bangsa. Pengelolaan sumber daya alam merupakan usaha secara sadar dengan cara menggali sumber daya alam, tetapi tidak merusak sumber daya alam lainnya sehingga dalam penggunaannya harus memperhatikan pemeliharaan dan perbaikan kualitas dari sumber daya alam tersebut. Adanya peningkatan perkembangan kemajuan di bidang produksi tidak perlu mengorbankan lingkungan yang dapat menimbulkan kerusakan lingkungan. Apabila lingkungan tercemar maka akan berdampak buruk bagi kelanjutan dari keberadaan sumber daya alam yang akhirnya dapat menurunkan kehidupan masyarakat. Dalam pengelolaan sumber daya alam perlu diperhatikan keserasiannya dengan lingkungan. Keserasian lingkungan merupakan proses pembentukan lingkungan yang sifatnya relatif sama dengan pembentukan lingkungan. Pengelolaan sumber daya alam agar berkelanjutan perlu diadakannya pelestarian terhadap lingkungan tanpa menghambat kemajuan.

 

  1. Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan

Dalam pengelolaan sumber daya alam agar tetap lestari maka dapat dilakukan uasaha atau upaya sebagai berikut:

  1. Menjaga kawasan tangkapan hujan seperti kawasan pegunungan yang harus selalu hijau karena daerah pegunungan merupakan sumber bagi perairan di darat.
  2. Untuk mengurangi aliran permukaan serta untuk meningkatkan resapan air sebagia air tanah, maka diperlukan pembuatan lahan dan sumur resapan.
  3. Reboisasi di daerah pegunungan, dimana daerah tersebut berfungsi sebagai reservoir air, tata air, peresapan air, dan keseimbangan lingkungan.
  4. Adanya pengaturan terhadap penggunaan air bersih oleh pemerintah.
  5. Sebelum melakukan pengolahan diperlukan adanya pencegahan terhadap pembuangan air limbah yang banyak dibuang secara langsung ke sungai.
  6. Adanya kegiatan penghijauan di setiap tepi jalan raya, pemukiman penduduk, perkantoran, dan pusat-pusat kegiatan lain.
  7. Adanya pengendalian terhadap kendaraan bermotor yang memiliki tingkat pencemaran tinggi sehingga menimbulkan polusi.
  8. Memperbanyak penggunaan pupuk kandang dan organik dibandingkan dengan penggunaan pupuk buatan sehinnga tidak terjadi kerusakan pada tanah.
  9. Melakukan reboisasi terhadap lahan yang kritis sebagai suatu bentuk usaha pengendalian agar memiliki nilai yang ekonomis.
  10. Pembuatan sengkedan, guludan, dan sasag yang betujuan untuk mengurangi laju erosi.
  11. Adanya pengendalian terhadap penggunan sumber daya alam secara berlebihan.
  12. Untuk menambah nilai ekonomis maka penggunaan bahan mentah perlu dikurangi karena dianggap kurang efisien.
  13. Reklamasi lahan pada daerah yang sebelumnya dijadikan sebagai daerah penggalian.

 

  1. Pengelolaan Daur Ulang Sumber Daya alam

Tingkat pencemaran dan kerusakan lingkungan dapat dikurangi dengan cara melakukan pengembangan usaha seperti mendaur ulang bahan-bahan yang sebagian besar orang menganggap sampah, sebenarnya dapat dijadikan barang lain yang bisa bermanfaat dan tentunya dengan pengolahan yang baik. Pengelolaan limbah sangat efisien dalam upaya untuk mengatasi masalah lingkungan. Langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam pengelolaan limbah dengan menggunakan konsep daur ulang adalah sebagai berikut:

  1. Melakukan pengelompokan dan pemisahan limbah terlebih dahulu.
  2. Pengelolaan limbah menjadi barang yang bermanfaat serta memilki nilai ekonomis.
  3. Dalam pengolahan limbah juga harus mengembangkan penggunaan teknologi.

 

  1. Pelestarian Flora dan Fauna

Untuk menjaga kelestarian flora dan fauna, upaya yang dapat dilakukan adalah mendirikan tempat atau daerah dengan memberikan perlindungan khusus yaitu sebagai berikut:

  1. Hutan Suaka Alam merupakan daerah khusus yang diperuntukan untuk melindungi alam hayati.
  2. Suaka Marga Satwa merupakan salah satu dari daerah hutan suaka alam yang tujuannya sebagai tempat perlindungan untuk hewan-hewan langka agar tidak punah.
  3. Taman Nasional yaitu daerah yang cukup luas yang tujuannya sebagai tempat perlindungan alam dan bukan sebagai tempat tinggal melainkan sebagai tempat rekreasi.
  4. Cagar alam merupakan daerah dari hutan suaka alam yang dijadikan sebagai tempat perlindungan untuk keadaan alam yang mempunyai ciri khusus termasuk di dalamnya meliputi flora dan fauna serta lingkungan abiotiknya yang berfungsi untuk kepentingn kebudayaan dan ilmu pengetahuan.

 

 

 

BAB IV

PENUTUP

 

 

4.1.    Kesimpulan

Lingkungan hidup merupakan bagian yang mutlak dari kehidupan manusia. Dengan kata lain, lingkungan hidup tidak terlepas dari kehidupan manusia. Kehidupan manusia sangat memerlukan lingkungan yaitu sebagai tempat tinggal, sebagai tempat mencari makan, sebagai tempat beraktivitas dan sebagai tempat hiburan. Tetapi semuanya itu tidak dapat di lakukan jika lingkungan itu rusak, untuk itu kita harus melakukan berbagai upaya agar lingkungan kita bersih dan layak untuk di tempati. Penyebab terjadinya masalah lingkungan hidup adalah adanya kegiatan masyarakat seperti pembuangan limbah pabrik, sampah dari rumah tangga, penebangan dan kebakaran hutan yang dapat menimbulkan pencemaran terhadap sungai dan laut, tanah, hutan sehingga banyak flora dan fauna yang punah.

 

4.2     Saran

Masyarakat harus menjaga kelestarian lingkungan hidup. Dalam pemanfaatan sumber daya harus memperhatikan dampak yang timbul dari penggunaan sumber daya tersebut terhadap lingkungan sekitar agar tidak terjadi pencemaran atau kerusakan lingkungan hidup. Saran yang penulis dapat berikan adalah ketika pembaca membaca makalah ini kiranya pembaca dapat ikut serta melestarikan lingkungan sekitar, agar kita dapat memiliki lingkungan yang bersih dan layak untuk di tempati.

 

DAFTAR PUSTAKA

Dr.H. Totok Gunawan, M.S.,dkk. 2004. Fakta dan Konsep Geografi. Jakarta: Ganeca Exact.

Sugandi, Dede. 2005. Geografi. Bandung: Regina.

http://forum.cekinfo.com/showthread.php?t=1680

http://torehanpenaug.blogspot.co.id/2013/12/makalah-pencemaran-lingkungan-dan.html

http://makalahpelestarianlingkunganhidup.blogspot.co.id/

 

Seluk Beluk Digital Forensik

MAKALAH

DIGITAL FORENSIK

 

 

Disusun Oleh :

Alif Muhammad Hikmat

(J3C118102)

Program Keahlian Manajemen Informatika

Sekolah Vokasi

Institut Pertanian Bogor

2018

 

 

KATA PENGANTAR

 

Segala puji bagi Allah SWT tuhan semesta alam yang berkat rahmat dan karunianya saya dapat menyelesaikan penulisan makalah ini dengan sebaik-baiknya. Tak lupa shalawat serta salam selalu tercurah kepada junjungan nabi besar kita Muhammad SAW. Semoga rahmat dan karuniaNYA selalu tercurahkan kepada umatnya hingga akhir zaman.

Makalah dengan judul “Digital Forensik” disusun sebagai bentuk pemenuhan tugas mata kuliah aplikasi komputer pada semester singkat matrikulasi di sekolah vokasi ipb. Makalah ini berisi tentang pengenalan cabang ilmu digital forensik. Disertai proses, tujuan, hingga manfaatnya dalam bidang pengakan hukum.

Tak ada gading yang tak retak. Begitu pula dengan makalah ini, yang bisa di bilang jauh dari kata sempurna. Oleh karena itu penulis meminta kritik dan juga saran yang dapat membangun serta membuat penulis lebih baik dalam penulisan makalah selanjutnya.

Demikian penulis sampaikan, besar harapan makalah yang menjadi pemenuhan tugas ini dapat memeroleh nilai yang baik dan memuaskan. Terlebih bila makalah ini dapat bermanfaat serta memberikan informasi lebih tentang digital forensik.

 

Bogor, 23 Juli 2018

 

Alif Muhammad Hikmat

 

DAFTAR ISI

 

KATA PENGANTAR. i

DAFTAR ISI ii

DAFTAR TABEL. ii

DAFTAR GAMBAR. ii

BAB 1. 1

PENDAHULUAN.. 1

1.1 Latar Belakang. 1

1.2 Rumusan Masalah. 1

1.3 Tujuan. 1

BAB 2. 2

PEMBAHASAN.. 2

2.1 Pengertian Digital Forensik. 2

2.2 Tahapan Proses Digital Forensik. 3

2.3 Manfaat Digital Forensik. 5

BAB 3. 7

PENUTUP. 7

3.1 Kesimpulan. 7

3.2 Saran. 7

3.3 Penutup. 7

DAFTAR PUSTAKA.. 8

 

DAFTAR TABEL

Tabel 1 Definisi digital forensik menurut para ahli 2

 

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1 Tahapan digital forensik. 3

Gambar 2 Identifikasi 3

Gambar 3 Analisis. 4

Gambar 4 Cyber crime. 6

 

 

BAB 1

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Teknologi berkembang sangat pesat, dunia dipermudah dengan inovasi dan penemuan terkini. Metode-metode dan alat-alat konvensional digantikan oleh perangkat. Ongkos dan tenaga yang selama ini terkuras, dihemat dengan teknologi yang dapat menggerjakannya dengan sekejap.

Terlebih teknologi informasi dan komputer, yang kini sudah masuk kedalam berbagai sendi kehidupan. Tak terkecuali lini penegakan hukum. Semakin majunya perkembangan teknologi, membuat pelaku criminal pun semakin cerdas. Kejahatan dapat terjadi bahkan hanya dari genggaman.

Karenanya diperlukan penanganan bukan hanya di dunia nyata, tapi juga di dunia maya hingga perangkat digital. Digital forensic merupakan cabang ilmu yang menyatukan dua bidang ilmu yaitu ilmu hukum dan komputer. Yang dapat membantu penegak menemukan bukti hingga menyelesaikan sebuah kasus. Denganya bukti-bukti mungkin bisa di dapat dari perangkat digital hingga jejak di internet.

1.2 Rumusan Masalah

  1. Apa itu digital forensik ?
  2. Bagaimana proses kerja digital forensik ?
  3. Apa manfaat digital forensik ?

1.3 Tujuan

  1. Sebagai bentuk pemenuhan tugas mata kuliah aplikasi computer
  2. Untuk mengetahui dan memahami lebih jauh tentang digital forensik.

BAB 2

PEMBAHASAN

2.1 Pengertian Digital Forensik

Digital forensik atau forensic computer adalah gabungan dari dua disiplin ilmu yaitu ilmu hukum dan computer. Digital forensik sendiri merupakan cabang ilmu forensic yang berhubungan dengan suatu bukti dalam sebuah kasus yang berada dalam sebuah perangkat digital maupun media penyimpanannya.

Berikut ini merupakan pengertian digital forensic menurut para ahli :

Tabel 1 Definisi digital forensik menurut para ahli

No Sumber Definisi
1 (Palmer, 2001) Forensik digital adalah penggunaan metode ilmiah yang digunakan untuk membuktikan sebuah kasus dengan pelestarian, koleksi, validasi, identifikasi, analisis, interpretasi, dokumentasi dan presentasi bukti digital yang berasal dari sumber-sumber digital untuk tujuan memfasilitasi atau melanurkan rekontruksi peristiwa pada tindak pidana atau membantu untuk mengantisipasi tindakan yang tidak sah yang dapat menggangu operasi yang direncanakan.

 

2 (Daniel & Daniel, 2012) Forensik digital adalah aplikasi teknologi computer untuk maslaah hokum dimana bukti meliputi item yang dibuat oleh orang-orang dan barang-barang yang dibuat oleh teknologi sebagai hasil dari interaksi dengan seseorang. Misalnya, data yang dibuat oleh proses mesin mengharuskan mensin menjadi deprogram untuk membuat data, dan mesin juga harus diaktifkan oleh seseorang atau bahkan oleh proses otomastis yang akhirnya dimulai oleh seseorang.

 

3 (Dezfoli, Dehghantanha, Mahmoud, Sani, & Daryabar, 2013) Forensik digital adalah prosedur investigasi kejahatan computer di dunia cyber.

 

4 (Abdallah, Alamin, Babikr, & Mustafa, 2015) Forensic digital adalah cabang ilmu forensic termasuk pengambilan dan pemeriksaan bahan yang ditemukan di perangkat digital, sering berhubungan dengan kejahatankomputer.

 

5 (Pichun, Lazarescu, & Soh, 2015) Forensikdigital umumnya digunakan untuk melacak dan membawa penjahat ke pengadilan di non-awam (tradisional) lingkungan komputasi.

 

6 (K. Sindhu, 2012) Forensik digital adalah ilmu mengidentifikasi, penggalian, menganalisis dan menyajikan bukti digital yang telah disimpan dalam perangkat digital.

 

2.2 Tahapan Proses Digital Forensik

Secara luas ada 4 tahapan melakukan proses digital forensic yang dimana harus dilakukan menurut standar internasional.

 

  1. Identifikasi (Identification)

Pada proses identifikasi semua data bukti dikumpulkan. Dimulai penyelidikan dengan mengidentifikasi keberadaan bukti, letak penyimpanan hingga cloning untuk keamanan sebuah bukti. Media digital yang dapat dijadikan sebagai barang bukti mencakup sebuah sistem komputer, media penyimpanan (seperti flash disk, pen drive, hard disk, atau CD-ROM), PDA, handphone, smart card, sms, e-mail, cookies, source code, windows registry, web browser bookmark, chat log, dokumen, log file, atau bahkan sederetan paket yang berpindah dalam jaringan komputer.

Bukti pun harus punya aturan dan kriteria hingga berkaitan dengan kasus terkait. Kriteria sebuah bukti diantaranya:

  • Layak dan dapat diterima (Admissible)
  • Asli (Authentic)
  • Akurat (Accurate)
  • Lengkap (Complete)

 

  1. Penyimpanan (Safekeeping)

Pada tahap ini bukti disimpan dengan seaman-amannya. Termasuk dalam tahap ini proses perlindungan data dari berbagai ancaman kerusakan sampai pengaksesas,perubahan, pencurian oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Data harus lah steril sebelum masuk kedalam tahap selanjutnya dan di serahkan kepada ahli digital forensic.

Bukti digital sangat lah riskan dan mudah rusak dan hilang. Kesalahan yang sangat kecil saja dapat membuat data buki tidak di akui di hadapan pengadilan. Data sangatlah riskan untuk berubah atau hilang bahkan dari proses-proses sepert copy-paste dan on/off computer. Karenanya proses penyimpanan diperlukan pengetahuan dari seorang ahli digital forensic. Bahkan untuk mencopy data harus dilakukan secara bitstreme image. Bitstreme adalah metode pengcopyan data autentik dari bit per bit. Digunakan guna mengantisipasi data dari perubahan atau kerusakan.

  1. Analisa (Analysis)

Selanjutnya data diserahkan kepada ahli digital forensic untuk di analisis. Pada proses ini seorang ahli digital forensic akan menganalisis data bukti apakah ada yang terenkripsi, data yang terhapus, tersembunyi, rusak, hingga jejak akses sesorang di internet.

 

  1. Laporan (Report)

Tahapan terakhir, ahli digital forensikakan membuat report tentang bukti yang tentu berkaitan dengan suatu kasus. Bukti sudah sebelumnya dianalisa dengan dalam dan dapat di pertanggung jawabkan. Tak hanya itu ahli digital forensic pun akan membuat rekonstruksi ulang terhadap barang bukti.

 

2.3 Manfaat Digital Forensik

Cepatnya perkembangan teknologi memberikan efek positif bagi kehidupan manusia. Tetapi ibaran dua mata pisau yang bersebrangan Perkembangan teknologi juga memiliki dampak negative

Kemudahan akses digital membrikan ruang bagi kejahatan bergarak lebih modern. Banyak pula kejahatan-kejahatan baru yang muncul di era informasi. Diantaranya seperti skimming[i], cyber bullying[ii], hingga hacking[iii] dan cracking[iv].

 

Dari grafik diatas dapat dilihat peningkatan kasus kejahatan cyber di Indonesia. Oleh karenanya dibutuhkan banyak tenaga ahli digital forensic. Karena digital forensic tak hanya digunakan pada kasus kejahatan cyber tapi juga berbagai kasus kejahatan mulai dari penipuan hingga korupsi.

Tujuan digital forensic sendiri adalah untuk menjelaskan atau menjabarkan keadanan terbaru tentang sebuah artefak digital. Artefak digital sendiri merupakan istilah yang digunakan untuk mencakup perangkat digital seperti system computer, media penyimpanan, bahkan sebuah dokumen elektronik.

Secara general digitalforensik mempunyai fungsi dan manfaat sebagai berikut :

  1. Keperluan investigasi suatu tindak kriminal dan perkara pelanggaran hukum.
  2. Rekonstruksi duduk perkara insiden keamanan komputer.
  3. Upaya–upaya pemulihan akibat kerusakan sistem.
  4. Troubleshooting yang melibatkan hardware ataupun software.
  5. Keperluan memahami sistem ataupun berbagai perangkat digital dengan lebih baik.

 

 

BAB 3

PENUTUP

3.1 Kesimpulan

Di era modern seperti ini, penerapan digital forensik sudah sepatutnya diaplikasikan atau digunakan dalam penanganan berbagai kasus. Teknologi yang berkembang pesat membuat pelaku criminal pun semakain cerdas. Karenanya penanganan dapat lebih mudah dan penegakan hukum bisa berjalan lebih cepat.

3.2 Saran

Tulisan masih harus diperbaiki baik penggunaan sistematika maupun dari segi PUEBI. Masih banyak kekurangan serta masih harus banyak dilengkapi pada bagian isinya.

3.3 Penutup

Demikian makalah ini saya sampaikan. Mohon maaf atas kekurangan dan kesalahan pada penyususan makalah ini. Atas kritik dan sarannya saya ucapkan terima kasih.

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

  • 026, Haje. 2015. GajeHaje. November 28. Accessed July 24, 2018. http://gajehaje.blogspot.com/2015/11/digital-forensik-tahapan-prosedur.html.
  • Batubara, Puteranegara. 2017. OKEZONE NEWS. December 29. Accessed July 24, 2018. https://news.okezone.com/read/2017/12/29/337/1837388/kapolri-sebut-kejahatan-siber-meningkat-di-tahun-2017.
  • detikinet. 2012. detikinet. January 24. Accessed July 24, 2018. https://inet.detik.com/cyberlife/d-1823098/mengintip-cara-kerja-digital-forensik-.
  • eyeyunianto. 2015. Pena Kuliah. January 12. Accessed July 24, 2018. https://penakuliah.wordpress.com/2015/12/01/digital-forensic-atau-forensik-digital/.
  • rachma, aniek. 2015. ANIEKRACHMA. April 2015. Accessed July 28, 2018. https://aniekrachma.wordpress.com/2015/04/11/tahap-digital-forensik/
  • Wikipedia. November 2017. Accessed July 24, 2018. https://id.wikipedia.org/wiki/Forensika_komputer.

 

 

[i] Skimming adalah tindakan pencurian informasi kartu kredit atau debit dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu kredit atau debit secara ilegal

[ii] Cyber bullying adalah segala bentuk kekerasan yang dialami anak atau remaja dan dilakukan teman seusia mereka melalui internet

[iii] Hacking adalah kegiatan memasuki system melalui system operasional lain yang dijalankan oleh Hacker.

[iv] Cracking adalah proses modifikasi software secara ilegal untuk menghapus atau menonaktifkan fitur-fitur yang menghalangi penggunaan program secara lengkap

 

 

Proposal PKM PT (Game Edukasi Sejarah Kerajaan di Indonesia)

 

PROPOSAL PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

GASKAN

(GAME EDUKASI SEJARAH KERAJAAN DI INDONESIA)

SEBAGAI APLIKASI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF

 

BIDANG KEGIATAN

PKM PENERAPAN TEKNOLOGI

 

 

 

Diusulkan oleh:

Susi Susanti                                    NIM: 3321701026/ Angkatan: 2017

Essy Zaputri                                   NIM: 3111701023/ Angkatan: 2017

Prince Alvin Yusuf                        NIM: 4311701046/ Angkatan: 2017

Putri Cahya Rosyani                      NIM: 4311801003/ Angkatan: 2018

 

 

 

 

 

 

POLITEKNIK NEGERI BATAM

BATAM

2018

 

 

 

PENGESAHAN PROPOSAL PKM-PENERAPAN TEKNOLOGI

 

  1. Judul Kegiatan :   GASKAN (Game Edukasi

Sejarah Kerajaan di Indonesia) Sebagai Aplikasi Media Pembelajaran Interaktif

  1. Bidang Kegiatan :   PKM-T
  2. Ketua Pelaksana Kegiatan
  3. Nama Lengkap :   Susi Susanti
  4. NIM :   3321701026
  5. Jurusan :   Geomatika
  6. Universitas/Institut/Politeknik :   Politeknik Negeri Batam
  7. Alamat Rumah dan No Tel./HP :   Bida Ayu Block Y no.66
    Batam HP. +62 895-3864-5686-2
  1. Email :   susisusanti36585@gmail.com
  2. Anggota Pelaksana Kegiatan/Penulis :   4 Orang
  3. Dosen Pendamping
  4. Nama Lengkap dan Gelar :   Luthfiya Ratna Sari, S.Si., M.T.
  5. NIDN/NIDK :   117196/0015029202
  6. Alamat Rumah dan No Tel./HP :  Anggrek Sari Emerald E7 No 18,
    Batam HP. +62 856-4044-1275
  1. Biaya Kegiatan Total
  2. Kemristekdikti :   Rp 10.918.000,00
  3. Sumber lain :   –
  4. Jangka Waktu Pelaksanaan :   5 Bulan

 

Batam, 17-Oktober-2018

Menyetujui                                                                              Ketua Pelaksana Kegiatan,

 

(Agus Fatulloh, S.T., M.T.) (Susi Susanti)
NIDN. 1013017901 NIM. 3321701026

 

 

Pembantu Direktur Bidang  Kemahasiswaan          Dosen Pendamping,

 

 

(Muslim Ansori, S.E., M.Ak) (Luthfiya Ratna Sari, S.Si., M.T.)
NIDN. 1018107101 NIDN. 0015029202

 

 

 

DAFTAR ISI

 

PENGESAHAN PROPOSAL PKM PENERAPAN TEKNOLOGI…………. ii

DAFTAR ISI………………………………………………………………………………………… iii

DAFTAR GAMBAR…………………………………………………………………………….. iv

DAFTAR TABEL…………………………………………………………………………………. v

RINGKASAN………………………………………………………………………………………. vi

BAB I PENDAHULUAN……………………………………………………………………….. 1

1.1      Judul……………………………………………………………………………………………. 1

1.2      Latar Belakang……………………………………………………………………………… 1

1.3      Rumusan Masalah…………………………………………………………………………. 2

1.4      Tujuan Penelitian………………………………………………………………………….. 2

1.5      Manfaat Penelitian………………………………………………………………………… 2

1.6      Luaran Yang Diharapkan……………………………………………………………….. 2

BAB II TINJAUAN PUSTAKA……………………………………………………………… 3

2.1      Media Pembelajaran………………………………………………………………………. 3

2.2      Pembelajaran Sejarah…………………………………………………………………….. 4

2.3      Game Edukasi………………………………………………………………………………. 4

2.4      Perangkat Lunak (Software)…………………………………………………………… 5

BAB III METODE PELAKSANAAN…………………………………………………….. 6

3.1      Concept……………………………………………………………………………………….. 6

3.2      Design…………………………………………………………………………………………. 6

3.3      Material Collecting……………………………………………………………………….. 6

3.4      Assembly………………………………………………………………………………………. 7

3.5      Testing…………………………………………………………………………………………. 7

3.6      Distribution………………………………………………………………………………….. 8

3.7      Gambaran Umum Metode Pelaksanaan……………………………………………. 8

3.8      Perancangan Sistem………………………………………………………………………. 9

BAB IV BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN……………………………………… 10

4.1      Anggaran Biaya………………………………………………………………………….. 10

4.2      Jadwal Kegiatan………………………………………………………………………….. 10

DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………………………… 11

LAMPIRAN-LAMPIRAN…………………………………………………………………… 12

 

 

 

 

DAFTAR GAMBAR

 

Gambar 2.1 RPG Marker. 5

Gambar 2.2 Unity. 5

Gambar 3.1 Diagram Alir Metode Pelaksanaan. 8

Gambar 3.2 Flowchart Game GASKAN.. 9

Gambar 6.1 Navigasi Game GASKAN.. 26

Gambar 6.2 Sub Menu Button GASKAN pada Game GASKAN.. 26

Gambar 6.3 Sub Menu Button Pengaturan Game GASKAN.. 26

Gambar 6.4 Sub Menu Button Bantuan Game GASKAN.. 27

Gambar 6.5 Sub Menu Button Tentang Game GASKAN.. 27

Gambar 6.6 BluePrint Game GASKAN (Memilih Rute/ Jalan keluar Labirin) 27

Gambar 6.7 BluePrint Menampilkan Video Materi 28

Gambar 6.8 BluePrint Game GASKAN (Menjawab Soal) 28

Gambar 7.1 Lokasi SMK Negeri 3 Batam.. 29

Gambar 7.2 Lokasi SMK Negeri 3 Batam dari Politeknik Negeri Batam.. 29

 

 

 

 

DAFTAR TABEL

Tabel 4.1 Anggaran Biaya. 10

Tabel 4.2 Jadwal Kegiatan. 10

 

 

RINGKASAN

Seiring kemajuan teknologi, pendidikan di Indonesia mengalami perkembangan yang pesat. Metode pembelajaran interaktif kini juga menjadi suatu inovasi baru dalam proses belajar mengajar. Dengan adanya Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) kami membuat inovasi baru yaitu GASKAN (Game Edukasi Sejarah Kerajaan di Indonesia) yang merupakan aplikasi pembelajaran interaktif untuk para pelajar.

Aplikasi yang kami buat adalah inovasi baru, yang merupakan solusi dari hasil observasi kami di SMK Negeri 3 Batam. Dari hasil observasi, kami menemukan banyak pelajar yang mengalami kesulitan dalam belajar dan mengerjakan soal sejarah khususnya pada materi sejarah kerajaan di Indonesia. Pengetahuan sejarah ini penting karena sejarah adalah guru kehidupan dan pesan dari masa silam “Cicero (106-43 SM)”

Aplikasi GASKAN yang kami buat memberikan fitur yang berisi bagian-bagian penting berupa teks pembelajaran sejarah kerajaan di Indonesia yang berisi rangkuman, soal interaktif, dan video pembelajaran. Dengan gagasan aplikasi yang kami buat, diharapkan dapat bermanfaat bagi dunia pendidikan khususnya pelajar Indonesia kedepannya.

Kata Kunci: sejarah, aplikasi, pelajar, kerajaan, edukasi, pembelajaran interaktif.

 

 

 

 

 

BAB I PENDAHULUAN

  • Judul:

GASKAN (Game Edukasi Sejarah Kerajaan di Indonesia) Sebagai Aplikasi Media Pembelajaran Interaktif.

 

  • Latar Belakang

Indonesia memiliki rangkaian sejarah yang sangat menarik untuk dibahas oleh segala lapisan masyarakat. Sejarah merupakan mata pelajaran yang paling penting untuk melahirkan perasaan yang kuat tentang nasionalisme dan integritas Indonesia. Sejarah harus menginspirasi para siswanya untuk mencintai tanah airnya (Kochar:2008). Walaupun demikian, kini minat baca khususnya mengenai sejarah sangat rendah. Hal ini diperparah dengan semakin banyaknya opsi hiburan yang tersedia pada ponsel pintar sehingga berakibat pada minimnya keinginan dan keingintahuan terhadap sejarah Indonesia. Di dunia pendidikan, sejarah kerajaan di Indonesia merupakan salah satu topik pembelajaran yang menarik untuk dibahas oleh segala lapisan masyarakat khususnya bagi para pelajar.

Dalam memperkenalkan sejarah kepada para pelajar diperlukan sebuah media informasi yang mampu menyampaikan informasi secara tepat dan efektif. Salah satu media informasi yang dapat digunakan adalah game. Peneliti sangat tertarik untuk membuat game yang mampu mengenalkan informasi nilai sejarah kerajaan di Indonesia, dimana pemain dapat bermain dan mempelajari sejarah kerajaan di Indonesia dalam waktu yang bersamaan.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat sebuah game yang bertemakan sejarah kerajaan Indonesia. Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah memperkenalkan para pelajar tentang sejarah kerajaan Indonesia melalui kegiatan pembelajaran interaktif yang mengedukasi. Selain itu diharapkan game ini nantinya mampu meningkatkan rasa kebanggaan akan Indonesia.

 

 

  • Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas, maka rumusan masalah pada penelitian ini adalah sebagai berikut:

  1. Bagaimana cara kerja aplikasi GASKAN dalam konsep penerapan media pembelajaran interaktif?
  2. Bagaimana membuat aplikasi GASKAN yang mampu menjawab persoalan masalah pada metode penyampaian informasi di materi pembelajaran sejarah dengan cara yang menarik dan efektif?
  3. Bagaimana memanfaatkan GASKAN dalam upaya mempermudah dan menarik minat baca bagi kalangan pelajar?

 

  • Tujuan Penelitian

Tujuan dari kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa ini yaitu:

  1. Mengembangkan aplikasi GASKAN yang dirancang dengan unsur media yang terdiri dari teks, grafis, animasi, dan suara yang disajikan secara interaktif.
  2. Menghasilkan aplikasi game yang menghibur serta memotivasi para pelajar untuk belajar pada materi sejarah kerajaan di Indonesia.
  3. Menghasilkan aplikasi game edukasi “Sejarah Kerajaan di Indonesia” yang membantu para pelajar dalam memahami materi sejarah kerajaan di Indonesia dengan cara memberikan materi dan kuis dalam game

 

  • Manfaat Penelitian

Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah memperkenalkan pelajar pada tingkat SMK berbasis kurikulum 2013 tentang sejarah kerajaan Indonesia melalui kegiatan pembelajaran interaktif yang mengedukasi dengan metode pembelajaran yang mudah, menarik, dan memotivasi sehingga menumbuhkan minat baca.

 

  • Batasan Masalah

Mengingat banyaknya perkembangan yang bisa ditemukan dalam permasalahan ini, maka perlu adanya batasan-batasan masalah yang jelas mengenai apa yang dibuat dan diselesaikan dalam program ini. Adapun batasan masalah pada penelitian ini yaitu GASKAN hanya menggunakan perangkat komputer dalam pengoperasiannya dan ruang lingkup penelitian ini hanya sebatas pelajar pada tingkat SMK berbasis kurikulum 2013.

 

  • Luaran Yang Diharapkan

Luaran dari penelitian ini yaitu diperoleh hasil pengembangan suatu game edukasi yang memiliki manfaat sebagai media pembelajaran interaktif tentang sejarah kerajaan di Indonesia.

 

                                                                                                                                                                BAB II                

TINJAUAN PUSTAKA

 

  • Media Pembelajaran

Media pembelajaran adalah bahan, alat, atau teknik yang digunakan dalam kegiatan mengajar dengan maksud agar proses interaksi komunikasi edukasi antara guru dan siswa dapat berlangsung secara tepat guna dan berdaya guna (latuheru:1998). Contoh media pembelajaran yang tepat dan berdaya guna adalah multimedia interaktif. Multimedia interaktif dapat ditemukan di beberapa teknologi yang saat ini sudah diterapkan pada dunia pendidikan. Salah satu teknologi yang dimanfaatkan dalam pendidikan adalah presentasi materi menggunakan slide PowerPoint. Teknologi yang berkembang pesat saat ini dapat dimanfaatkan menjadi suatu inovasi baru dalam proses belajar mengajar. Salah satu inovasi baru yang kami tawarkan dalam mendukung proses belajar mengajar siswa di tingkat SMK adalah GASKAN, aplikasi ini mampu menjawab tantangan para pelajar saat ini yang mengalami kesulitan dalam belajar dikarenakan minimnya metode penyampaian informasi yang dilakukan para guru di sekolah. Pada umumnya para guru di sekolah menggunakan metode pembelajaran konvensional yaitu metode yang menggabungkan antara ceramah dengan latihan soal. Hal ini membuat para pelajar menjadi jenuh dan sulit untuk berkonsentrasi pada materi.

Aplikasi GASKAN memiliki fitur interaktif berupa rangkuman materi pembelajaran yang dilengkapi gambar menarik, soal dan pembahasan singkat, dan video flash yang dikemas dalam satu paket permainan. Sehingga aplikasi ini tidak membosankan saat dimainkan dan tentunya dapat diakses dengan mudah terutama di era teknologi saat ini.

 

  • Pembelajaran Sejarah

Sejarah menyampaikan suatu cerita mengenai kolektivitas manusia yang menembus pengalaman-pengalaman aktif dan pasif (Renier:1997). Pembelajaran sejarah merupakan sebuah proses yang kompleks dengan berbagai fenomena yang diidentifikasi dengan suatu pemahaman yang ditranslasikan ke dalam suatu bentuk informasi yang dapat diterima oleh suatu sistem tatanan sosial. Pembelajaran ini dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor-faktor utama yang berkaitan erat dalam pembelajaran sejarah adalah metode penyampaian informasi, faktor eksternal pembelajar, faktor interal pembelajar, dan pembelajar sebagai pemeran utama.

 

 

 

  • Game Edukasi

          Game mempunyai potensi yang sangat besar dalam membangun motivasi pada proses pembelajaran. Berbeda dengan penerapan metode konvensional, untuk menciptakan motivasi belajar sebesar motivasi dalam game, dibutuhkan seorang guru atau instruktur yang berkompeten dalam pengelolaan proses pembelajaran (Clark:2006). Berdasarkan pendapat tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa potensi game untuk membangun motivasi pada pembelajaran sangat besar oleh karena itu dipilihlah game sebagai media pembelajaran yang akan dipakai pada pemecahan masalah dalam penelitian ini.

 

  • Perangkat Lunak (Software)

   Media yang dibutuhkan dalam menunjang kegiatan PKM ini berupa perangkat lunak aplikasi yang digunakan untuk membuat GASKAN yang memiliki kompleksitas interface yang tinggi sehingga dibutuhkan tools professional yang mampu menunjang segala kebutuhan akan game yang akan diproduksi.

Perangkat lunak yang digunakan dalam menunjang kegiatan PKM ini adalah:

  1. RPG (Role Playing Game) MAKER

Prinsip kerja RPG Maker ialah pemain akan memainkan tokoh karakter dalam game berdasarkan alur cerita yang telah disusun oleh pembuat game. Game RPG memasukkan unsur-unsur penceritaan yang kompleks serta seni peran yang membuat sesorang merasa seperti menjadi tokoh yang diperankannya dalam game tersebut. Pemain dapat menjelajah, berinteraksi, dan berperan penuh dalam cerita.

Gambar 2.1 RPG MARKER

 

  1. Unity

Unity adalah mesin permainan lintas platform yang dikembangkan oleh Unity Technologies, pertama kali diumumkan dan dirilis pada bulan Juni 2005 di Apple Inc.

Gambar 2.2 Unity

 

 

 

 

BAB III

METODE PELAKSANAAN

       Metode yang akan kami gunakan dalam pengembangan GASKAN dibagi ke dalam enam tahapan berbasiskan kerangka pembuatan multimedia Luther Sutopo, yaitu concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution.

  • Concept
    1. Waktu : Bulan Pertama
    2. Kegiatan :
  • Penentuan konsep, tujuan aplikasi dan target pengguna seperti pelajar.
  • Menetapkan dasar aturan perancangan aplikasi, misalnya ukuran aplikasi, target, dan lain-lain.

 

  • Design
    1. Waktu : Bulan Kedua
    2. Kegiatan :
  • Pembuatan spesifikasi mengenai arsitektur program, gaya, tampilan, dan kebutuhan material atau bahan untuk program.
  • Perancangan storyboard untuk menggambarkan deskripsi tiap babak dalam game dengan mencantumkan semua objek multimedia dan tautan ke scene lain dalam diagram flowchart.

 

  • Material Collecting
    1. Waktu : Bulan Ketiga
    2. Kegiatan :
  • Mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan selama pembuatan dan pengembangan aplikasi baik hardware (Laptop, Mouse, Kamera) dan software (RPG Maker dan Unity).
  • Mengumpulkan data mengenai sejarah kerajaan di Indonesia.

 

 

  • Assembly
    1. Waktu : Bulan Ketiga
    2. Kegiatan :
  • Coding

Bagian ini adalah pengkodean aplikasi GASKAN (Game Edukasi Sejarah Kerajaan di Indonesia). Data-data mengenai sejarah kerajaan di Indonesia yang telah dikumpulkan sebelumnya akan dimasukkan ke dalam database aplikasi.

  • Penegasan Alur

Pada bagian ini, akan dilakukan pembuatan aplikasi yang didasarkan pada tahap desain, seperti storyboard, flowchart, dan struktur navigasi dalam aplikasi.

 

  • Testing
    1. Waktu : Bulan Keempat
    2. Kegiatan :
  • Finishing

Pada tahap ini dilakukan penyelesaian pembuatan aplikasi dengan menjalankan aplikasi GASKAN dan melihat apakah ada kesalahan atau tidak. Pengujian Alpha dilakukan di dalam ruang lingkup tim pelaksana kegiatan penelitian sedangkan pengujian Beta dilakukan di dalam ruang lingkup Pelajar (SMK Negeri 3 Batam).

  • Penegasan Alur

Pada bagian ini, akan dilakukan penyempurnaan aplikasi yang didasarkan pada tahap desain, seperti storyboard, flowchart, dan struktur navigasi dalam aplikasi.

 

  • Distribution
    1. Waktu : Bulan Kelima
    2. Tempat : Politeknik Negeri Batam
    3. Pelaku : Tim Pelaksana Program
    4. Kegiatan :
  • Penyebaran Aplikasi

Pada bagian ini akan dilakukan pemasaran aplikasi dengan target audiens adalah para pelajar. Pada bagian ini juga akan dilakukan penyebaran angket mengenai aplikasi yang telah dibuat agar tim peneliti memperoleh feedback untuk memperbaiki aplikasi ini kedepannya.

  • Evaluasi

Pada bagian ini, akan dilakukan penilaian terhadap kinerja aplikasi yang berhubungan dengan keefektifan penggunaan aplikasi dalam pemecahan masalah sesuai dengan rumusan masalah yang telah ditetapkan. Kemudian, pada bagian ini juga akan dilakukan perbaikan dan penyempurnaan pada aplikasi agar metode penyampaian materi pembelajaran menjadi lebih efektif dan tersampaikan.

 

  • Gambaran Umum Metode Pelaksanaan


Gambar 3.1 Diagram alir metode pelaksanaan

 

 

  • Perancangan Sistem

Berikut ini adalah tahapan perancangan sistem secara garis besar yang disajikan dalam bentuk flowchart yang dapat dilihat pada gambar 3.2

Gambar 3.2 Flowchart Game GASKAN

 

 

 

 

BAB IV

BIAYA DAN JADWAL KEGIATAN

  • Anggaran Biaya

Anggaran biaya pada kegiatan ini diperkirakan dalam rincian singkat rekapituliasi perhitungan pada tabel 4.1 di bawah ini. Untuk melihat lampiran lengkap terkait apa saja keperluan yang dianggarkan dalam kegiatan penelitian ini dapat dilihat pada lampiran 2 (Justifikasi Anggaran Kegiatan)

Tabel 4.1 Anggaran Biaya

No Jenis Pengeluaran Biaya (Rp)
1 Perlengkapan yang diperlukan  (lampiran Rp 3.520.000,00
2 Bahan habis pakai sesuai dengan kebutuhan. Rp 448.000,00
3 Perjalanan jelaskan kemana dan untuk tujuan apa. Rp 1.150.000,00
4 Lain-lain: administrasi, seminar, laporan, sosialisasi dan publikasi. Rp 5.800.000,00
Jumlah Rp 10.918.000,00

 

  • Jadwal Kegiatan

Agar kegiatan ini dapat diselesaikan dengan tepat waktu, maka dibuat jadwal pelaksanaan yang dapat dilihat dalam tabel 4.2 di bawah ini:

Tabel 4.2 Jadwal Kegiatan

Jenis kegiatan Bulan ke-1 Bulan ke-2 Bulan ke-3 Bulan ke-4 Bulan ke-5
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4
Menyiapkan konsep, hardware, software, dan mengumpulkan data-data terkait kebutuhan aplikasi                                        
Merancang arsitektur progam, gaya, tampilan dan storyboard aplikasi                                        
Mempersiapkan kebutuhan terkait pembuatan dan pengembangan GASKAN berdasarkan rancangan dasar yang sudah dibuat                                        
Pengujian aplikasi dan distribusi                                        
Melakukan evalusi dan konsultasi akhir program                                        
Pembuatan laporan                                        

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Alwi, Hasan. 2011. Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka.

Arsyad, Azhar. 2011. Media Pembelajaran. Jakarta: PT Rajagrafindo            Persada.

Aziz, Fazri dkk. 2011. Cara Asyik Membuat Game RPG. Yogyakarta: Gardu Studio.

Borg and Gall. 1989. Educational Research. New York: Pinancing. Washinton: The Word Bank.

Kochar, S.K. 2008. Pembelajaran Sejarah. Jakarta: Grasindo.

Latuheru, John D. 1998. Media Pembelajaran dalam Proses Belajar-Mengajar Masa Kini. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Newby, T., Stepich, D., Lehman, J. & Russel, J. 2006. Educational Technology For Teaching and Learning.Ed ke-3. NewJersey: Pearson Merril Prentice Hall.

Renier, G.J. 1997. Metode dan Manfaat Ilmu Sejarah. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Sudjana, Nana dan Ahmad Rivai. 1990. Media Pengajaran. Bandung: CV. Sinar Baru.

Wijayanti. 2015. Perancangan Game D’Capung Menggunakan Unity. Yogyakarta: Tugas Akhir Amikom.

 

 

LAMPIRAN-LAMPIRAN

 

Lampiran 1. Biodata Ketua, Anggota, dan Dosen Pembimbing

Ketua Pelaksana

  1. Identitas Diri
1   Nama Lengkap (dengan gelar)  Susi Susanti
2   Jenis Kelamin    Perempuan
3   Program Studi    Teknik Geomatika
4   NIM/NIDN    3321701026
5   Tempat dan Tanggal Lahir    Batam, 4 Juli 1998
6   E-mail   susisusanti36585@gmail.com
7   Nomor Telepon/HP    0895386456862

 

  1. Riwayat Pendidikan
  SD SMP SMA
Nama Institusi SD Negeri 001 Sei Beduk SMP Negeri 16 Batam SMK Negeri 3 Batam
Jurusan     TKJ
Tahun Masuk-Lulus 2005 – 2011 2011 – 2014 2014 – 2017
  1. Pemakalah Seminar Ilmiah
No Nama Pertemuan

Ilmiah/Seminar

Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat
1      
2      

 

 

 

  1. Penghargaan 5 Tahun Terakhir
No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun
1 Orietansi Kepalang merahan dan pelantikan Gabungan Anggota PMR Tingkat Kota Batam Pengurus PMI kota Batam 2015
2 National Math Olympiad V Universitas Brawijaya Malang 2016

 

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan PKM Penerapan Teknologi.

 

Batam, 17-Oktober-2018

Pengusul,

 

(Susi Susanti)

 

 

Biodata Anggota Pelaksana 1

  1. Identitas Diri
1 Nama Lengkap (dengan gelar) Essy Zaputri
2   Jenis Kelamin Perempuan
3   Program Studi Akuntansi
4   NIM/NIDN 3111701023
5   Tempat dan Tanggal Lahir Tg.Balai Karimun,16 Desember 1999
6   E-mail essyzaputri0@gmail.com
7   Nomor Telepon/HP 081267697153

 

  1. Riwayat Pendidikan
  SD SMP SMA
Nama Institusi SD Negeri 014 Meral kota SMP Negeri 1 Meral SMA Negeri 3 Karimun
Jurusan     IPA
Tahun masuk-Lulus 2005– 2011 2011 – 2014 2014 – 2017

 

  1. Pemakalah Seminar Ilmiah
No Nama Pertemuan

Ilmiah/Seminar

Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat
1      
2      

 

 

 

  1. Penghargaan 5 Tahun Terakhir
No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun
1 National English and Math Olimpic UGM 2015
2 Olimpiade Nasional Pekan Raya Biologi UNRI 2016

 

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan PKM Penerapan Teknologi.

Batam, 17-Oktober-2018

Pengusul,

 

 

 

(Essy Zaputri)

 

 

 

Biodata Anggota Pelaksana 2

  1. Identitas Diri
1 Nama Lengkap (dengan gelar) Prince Alvin Yusuf
2   Jenis Kelamin Laki-Laki
3   Program Studi Teknik Multimedia dan Jaringan
4   NIM/NIDN 43111701046
5   Tempat dan Tanggal Lahir Batam, 08 Agustus 1999
6   E-mail alihus2019@gmail.com
7   Nomor Telepon/HP 082392042422

 

  1. Riwayat Pendidikan
  SD SMP SMA
Nama Institusi MI Raudlatul Qur’aan SMP Negeri 16 Batam SMK Negeri 3 Batam
Jurusan     TKJ
Tahun masuk-Lulus 2005– 2011 2011 – 2014 2014 – 2017

 

  1. Pemakalah Seminar Ilmiah
No Nama Pertemuan

Ilmiah/Seminar

Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat
1 INAGURASI Polibatam Pengaruh Smartphone Bagi Mahasiswa baru Politeknik Negeri Batam 07 Agustus 2017, Auditorium Polibatam
2      

 

 

 

  1. Penghargaan 5 Tahun Terakhir
No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun
1 Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Dinas Pendidikan Kota Batam 2016
2 National English Olympiad V Universitas Brawijaya Malang 2016
3 Certificate of Completion Coding Code Org 2017
4 Linux Professional Institute Cisco Academy 2017
5 CCNA Routing and Switching Cisco Academy 2017

 

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan PKM Penerapan Teknologi.

Batam, 17-Oktober-2018

Pengusul,

 

 

(Prince Alvin Yusuf)

 

 

Biodata Anggota Pelaksana 3

  1. Identitas Diri
1 Nama Lengkap (dengan gelar) Putri Cahya Rosyani
2   Jenis Kelamin Perempuan
3   Program Studi Teknik Multimedia dan Jaringan
4   NIM/NIDN 4311801003
5   Tempat dan Tanggal Lahir Batam, 13 Oktober 1999
6   E-mail putricahyaaja@gmail.com
7   Nomor Telepon/HP 0895629098793

 

  1. Riwayat Pendidikan
  SD SMP SMA
Nama Institusi SD Negeri 001 Sei. Beduk SMP Negeri 16Batam SMK Negeri 3Batam
Jurusan     TKJ
Tahun masuk-Lulus 2006 – 2012 2012 – 2015 2015 – 2018

 

  1. Pemakalah Seminar Ilmiah
No Nama Pertemuan

Ilmiah/Seminar

Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat
1      

 

 

 

  1. Penghargaan 5 Tahun Terakhir
No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun
1 National Engslih Olympiad Universitas Brawijaya Malang 2016
2 English Essay Writing and Presentation competition Smk Batam Business School 2016

 

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan PKM Penerapan Teknologi.

Batam, 17-Oktober-2018

Pengusul,

 

 

(Putri Cahya Rosyani)

 

 

Biodata Dosen Pembimbing

A. Identitas Diri

1   Nama Lengkap (dengan gelar) Luthfiya Ratna Sari, S.Si., M.T.
2   Jenis Kelamin   Perempuan
3   Program Studi   Teknik Geomatika
4   NIM/NIDN   1171196/0015029202
5   Tempat dan Tanggal Lahir   Klaten, 15 Februari 1992
6   E-mail    lutfiya.ratna.s@polibatam.ac.id
7   Nomor Telepon/HP    085640441275

 

B. Riwayat Pendidikan

  Sarjana S2/Magister S3/Doktor
Nama Institusi Universitas Gadjah Mada Institut Teknologi Bandung  
Jurusan Sains Informasi Geografi dan Pembangunan Wilayah Teknik Geodesi dan Geomatika  
Tahun Masuk-Lulus 2009-2014 2015-2017  

 

C. Pemakalah Seminar Ilmiah

No Nama Pertemuan

Ilmiah/Seminar

Judul Artikel Ilmiah Waktu dan Tempat
1      
2      

D. Penghargaan 5 Tahun Terakhir

No Jenis Penghargaan Institusi Pemberi Penghargaan Tahun
1      
2      

 

Semua data yang saya isikan dan tercantum dalam biodata ini adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan secara hukum. Apabila di kemudian hari ternyata dijumpai ketidak-sesuaian dengan kenyataan, saya sanggup menerima sanksi.

            Demikian biodata ini saya buat dengan sebenarnya untuk memenuhi salah satu persyaratan dalam pengajuan PKM Penerapan Teknologi.

Batam, 17-Oktober-2018

Pendamping,

 

(Luthfiya Ratna Sari, S.Si., M.T.)

 

 

 

 

Lampiran 2. Justifikasi Anggaran Kegiatan

 

  1. Peralatan Penunjang
Material Justifikasi

Pemakaian

Volume Harga Satuan

(Rp)

Jumlah Biaya (Rp)
Extension kabel
Listrik Selama pelaksanaan Rp 80.000,00  Rp 80.000,00
Flashdisk 8 GB
Menyimpan software untuk pembuatan game 1 buah Rp 90.000,00  Rp 90.000,00
Pembelian Software RPG Maker
(www.tokopedia.com)
Membuat game GASKAN 1 buah Rp 850.000,00  Rp 850.000,00
Pembelian Software

Unity (www.tokopedia.com)

Membuat game GASKAN 1 buah Rp 700.000,00  Rp 700.000,00
Sewa komputer dan printer
Mmembuat aplikasi, kebutuhan rendering game, mencetak dokumen 2 buah Rp 400.000,00  Rp 800.000,00
Sewa Kamera
Dokumentasi dan pembuatan video tutorial mengenai materi yang ada di dalam game GASKAN Selama kegiatan berlangsung Rp 200.000,00

/perbulan selama 5 bulan

 Rp 1.000.000,00
SUB TOTAL (Rp)   Rp 3.520.000,00

 

  1. Bahan Habis Pakai
Material Justifikasi

Pemakaian

Volume Harga Satuan

(Rp)

Jumlah Biaya (Rp)
Kertas A4 Keperluan cetak laporan dan buku panduan 3 rim (80 gram) Rp 46.000,00 Rp 138.000,00
Tinta Print Mencetak berkas yang dibutuhkan  4 botol Rp 40.000,00 Rp 160.000,00
Alat tulis Untuk menulis, mendesain, dan membuat laporan 6 item Rp 25.000,00 Rp 150.000,00
SUB TOTAL (Rp) Rp 448.000,00

 

  1. Perjalanan
Material Justifikasi

Pemakaian

Volume Harga Satuan

(Rp)

Jumlah Biaya (Rp)
Perjalanan ke tempat konsultasi Konsultasi atau biaya ke rumah dosen  

10 kali (3 anggota)

 

Rp 50.000,00  Rp 500.000,00
Perjalanan ke tempat pengembangan program aplikasi Biaya ke SMK NEGERI 3 BATAM 5 kali (3 anggota) Rp 130.000,00  Rp 650.000,00
SUB TOTAL (Rp) Rp 1.150.000,00

 

 

 

  1. Lain-lain
Material Justifikasi

Pemakaian

Volume Harga Satuan

(Rp)

Jumlah Biaya (Rp)
Paket internet Studi literatur,pembuatan aplikasi, penguplod-an, dan promosi 5 bulan Rp 100.000,00  Rp 500.000,00
Publikasi Promosi produk 4 kali Rp 300.000,00  Rp 1.200.000,00
Dokumentasi Pembuatan video dan foto Selama promosi berlangsung Rp 500.000,00  Rp 500.000,00
Sosialisasi pada Mitra Promosi produk Selama promosi Rp 400.000,00  Rp 400.000,00
Sosialisasi produk Promosi produk Selama promosi Rp 600.000,00  Rp 600.000,00
Kuisoiner Mencetak soal-soal Selama promosi Rp 500.000,00  Rp 500.000,00
Listrik Untuk menjalankan media elektronik  yang dibutuhkan Selama pembuatan aplikasi Rp 700.000,00  Rp 700.000,00
Penyusunan dan penggandaan laporan Untuk menduplikasi laporan Selama kegiatan berlangsung Rp 350.000,00  Rp 350.000,00
Analisis Data Untuk keperluan observasi Selama kegiatan berlangsung Rp

250.000,00

 Rp 250.000,00
Pengarsipan Untuk dokumentasi kegitan dan laporan Selama kegiatan berlangsung Rp 464.000,00  Rp 464.000,00
Biaya tak terduga Apabila terjadi kesalahan Selama 5 bulan Rp 336.000,00  Rp 336.000,00
SUB TOTAL (Rp) Rp 5.800.000,00
TOTAL KESELURUHAN (Rp) Rp 10.918.000,00

 

Lampiran 3. Susunan Organisasi Tim Pelaksana dan Pembagian Tugas

 

No.

Nama / NIM Program Studi Bidang Ilmu Alokasi

Waktu (jam/minggu)

 

Uraian Tugas

1 Susi Susanti / 3321701026 Teknik Informatika Teknik Geomatika 10 Jam -Menyusun latar belakang

-Menyusun rumusan masalah

-Menyusun Tujuan Penelitian

-Menyusun manfaat penelitian

-Menyusun luaran yang diharapkan

-Meminta tanda tangan

2 Essy Zaputri/3111701023 Management Bisnis Akuntansi   10 Jam -Menyusun   pembahasan

– Menyusun pihak-pihak yang membantu mengimplementasikan

– Mencari data

-Menyusun daftar pustaka

3. Prince Alvin Yusuf/4311701046 Teknik Informatika Teknik Multimedia dan Jaringan   10 Jam -Menyusun concept

-Menyusun design

Menyusun material collecting

-Menyusun assembly

-Menyusun testing

-Menyusun distribution

-Menyusun lampiran

4 Putri Cahya Rosyani / 4211801005 Teknik Informatika Teknik Multimedia dan Jaringan    10 Jam -Menyusun solusi yang pernah ditawarkan

-Menyusun gambar dan merapikan proposal

-Menyusun kerangka berpikir.

 

 

 

Lampiran 4.

SURAT PERNYATAAN KETUA PENELITI/PELAKSANA

 

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama                           : Susi Susanti

NIM                            : 3321701026

ProgramStudi              : Teknik Geomatika

Fakultas/ Jurusan        : Teknik Informatika

 

Dengan ini menyatakan bahwa usulan proposal Program Kreativitas Mahasiswa Bidang Penerapan Teknologi saya dengan judul:

GASKAN (Game Edukasi Sejarah Kerajaan di Indonesia) Sebagai Media Pembelajaran Interaktif” yang diusulkan untuk tahun anggaran 2019 bersifat orisinal dan belum pernah dibiayai oleh lembaga atau sumber dana lain.

Bilamana di kemudian hari ditemukan ketidaksesuaian dengan pernyataan ini, maka saya bersedia dituntut dan diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan mengembalikan seluruh biaya penelitian yang sudah diterima ke kas negara.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sesungguhnya dan dengan sebenar- benarnya.

 

Batam, 17-Oktober-2018

Mengetahui,                                                                            Yang menyatakan,

Pembantu Direktur III

Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama

 

 

 

(Muslim Ansori, S.E., M.Ak)                                               (Susi Susanti)

NIDN. 1018107101                                                                NIM. 3321701026

 

 

 

 

 

Lampiran 5.

SURAT PERNYATAAN KESESEDIAN KERJASAMA DARI MITRA USAHA

DALAM PELAKSANAAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama                                                    : Henra Debeny, M.Pd.

Pimpinan Instansi                                 : SMK NEGERI 3 BATAM

Bidang instansi                                     : SMK

Alamat                                                  : Komplek Gardan Ayu Permai, Jl. Jend. S.  Parman, Duriangkang, Sei Beduk, Kota Batam, Kepulauan Riau

 

Dengan menyatakan Bersedia untuk Bekerjasama dengan pelaksana kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa “GASKAN (Game Edukasi Sejarah Kerajaan di Indonesia) Sebagai Media Pembelajaran Interaktif untuk pelajar yang dilengkapi video flash tentang materi dan soal kuis yang menarik”

 

Nama Ketua Tim Pengusul                  : Susi Susanti

Nomor induk mahasiswa                     : 3321701026

Nama dosen pembimbing                    : Lutfiyah Ratna Sari, S.Si., M.T.

Perguruan tinggi                                  : Politeknik Negeri Batam

 

Guna menerapkan dan mengembangkan IPTEKS pada tempat usaha kami Bersama ini pula kami nyatakan dengan sebenarnya bahwa diantara pihak Mitra Usaha dan Pelaksanaan Kegiatan program tidak terdapat ikatan kekeluargaan dan ikatan usaha dalam wujud apapun juga Demikian surat pernyataan ini dibuat dengan penuh kesadraan dan tanggung jawab ada unsur pelaksanaan didalam pembuatannya untuk dapat digunakan sebagai mana mestinya.

 

Batam, 17 Oktober 2018

Menyatakan,

Henra Debeny, M.Pd

NIP.19690604 200701 1 050

 

 

 

Lampiran 6. Gambaran Teknologi yang akan diterapkan

Gambar 6.1 Navigasi Game GASKAN

Gambar 6.2 Sub Menu Button GASKAN pada Game GASKAN

Gambar 6.3 Sub Menu Button Pengaturan Game GASKAN

Gambar 6.4 Sub Menu Button Bantuan Game GASKAN

Gambar 6.5 Sub Menu Button Tentang Game GASKAN

Gambar 6.6 BluePrint Game GASKAN (Memilih Rute/ Jalan keluar Labirin)

Gambar 6.7 BluePrint Game GASKAN (Menampilkan Video Materi Sejarah Kerajaan di Indonesia)

Gambar 6.8 BluePrint Game GASKAN (Menjawab Soal)

 

 

Lampiran 7. Denah Detail Lokasi Mitra Kerja

Gambar 7.1 Lokasi SMK Negeri 3 Batam

Gambar 7.2 Lokasi SMK Negeri 3 Batam dari Politeknik Negeri Batam

 

Makalah Berbakti Kepada Orang Tua

Berbakti Kepada Orang Tua

 

  1. Orang Tua

Orang tua adalah orang yang telah membesarkan, mendidik, dan memberi segala kasih sayangnya kepada kita, terutama ibu. Oleh karena itu, kita harus berbakti kepada keduanya sebagai bukti pengabdian kita pada mereka. Berikut adalah dalil-dalil dan hadits yang mewajibkan kita berbakti kepada orang tua.

wajibnya seorang anak berbakti kepada orang tua, Allah berfirman di dalam surat Al-Isra’ ayat 23-24.

وَقَضَى رَبُّكَ أَلَّا تَعْبُدُوا إِلَّا إِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ إِحْسَانًا إِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ أَحَدُهُمَا أَوْ كِلَاهُمَا فَلَا تَقُلْ لَهُمَا أُفٍّ وَلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَهُمَا قَوْلًا كَرِيمًا

“Dan Rabb-mu telah memerintahkan kepada manusia janganlah ia beribadah melainkan hanya kepadaNya dan hendaklah berbuat baik kepada kedua orang tua dengan sebaik-baiknya. Dan jika salah satu dari keduanya atau kedua-duanya telah berusia lanjut disisimu maka janganlah katakan kepada keduanya ‘ah’ dan janganlah kamu membentak keduanya” (Al-Isra : 23)

* Dari Surah Al-Isra ayat 23 disebutkan bahwa pertama Allah memerintahkan kepada hamba-hambanya untuk menyembah Dia semata, tidak ada sekutu bagi-Nya.

* Yang kedua, harus berbakti kepada orang tua. Dalam surat Al-Isra ayat 23 yang dimaksud disitu bukan hanya orang tua kandung, namun juga guru dan mertua termasuk dalam konteks tersebut.

* Akhlak anak terhadap orang tua dalam kandungan Q.S Al Isra ayat 23 terdiri dari lima macam, yaitu :

  1. larangan mengatakan perkataan ‘’ah’’
  2. larangan membentak dengan kata-kata kasar
  3. berkata dengan perkataan yang mulia
  4. bersikap tawadhu
  5. mendoakan orang tuanya baik masih hidup maupun sudah meninggal.

Ulama menegaskan bahwa doa kepada kedua orang tua yang dianjurkan adalah bagi yang muslim, baik yang masih hidup atau telah meninggal. Sedangkan bila ayah atau ibu yang tidak beragama islam telah meninggal, maka terlarang bagi anak untuk mendoakannya.

Pesan yang terkandung:

  1. Perintah agar berbakti kepada orang tua, derajatnya sejajar dengan perintah mengesakan Allah.
  2. Generasi muda dan orang tua sepatutnya membangun hubungan dengan landasan iman.
  3. Berbakti kepada orang tua, tidak diisyaratkan bahwa orang tua harus muslim.
  4. Berbakti kepada kedua orang tua harus dilakukan oleh seorang anak tanpa perwakilan.
  5. Berbakti bisa berarti mencintai, mendidik, menghargai, berkomunikasi dengan baik.
  6. Berbakti kepada orang tua adalah kewajiban yang tidak pernah selesai ditunaikan.

Berbakti kepada kedua orang tua juga dituliskan dalan surah Al-Luqman ayat 15

“Dan jika keduanya memaksamu mempersekutukan sesuatu dengan Aku yang tidak ada pengetahuanmu tentang Aku maka janganlah kamu mengikuti keduanya dan pergaulilah keduanya di dunia dengan cara yang baik dan ikuti jalan orang-orang yang kembali kepada-Ku kemudian hanya kepada-Ku lah kembalimu maka Aku kabarkan kepadamu apa yang kamu kerjakan” (Luqman : 15)

Isi kandungan yang dapat kita peroleh dari surah ini adalah:

  1. Bersyukur kepada Allah
  2. Kewajiban org tua mendidik anak terutama didikan aqidah.
  3. Wajib berbuat baik kepada ibu bapak, sebagai ungkapan terimakasih anak kepada orang tua disamping kepada Allah.
  4. Anak tidak perlu mentaati perintah orang tua kepada hal yang tdak benar atau mempersekutukan Allah.
  5. Anak harus tetap menghormati, menyayangi dan bergaul dengan ibu bapaknya dengan baik kendatipun beda agama.

Surah lainnya yang memerintah agar berbuat baik kepada orang tua adalah:
“Dan Kami wajibkan kepada manusia (berbuat) kebaikan kepada kedua orang tuanya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya..” (Al-Ankabut : 8)

Isi kandungan surat Al-Ankabut ayat 8 ini adalah perintah berbuat baik kepada kedua orang tua dan larangan mengikutinya apabila orang tua memperintahkan untuk mempersekutukan Allah.

Dan larangan kita membantah orang tua dituliskan dalam surah Al-Ahqaaf ayat 17

Yang berbunyi:

“Dan orang yang berkata kepada kedua orang tuanya, ‘Cis (ah)’ bagi kamu keduanya, apakah kamu keduanya memperingatkan kepadaku bahwa aku akan dibangkitkan, padahal sungguh telah berlalu beberapa umat sebelumku ? lalu kedua orang tua itu memohon pertolongan kepada Allah seraya mengatakan, “Celaka kamu, berimanlah ! Sesungguhnya janji Allah adalah benar” Lalu dia berkata, “Ini tidak lain hanyalah dongengan orang-orang dahulu” (Al-Ahqaaf : 17)

Isi kandungan Al-Ahqaaf ayat 17 adal4ah

  • Larangan membantah orang tua dengan kalimat yang kasar
  • Perintah agar beriman kepada Allah swt
  • Orang tua adalah orag yang membesarkan, merawat, dan membimbing kita
  • Kita akan dibangkitkan pada hari kiamat

 

“Ada tiga jenis doa yang mustajab (terkabul), tidak diragukan lagi, yaitu doa orang yang dizalimi, doa orang yang bepergian dan doa kejelekan kedua orang tua kepada anaknya.” (HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah. Syaikh Al Albani)

 

Hadist yang menerangkan untuk berbakti kepada orang tua antara lain:

“Seorang pria pernah mendatangi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lalu berkata, ‘Siapa dari kerabatku yang paling berhak aku berbuat baik?’ Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, ‘Ibumu’. Dia berkata lagi, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, ‘Ibumu.’ Dia berkata lagi, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, ‘Ibumu’. Dia berkata lagi, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, ‘Ayahmu’.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Tidak hanya ibu, ayahpun memiliki hadist tersendiri agar kita menghormatinya

 “Taatilah ayahmu selama dia hidup dan selama tidak diperinahkan untuk bermaksiat.” (HR. Ahmad dan Syu’aib Al Arnauth)

Hadist-hadist lainnya adalah:

“Aku bertanya pada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, ‘Amal apakah yang paling dicintai oleh Allah ‘azza wa jalla?’ Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, ‘Shalat pada waktunya’. Lalu aku bertanya, ‘Kemudian apa lagi?’ Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, ‘Kemudian berbakti kepada kedua orang tua.’ Lalu aku mengatakan, ‘Kemudian apa lagi?’ Lalu beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, ‘Berjihad di jalan Allah’.”

Cara berbakti kepada kedua orang tua

  1. Senantiasa menyenangkan hati orang tua
  2. Berkata lemah lembut
  3. Rendah diri di hadapan mereka
  4. Mendo’akannya ketika masih hidup dan juga ketika telah meninggal
  5. Banyaklah berkunjung kepada kedua orang tua, apabila sudah berumah tangga
  6. Ringan Tangan Menjalankan Perintah Orang Tua
  7. Merawat Mereka Saat Usia Semakin Renta

 

amal-amal yang bisa seorang anak perbuat untuk kedua orang tua yang sudah meninggal, ialah :

  1. Mendoakannya
  2. Menshalatkan ketika orang tua meninggal
  3. Selalu memintakan ampun untuk keduanya.
  4. Membayarkan hutang-hutangnya
  5. Melaksanakan wasiat yang sesuai dengan syari’at.

 

Do’a yang dapat kita berikan untuk kedua orang tua adalah:

اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا.

“Alloohummaghfirlii waliwaalidayya war hamhumaa kama rabbayaanii shagiiraa”.

Artinya :

“Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan Ibu Bapakku, sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku diwaktu kecil”.

 

  1. Menghormati Guru

Selain berbakti kepada orang tua, kita diperintahkan juga untuk berbakti kepada guru yang telah memberi kita ilmu dengan sabar, gurulah yang menjadikan kita memahami ilmu pengetahuan. Berikut adaah dalil-dalil serta hadits yang memerintahkan kita untuk menghormati guru.

“Lalu Abdullah bin Mas’ud mengatakan, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memberitahukan hal-hal tadi kepadaku. Seandainya aku bertanya lagi, pasti beliau akan menambahkan (jawabannya).” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

قَالَ فَإِنِ اتَّبَعْتَنِي فَلَا تَسْأَلْنِي عَن شَيْءٍ حَتَّى أُحْدِثَ لَكَ مِنْهُ ذِكْراً

Artinya, “ Dia berkata: “Jika kamu mengikutiku, maka janganlah kamu menanyakan kepadaku tentang sesuatu apapun, sampai aku sendiri menerangkannya kepadamu.”  (QS. Al Kahfi : 70)

 

 

surah al-Kahfi ayat 109;

قُل لَّوْ كَانَ الْبَحْرُ مِدَادًا لِّكَلِمَاتِ رَبِّي لَنَفِدَ الْبَحْرُ قَبْلَ أَن تَنفَدَ كَلِمَاتُ رَبِّي وَلَوْ جِئْنَا بِمِثْلِهِ مَدَدًا

“Katakanlah wahai Muhammad, kalaulah seluruh lautan menjadi tinta untuk menulis kalimah-kalimah Tuhanku, sudah tentu akan habis kering lautan itu sebelum habis kalimah-kalimah Tuhanku, walaupun kami tambahi lagi dengan lautan yang sebanding dengannya sebagai bantuan

 

 

Allah berfirman dalam surah al-Nahl ayat 43;

 

“Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui.”(An-nahl:43)

“Tidak termasuk golongan kami orang yang tidak memuliakan yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda serta yang tidak mengerti (hak) orang yang berilmu (agar diutamakan pandangannya).” (Riwayat Ahmad)

Burhan al-Din al-Zarnuji dalam kitabnya, Ta’limul Muta’alim, mengemukakan pendapat Ali bin Abi Thalib tentang 6 syarat menuntut ilmu, melalui syairnya sebagai berikut:

الا لا تنال العلم الا بستة         .      سأنبك عن مجموعها ببيان

ذكاء وحرس واصطبار وبلغة      .      وإرشاد أستاذ وطول زمان

 

“Ingatlah ! Engkau tidak akan memperoleh ilmu, kecuali dengan enam syarat, aku akan menjelaskan keenam syarat itu padamu, yaitu kecerdasan, motivasi yang kuat, kesabaran, bekal, petunjuk guru, dan masa yang panjang.”

 

cara berbakti kepada guru antara lain dengan bersikap:

  1. memperhatikan apabila diajak bicara di dalam dan diluar kelas
  2. mengucapkan salam apabila bertemu
  3. rendah hati
  4. sopan
  5. menghargai
  6. melaksanakan nasihatnya
  7. melaksanakan tugas belajar dengan ikhlas

Organisme Tumbuhan Mangga

MAKALAH IPA

VII-1

SMPN 16 BATAM

Image result for tut wuri handayani

 

ORGANISME TUMBUHAN MANGGA

 

MAPEL : ILMU PENGETAHUAN ALAM

KELAS : 7-1

DISUSUN OLEH:

JIHAN NUR ANNISA        SANTI PRATIWI       FITRIA HALIMATUS S

AMELIA VRIZI     MONA TRI S     STEVEN PRATAMA      ARJUNA V

 

 

Kata Pengantar

 

Puji syukur penyusun panjatkan ke Tuhan yang maha esa, karena berkat rahmat-Nya kami bisa menyelesaikan makalah yang berjudul Organisme Tumbuhan Mangga. Makalah ini diajukan guna memenuhi tugas ilmu pengetahuan alam.

Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu sehingga makalah ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Makalah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat kami harapkan demi sempurnanya makalah ini.

Semoga makalah ini memberikan informasi bagi masyarakat dan bermanfaat untuk pengembangan wawasan dan peningkatan ilmu pengetahuan bagi kita semua.

 

 

Batam, 29 Januari 2017

Penyusun

 

Kelompok 4

 

DAFTAR ISI

 

KATA PENGANTAR ……………………………….………………………..i

DAFTAR ISI ………………………………………………………………..1

BAB I TUMBUHAN DIKOTIL …………….…………………………….. 2

  1. PENJELASAN…………………………..…………………….….. 2
  2. CIRI-CIRI……………………………………………………………… .3
  3. STRUKTUR ……………………………………………………… .3
  4. KLASIFIKASI………………………………………………..……. 5

BAB II POHON MANGGA……….……………………….………………..7

  1. SEL……………………………………………………………………….7
  2. JARINGAN……………………………………………..………….11
  3. ORGAN ……………………………………………….…………..19
  4. SISTEM ORGAN PADA TUMBUHAN MANGGA……….…….23
  5. INDIVIDU TUMBUHAN MANGGA………………………..……..25

KESIMPULAN……………………………………………………………..26

PESAN DAN KESAN ……………………………………………..26

 

 

 

BAB I

TUMBUHAN DIKOTIL

 

  1. PENJELASAN

Tumbuhan dikotil adalah tumbuhan berbunga yang memiliki biji berkeping dua. Tumbuhan ini bijinya dilindungi oleh daun buah atau disebut karpel. Tumbuhan yang masuk ke dalam kelompok dikotil memiliki sepasang daun lembaga atau kotiledon. Daun lembaga terbentuk sudah sejak tahapan biji dengan demikian sebagian besar anggotanya memiliki bebijian yang mudah sekali terbelah menjadi dua bagian. Hal inilah yang menjadi pembeda utama antara tumbuhan dikotil dengan monokotil yang justru kepingan bijinya tunggal.

 

  1. CIRI-CIRI

  • Jumlah kelopak bunganya dua, empat, lima, atau kelipatannya.
  • Sistem akarnya tunggang dan lingkaran akarnya dapat membesar karena memiliki kambium serta tidak memiliki tudung akar.
  • Batangnya berkayu dan memiliki kambium

 

  1. STRUKTUR TUMBUHAN DIKOTIL

 

  1. Daun

Daun merupakan bagian tumbuhan yang biasanya berbentuk lembaran pipih dan berwarna hijau. Daun berfungsi sebagai tempat pembuatan makanan bagi tumbuhan melalui proses fotosintesis. Pada tumbuhan dikotil, pertulangan daun berbentuk menjari atau menyirip dan memiliki jaringan tiang. Stomata pada daun berfungsi sebagai organ penting bagi respirasi daun.

Bentuknya seperti lubang-lubang kecil lonjong yang dikelilingi oleh dua sel epidermis khusus yang disebut sel penutup dan hanya terdapat pada daun yang berwarna hijau. Daun memiliki stomata pada permukaannya dan memungkinkan tumbuhan melakukan pertukaran gas.

 

  1. Batang

Batang merupakan bagian tumbuhan yang berada dipermukaan tanah dan berfungsi sebagai tempat tumbuhnya daun dan sarana lintasan air, mineral dan makanan. Pada bagian ujung batang dan daunnya disebut kuncup terminal, sedangkan kuncup ketiak disebut kuncup aksilar. Tumbuhan yang berkayu umumnya berbatang keras, tebal dan panjang. Permukaan batang yang tua biasanya terasa kasar dan terdapat lentisel pada tempat-tempat tertentu. Lentisel berfungsi sebagai tempat keluar masuknya gas pada tumbuhan.

 

  1. Akar

Akar merupakan organ tumbuhan yang berada didalam tanah dan berfungsi menyerap air dan mineral dari tanah serta melekatkan dan sebagai pondasi agar tumbuhan tubuh tegak dan kokoh.

Akar berasal dari calon akar yang terdapat pada embrio. Struktur luar akar terdiri dari batang akar, cabang akar, bulu akar dan tudung akar.

Bagian paling ujung dari akar adalah titik tumbuh yang dilindungi oleh tudung akar (kaliptra) yang dibentuk oleh kaliptrogen. Pada tumbuhan dikotil, batas antar ujung akar dengan kaliptra tidak jelas. Sistem akar dikotil yang tunggang disebabkan oleh akar kecambahnya mengalami pertumbuhan terus menerus, bagian pangkal akar memiliki ukuran yang lebih besar dari bagian ujung akar utama dan meskipun tunggang, akarnya tetap memiliki cabang meskipun tidak serabut.

 

  1. KLASIFIKASI MACAM MACAM JENIS TUMBUHAN DIKOTIL

 

Kebanyakan dari sayur-sayuran dan buah-buahan yang kita makan berasal dari tumbuhan dikotil. Batangnya yang berkayu keras, dipakai sebagai bahan bangunan. Dan hampir keseluruhan tumbuhan pelindung merupakan tumbuhan dikotil. Dikotil adalah tumbuhan yang paling banyak jenisnya, berikut beberapa jenis dari tumbuhan dikotil:

 

 

  1. Jarak-jarakan atau Euphorbiaceae

Contoh tumbuhan dikotil pada kelompok euphorbiaceae yaitu tumbuhan jarak, ubi dan lain-lain.

 

  1. Jambu-jambuan atau Myrtaceae

Bermacam-macam jambu buahnya bisa kita makan, juga dunnya yang dapat dijadikan obat. Selain jambu, tumbuhan yang myrtaceae ialah pohon salam yang daunnya dijadikan penyedap makanan.

 

 

BAB II

POHON MANGGA

 

Contoh dari tumbuhan dikotil adalah pohon manga, berikut adalah organisme dari pohon manga:

 

  1. SEL

Sel merupakan satuan terkecil dari makhluk hidup. Makhluk hidup yang tubuhnya tersusun atas satu sel disebut makhluk hidup uniselular, sedangkan makhluk hidup yang tersusun oleh banyak sel disebut multiselular. Sel terdiri atas:

  • Membran sel
  • Sitoplasma
  • Inti sel
  • Dinding sel

 

Sel dari tumbuhan manga:

  1. .Inti Sel Tumbuhan (Nukleus)

Inti sel atau nukleus merupakan organel sel yang berada di dalam sel eukariotik. Sel tumbuhan termasuk kelompok sel eukariotik.

Di dalam inti sel banyak mengandung materi genetik yang berbentuk DNA (deoxyribonucleic acid). Di dalam DNA tersimpan informasi genetik yang berbentuk polinukleotida.

Fungsi inti sel adalah untuk mengontrol segala aktivitas sel berdasarkan informasi genetik yang dibawa oleh DNA. Informasi genetik ini nantinya akan diturunkan ke generasi selanjuntya. Sehingga bisa dianggap bahwa nukleus merupaakn organel terpenting dalam sebuah sel.

Struktur inti sel tumbuhan tersusun dari membran nukleus, nukleoplasma, kromosom, dan nukleolus.

 

b.    Sitoplasma

Sitoplasma adalah cairan kental seperti gel yanng mengisi rongga di dalam sel. Di dalam sitoplasma terkandung banyak air dengan presentase sebesar 80%. Sitoplasma biasanya tidak berwarna atau bening. Selain itu di dalamnya juga banyak terkandung garam sehingga dapat dengan baik menghantarkan arus listrik.

Fungsi sitoplasma adalah sebagai media suspensi bagi partikel-partikel kecil dan organel-organel sel. Sitoplasma juga berfungsi untuk meyalurkan dan melarutkan zat-zat makanan yang dibutuhkan organel-organel sel untuk melakukan aktivitas.

Di dalam sel tumbuhan sitoplasma berguna untuk mengatur posisi kloroplas.

Sitoplasma akan membantu kloroplas berpindah ke bagian yang terkena sinar matahari lebih banyak. Sehingga bisa memaksimalkan proses fotosintesis.

Secara garis besar sitoplasma bisa dibagi menjadi 3 bagian yaitu sitosol, organel-organel sel dan inklusi sitoplasma.

 

c.    Organel-organel Sel

Di dalam sitoplasma terdapat berbagai macam organel sel. Setiap organel orgenel sel memiliki bentuk, kerakteriktik dan fungsinya masing-masing. Jumlah organel sel di sitoplasma lebih banyak daripada yang ada dalam nukleus. Organel sel pada tumbuhan tersdiri dari ribosom, lisosom, retikulum endoplasma, mitokondria, badan golgi, kloroplas, vakuola, mikrotubulus, mikrofilamen, dan peroksisom.

Fungsi organel-organel sel secara keseluruhan adalah untuk mendukung aktivitas sel, karena jika ada satu organel yang tidak berfungsi maka sel tidak bisa bekerja dengan baik.

 

d.    Membran Sel atau Dinding  Sel

Membran sel atau dinding sel adalah lapisan terluar yang menyelubungi seluruh badan sel. Membran sel tersusun atas fosfolipid dan protein. Sehingga menyebabkan membran sel memiliki sifat selektif permeabel. Sifat ini menunjukkan bawha membran sel hanya bisa dilalui oleh zat-zat atau ion-ion tertentu saja. Beberapa zat-zat tersebut adalah asam amino, glukosa, dan gliserol.

Fungsi utama membran sel adalah untuk melindungi bagian dalam sel dan membatasi nya dengan lingkuan diluar sel. Dengan sifat selektif permeabel maka mebran sel juga berfungsi untuk mengatur keluar dan masuknya suatu zat yang menuju ke dalam atau keluar meninggalkan sel. Sehingga zat-zat berbahaya dari luar sel tidak dapat masuk ke dalam sel.

 

  1. JARINGAN

Jaringan adalah kumpulan sel yang memiliki fungsi dan bentuk yang sama.

 

Contoh jaringan pada tumbuhan mangga:

  • Daun

Struktur daun terdiri atas:

  1. Epidermis

Jaringan Penyusun Daun Dikotil yang pertama adalah epidermis. Didalam ini terdapat stomata yang digunakan sebagai proses fotosintesis. Epidermis ini terletak pada lapisan permukaan atas dan permukaan bawah daun. Lapisan epidermis pada tumbuhan dikotil ini memiliki ciri-ciri yaitu terdiri dari satu lapis sel kecuali pada tanaman ficus, khusus pada tanaman ficus memiliki lebih dari satu sel.

  • Selain memiliki karakteristik yang khusus, lapisan epidermis pada daun dikotil
  • Memiliki berbagi fungsi untuk melindungi lapisan sel di bagian dalam dari kekeringan
  • Menjaga bentuk daun agar tetap
  • Membatasi penguapan pada daun

 

  1. Kutikula

  • Kutikula merupakan struktur jaringan atau lapisan daun yang mengandung lilin dan diproduksi oleh epidermis daun serta memiliki struktur yang rumit dan berlapis-lapis. Lapisan yang pertama merupakan timbunan dari zat lilin yang disebut sebagai lapisan lilin epikutiler. Lapisan selanjutnya merupakan kutikula yang sebenarnya yang  mengandung kutin dan lilin.

 

 

  1. Stomata

Stomata merupakan struktur daun yang berupa lubang atau celah yang tumbuhan biasanya berwarna hijau dan dibatasi oleh sel khusus yang biasanya disebut dengan sel penutup. Stomata terletak pada epidermis organ tumbuhan, yang mempunyai ciri khusus yaitu terdapat mulut daun yang terletak di epidermis dengan dua sel penutup.

Stomata sangat berperan penting pada tumbuhan karena mempunyai berbagai fungsi antara lain sebagai sel penjaga yang mengatur membuka menutupnya stomata itu sendiri, serta mengatur jalur metabolisme tumbuhan seperti proses fotosintesis dan proses anaerobik pada tumbuhan.

 

  1. Rambut dan Kelenjar

Rambut dan kelenjar merupakan bagian pada struktur jaringan daun yang terletak di permukaan atas dan bawah pada tumbuhan . Rambut dan kelenjar ini dapat ditemukan pada semua organ tumbuhan.

Ciri dari rambut dan kelenjar ini adalah satu alat tambahan pada epidermis, terdiri dari sel parenkim, banyak ruang antar sel, kebanyakan berdiferensiasi menjadi palisade (jaringan tiang) dan spons (jaringan bunga karang). Fungsi dari rambut dan kelenjar ini antara lain sebagai alat pengeluaran, untuk mengurangi penguapan dan gangguan mekanik.

 

  1. Mesofil

Mesofil adalah jaringan yang terdapat pada bagian dalam daun yang terdiri dari sel parenkim. Letak jaringan mesofil ini tepat pada bagian bawah epidermis yang membentuk jaringan parenkim pelisade. Didalam mesofil banyak mengandung kloroplas yang berfungsi untuk proses fotosintesis.

Mesofil mempunyai karakteristik antara lain mesofil bersifat homogen, sel-sel jaringan tiang berbentuk silinder, tersusun rapat, dan mengandung klorofil dan sel-sel jaringan bunga karang bentuknya tidak teratur , bercabang-cabang dan berisi kloroplas selain itu bentuknya juga renggang. Karena terdapat kloroplas atau klorofil maka fungsi utama dari mesofil ini yaitu sebagai tempat terjadinya fotosintesis. Dimana fotosintesis ini merupakan pemenuhan kebutuhan tumbuhan agar tetap tumbuh dan hidup.

  1. Urat Daun

Urat daun merupakan salah satu struktur jaringan yang terdapat di helai daun . Urat daun ini memiliki ciri-ciri yang khusus yaitu biasanya daunnya berbentuk menyirip atau menjari. Urat daun pada struktur jaringan daun ini berperan sebagai transportasi.

  • Batang

Batang merupakan salah satu organ pada tumbuhan yang memiliki fungsi sebagai penopang dan penyokong tumbuhan, saran transportasi air dan mineral dari akar menuju seluruh tubuh.

 

Struktur batang terdiri atas:

  1. Epidermis

Pada batang, epidermis ini terdiri dari selapis sel yang tersusun secara rapat tanpa ruang sedikitpun antar selnya dan berkutikula. Sel yang menyusun jaringan epidermis ini selalu aktif membelah untuk mengimbangi pertumbuhan batang. Fungsi secara umumnya adalah sebagai lapisan pelindung dari ancaman infeksi patogen atau mekanik. Jaringan endodermis juga dapat melakukan modifikasi menjadi lenti sel yang merupakan pintu keluar masuk gas baik itu oksigen maupun karbondioksida.

 

  1. Korteks

Merupakan jaringan parenkim yang dapat bermodifikasi menjadi jaringan lain. Secara umum korteks ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan.

Jaringan lain yang berada di daerah korteks adalah jaringan kolenkin yang merupakan jaringan penguat tumbuhan. Sel-sel pada jaringan korteks memiliki dinding tipis dan tersusun secara tidak beraturan dengan ruang antar selnya yang cukup lebar.

  1. Stele (Silinder Pusat)

Merupakan lapisan yang terletak di bagian dalam lapisan endodermis. Fungsi stele umumnya adalah untuk memberi kekuatan pada batang. Stele terdiri atas Kambium, dan juga jaringan pengangkut.

  1. Kambium

Salah satu yang membedakan antara struktur batang dikotil dan monokotil adalah dilihat dari kambium, karena terdapat jaringan kambium pada tumbuhan dikotil sedangan pada tumbuhan monokotil tidak ada.

Fungsi utama kambium ini adalah untuk menghasilkan jaringan gabus ( ke arah luar ) atau yang biasa disebut dengan lapisan periderm yang letaknya berada di bawah epidermis batang dan akar yang sudah tua. Dimana fungsi jaringan gabus itu sendiri adalah untuk mengendalikan masuknya air serta mencegah adanya serangan hama. 

  1. Empulur

Dari aktivitas kambium inilah yang akan membentuk pola lingkaran pada batang, sehingga dapat menjadi acuan bagi kita dalam mengukur umur dari tumbuhan tersebut. Lingkaran yang terbentuk itulah yang biasa disebut dengan lingkaran tahun.

  1. Jaringan Pengangkut

Floem ( pembuluh tipis ) merupakan jaringan yang mengangkut hasil fotosintesis dari daun menuju seluruh bagian tumbuhan yang berada di luar kambium. Floem ini tersusun atas sel-sel mati dan didukung oleh sel-sel pendamping yang tersusun oleh sel hidup yang akan mencukupi kebutuhan metabolisme sel-sel floem. Xilem akan membawa air dan mineral dari akar sampai ke daun, dimana air dan mineral ini sangat dibutuhkan untuk membantu proses pertumbuhan dan metabolisme lainnya. Susunan xilem terdiri atas jaringan karu trakea dan trakeid yang merupakan sel-sel mati.

 

 

  • Akar

 

Struktur akar terdiri dari:

  1. Epidermis

Epidermis, tersusun atas selapis sel, berdinding tipis, berkutikula, dan tersusun dari rapat. Sebagian besar sel epidermis membentuk rambut akar dengan jalan mengadakan perpanjangan ke arah lateral dari dinding luarnya. Rambut ini bermanfaat untuk memperluas permukaan sehingga penyerapan menjadi lebih efektif.

  1. Korteks

Korteks akar menempati sebagian besar akar. Terdiri beberapa lapis, di dalam korteks terdapat ruang antar sel yang memanjang sepanjang akar.

  1. Endodermis

Satu atau beberapa lapis sel korteks di bawah epidermis memiliki dinding sel yang dilapisi suberin, sejenis karbohidrat yang menyebabkan bagian ini tampak berbeda dengan korteks yang lain. Lapisan sel korteks yang paling dalam tersusun rapat tanpa ruang antar sel dan terdiri atas sel=sel berbentuk kotak, disebut lapisan endodermis.

 

  1. Silinder pusat atau stele

Silinder pusat, tersusun atas lingkaran tepi dan jaringan pembuluh. Lingkaran tepi terdapat di sebelah dalam dan berdampingan dengan endodermis, tersusun atas sel-sel parenkim. Pada bagian ini tumbuhlah akar lateral.

 

  1. ORGAN PADA TUMBUHAN MANGGA

Organ adalah kumpulan jaringan yang memiliki peranan tertentu. Tiap organ memiliki fungsi untuk menyokong kehidupan suatu mahluk hidup. Berikut adalah organ dari tumbuhan mangga

  1. Akar

Akar merupakan bagian tanaman yang terdapat didalam tanah. Pada tumbuhan tingkat tinggi, yaitu dikotil dan monokotil akarnya sudah merupakan akar sejati.

Bagian akar terbagi menjadi struktur luar dan struktur dalam. Struktur luar akar terdiri atas tudung akar, batang akar, percabangan akar (hanya pada dikotil), dan bulu-bulu akar.

Sementara itu, struktur bagian dalam akar (anatomi akar) terbentuk oleh jaringan epidermis, korteks, endodermis dan stele (silinder pusat)/empulur. Bagian-bagian akar tersebut tersusun berurutan dari luar ke dalam.

 

2.    Batang

Batang merupakan bagian tubuh tumbuhan yang ada di atas tanah, serta tempat melekatnya daun, bunga dan buah.

 

Bagian – bagian batang yaitu:

  • Kulit luar, memiliki dinding luar sel-sel yang menebal dan bermodifikasi menjadi rambut-rambut halus, duri, dan lentisel
  • Kulit pertama, terletak disebelah dalam epidermis, tersususn dari jaringan parenkim dan jaringan penunjuang.
  • Kulit dalam, merupakan batas antara korteks dan stele, biasanya disebut florterma yang mengandung amilum/ sarung tepung
  • Silinder pusat, tersususn dari jaringan parenkim yang membentuk empulur batang

 

 

 

3. Daun

Daun merupakan bagian dari tumbuhan yang berfungsi sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis. Di dalam daun terdapat zat warna yang disebut klorofil yaitu semacam pigmen yang dimiliki oleh berbagai organisme yang berperan dalam proses fotosinesis. Daun dibedakan menjadi daun tunggal dan daun majemuk.

Struktur daun dibagi menjadi 2 yaitu:
Struktur luar:

  • Berdasarkan bentuk daun, yaitu pipih, melebar, dan berwarna hijau
  • Berdasarkan bentuk tulang daun, yaitu menyirip, sejajar, dan menjari
  • Berdasarkan bentuk tepi daun, yaitu tepi rata dan tepi bergerigi
  • Berdasakan jumlah daun, yaitu daun tunggal dan daun majemuk

Struktur dalam:

  • Epidermis, yang terdapat di permukaan atas dan bawah daun. Epidermis dilapisi oleh lapisan lilin yang disebut kutikula. Pada bagian ini terdapat stomata yang berfungsi sebagai tempat pertukaran gas.
  • Palisade (jaringan tiang) tersusun rapat seperti tiang, terdapat kloroplas yang mengandung klorofi

4.  Bunga

Bunga berfungsi sebagai alat reproduksi pada tumbuhan. Morfologi bunga pada tumbuhan tinggi terdiri atas mahkota bunga, kelopak bunga, putik, dan benang sari.

  • Tangkai bunga, merupakan bagian tumbuhan yang berfungsi untuk menghubungan bungan dengan batang
  • Kelopak bunga merupakan bagian bunga yang paling luar
  • Mahkota bunga merupakan bagian bunga yang terletak disebelah dalam kelopak

5. Buah dan biji

Buah merupakan organ tumbuhan yang terbentuk setelah bunga mengalami proses penyerbukan. Daging buah bagi tanaman berguna untuk melindungi biji. Bagi makhluk lain, daging buah merupakan bagian yang biasanya dimakan. Sedangkan biji tidak terbungkus daging buah, misalnya biji kedelai, kacang tanah, padi. Ada juga buah berbiji tunggal, misalnya mangga, kelengkeng, dan rambutan. Buah yang berbiji banyak (majemuk), misalnya pepaya, sirsak, dan jambu biji.

 

Berdasarkan jumlah keping yang dimiliki, biji dapat di bedakan menjadi dua yaitu:

  • Biji berkeping satu, misalnya biji jagung, padi, melinjo, salak dan pepaya
  • Biji berkeping dua, misalnya kedelai, petai, kacang tanah, jengkol, kacang hijau

Susunan biji terdiri dari

  • Kulit biji, untuk melindungi biji dari lingkungan luar
  • Keping biji, merupakan cadangan makanan saat biji (berkecambah)
  • Lembaga, yaitu calon tumbuhan baru yang terdiri atas bakal akar, bakal batang, batang daun.

 

  1. SISTEM ORGAN TUMBUHAN MANGGA

Tingkatan organisasi kehidupan pada sistem organ terdiri dari berbagai organ yang saling tersusun membentuk sistem tertentu yang saling berinteraksi. Adanya interaksi berbagai organ dengan tujuan yang sama akan membentuk satu kesatuan fungsional bagi keberlangsungan hidup suatu mahluk hidup.

Berikut ini adalah sistem organ pohon mangga:

  1. Akar pohon mangga

Pohon mangga memiliki Akar Tunggang, jenis akar ini dimiliki oleh tumbuhan berkeping dua (dikotil). Fungsinya akar adalah agar pohon dapat menyerap air untuk kelangsungan hidup, akar juga berfungsi untuk menunjang berdirinya tumbuhan agar tumbuhan berdiri kokoh.

  1. Batang pohon mangga

Pohon mangga memiliki ciri batang berkayu, batang berkayu memiliki kambium. Fungsi batang adalah untuk menopang, pengankut air dan zat makanan, penyimpanan makanan cadangan, serta sebagai alat berkembangbiak.

  1. Daun pohon mangga

Daun pohon mangga berbentuk menyirip. Tulang daun jenis ini memiliki susunan seperti sirip – sirip ikan. Fungsi daun adalah pembuatan makanan, pernapasan, dan penguapan.

  1. Bunga pohon mangga

Berbentuk bulir hujung, dengan panjangnya sebanyak 1-40 sentimeter. Saiz setiap bunga kecil sahaja dan berwarna putih, dengan lima kelopak sehingga 5 – 10 milimeter panjangnya. Bau bunga ini sedikit harum seakan – akan bau lili. Selepas kelopak bunga luruh, buahnya memakan masa 3 – 6 bulan untuk masak.

 

  1. INDIVIDU TUMBUHAN MANGGA

Pada tingkat ini, organisme atau individu adalah suatu satuan mahluk hidup yang tersusun secara kompleks dengan berbagai macam sistem tubuh yang saling mendukung.

Sebagai individu, tumbuhan mangga memiliki manfaat sebagai berikut:

  1. manfaat pohon mangga menghasilkan buah yang rasanya enak mengandung vitamin A dan C.
  2. Pohon mangga mempunyai daun yang rimbun sebagai peneduh membuat sejuk di sekitar rumah dan lingkungan menghasilkan oksigen untuk pernafasan manusia.
  3. Kumpulan akar pohon mangga yang kuat mencengkram tanah memberikan perlindungan terhadap tanah dari bahaya erosi dan tanah longsor.
  4. Pada bidang ekonomi mangga memberikan manfaat dalam meningkatkan pendapatan masyarakat melalui penjualan buahnya, pemanfaatan kayu yang dihasilkan untuk kebutuhan rumah tangga seperti membangun prabot rumah tangga dan kayu bakar.

 

 

KESIMPULAN

Dari paparan dan penjelasan di atas, kami menyimpulkan bahwa tumbuhan mangga merupakan tumbuhan dikotil yang tersusun atas sel, jaringan, organ, sistem organ yang membentuk sebuah individu. Dan setiap organisme kehidupan itu memiliki tugas serta mafaatnya masing-masing.

 

        KESAN DAN PESAN

Menurut kami, masih banyak hal yang perlu dipelajari dari   tumbuhan dikotil. Kami mengharapkan SMPN 16 Batam membentuk ekstrakurikuler yang khusus mendalami pelajaran biologi.