bandotan

Manfaat dan Khasiat Tanaman Bandotan Serta Cara Pemakaiannya

Tanaman Bandotan adalah Tanaman yang mengandung zat sebagai berikut: minyak esensial, alkaloid, dan kumarin. Meski demikian, tumbuhan ini juga memiliki daya racun. Penelitian lain menemukan bahwa bandotan dapat menyebabkan luka-luka pada hati dan menumbuhkan tumor. Tumbuhan ini mengandung alkaloid pirolizidina

 

Spesifikasi Tanaman:

BANDOTAN

Ageratum conyzoides L

Nama Latin: Ageratum ciliiare Lour., Ageratum cordifolium Roxb
Nama Daerah: Daun Tambak, Siongit, Tombak Jantan, siangik kahwa, rumput tahi ayam, babadotan
Klasifikasi:

  • Bangsa: Asterales
  • Suku: Compositae atau Asteraceae
  • Marga: Ageratum
  • Jenis: Ageratum conyzoides L

 

Penyakit yang dapat diobati:

Daun ini rasanya sedikit pahit, pedas, dan sifatnya netral. Bandotan berkhasiat stimulan, tonik, pereda demam (antipiretik), antitoksik, menghilangkan perdarahan (hemostatis), peluruh mens (emenagog), peluruh kencing (diuretik), dan pelumuh kentut (kaiminatit). Daun bandotan dapat digunakan pula sebagai insektisida nabati

 

Pemanfaatan:

Sakit telinga tengah akibat radang: cuci daun bandotan segar secukupnya, lalu tumbuk sampai halus. Hasilnya, peras dan saring. Gunakan air perasan yang terkumpul untuk obat tetes telinga. Sehari 4 kali, setiap kali pengobatan sebanyak 2 tetes

Luka berdarah, bisul, eksim: cuci daun bandotan segar secukupnya sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Turapkan ramuan ke bagian tubuh yang sakit, lalu balut dengan perban. Dalam sehari, ganti balutan 3-4 kali. Lakukan pengobatan ini sampai sembuh

Jika anda ingin mengajukan pertanyaan seputar artikel terkait, silahkan masukkan pada kolom komentar.

 

asam-jawa

Manfaat dan Khasiat Tanaman Asam Jawa serta cara Pemakaiannya

Asam jawa adalah buah yang memiliki rasa asam dan biasa digunakan sebagai campuran bumbu dalam banyak masakan di Indonesia sebagai penambah rasa asam dalam makanan, misalnya pada sayur asam atau pada kuah pempek.

 

Spesifikasi Tanaman:

ASAM JAWA

Tamarindus Indica L

Nama latin: Tamarindus officinalis Hook, tamarindus occidentalis gaertn

Nama daerah: Bak mee, Acam lagi, Cumalagi, Tangkal asem, acem, celagi, bage, magga, kenefo kiu

Klasifikasi:

Bangsa: Rosales

Suku: Leguminosae

Marga: Tamarindus

Jenis: Tamarindus Indica L

 

Penyakit yang dapat diobati:

Asma, Batuk, Demam, Sakit Panas, reumatik, Sakit perut, morbili, alergi, biduran, sariawan, luka baru, luka borok, eksim, bisul, bengkak disengat lebah, gigitan ular berbisa, rambut rontok

 

Cara pemakaian:

Asma : 2 potong kulit pohon asam jawa, adas pulawaras secukupnya. Kedua bahan tersebut direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring, lalu diminum 2 kali sehari

Batuk kering : 3 polong buah asam jawa, ½ genggam daun saga. Bahan tersebut direbus dengan 4 gelas air sampai mendidih hinggal tinggal 1 gelas dan disaring lalu diminum 2 kali sehari, pagi dan sore

Demam : 1 genggam daun asam jawa, adas pulawaras secukupnya. Kedua bahan tersebut direbus dengan ½ liter air sampai mendidih, kemudian disaring, lalu diminum 2 kali sehari, pagi dan sore

Catatan: Bagi ibu hamil tidak boleh minum resep ini

 

Jika anda ingin mengajukan pertanyaan seputar artikel terkait, silahkan masukkan pada kolom komentar.

anyang anyang

Manfaat dan Khasiat Tanaman Anyang Anyang serta cara Pemakaiannya

Tanaman anyang-anyang adalah tanaman yang hidup di daerah yang lembab dan berair. Ciri tanaman anyang-anyang ini yaitu daun yang kecil memanjang seperti dasi dengan bunga yang berwarna putih, merah cerah berambut

Spesifikasi Tanaman:

ANYANG- ANYANG

Elaeocarpus grandiflorus J. E Smith

Nama Latin: Elaeocarpus lanceolata BL., Monocera lanceolata Hassk
Nama Daerah: Rejasa, Ki Ambit, Maitan, Kemaitan, Raja sor
Klasifikasi:

  • Bangsa: Malvales
  • Suku: Elaeocarpaceae
  • Marga: Elaeocarpus
  • Jenis: Elaeocarpus grandiflorus J. E Smith
  • Nama Lokal : Anyang-anyang, Ki ambit (Sunda), Kemaitan, Maitan, Raja sor, Rejasa (Jawa)

 

Cara Pemakaian:

Demam: kulit kayu atau daun anyang-anyang 4 gram dan air 110 ml, dibuat infus atau diseduh. Cara Pakai: Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 100 ml. Lama pengobatan: Diulang selama 4 hari

Kelesuan: Daun anyang-anyang 4 gram, Daun sembung 3 gram, herba meniran 2 gram, rimpang temulawak 4 gram, air 110 ml. Cara pembuatan: Diseduh, dibuat infus. Cara pemakaian: Diminum 2 kali sehari, pagi dan sore. Tiap kali minum 100 ml. Lama pengobatan: Diulangi selama 14 hari

Sakit Kandung Kencing : Buah anyang-anyang 7 biji, buah adas 1 gram, pulosari 1/2 ruas jari, air 110 ml. cara pembuatan: dibuat infus atau diseduh. cara pemakaian: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore tiap kali minum 100 ml. Lama pengobatan: diulang selama 7 hari

 

Jika anda ingin mengajukan pertanyaan seputar artikel terkait, silahkan masukkan pada kolom komentar

andong

Manfaat dan Khasiat Tanaman Andong serta cara Pemakaiannya

Andong adalah  tanaman yang memiliki ciri fisik berdaun tunggal dengan jenis warna daun ada yang merah kecoklatan disebut dengan andong merah, dan ada yang berwarna hijau daun disebut dengan andong hijau. Bunganya berbentuk malai, dengan panjang sekitar 30 cm, warnanya dadu atau hijau ungu, ada juga yang berwarna kuning muda

 

Spesifikasi Tanaman:

ANDONG

Cordyline fruticose (Linn) A. Cheval

 

Nama Latin : Cordyline terminalis (L) kunth, Asparagus terminalins L

Nama Daerah : Andong, Hanjuang, Bakjuang

Klasifikasi :

  • Bangsa : Liliales
  • Suku : Lilieceae
  • Marga : Cordyline
  • Jenis : Cordyline fruticose (Linn) A Cheval

 

Cara Pemakaian:

Batuk Berdarah, Mens terlalu berlebihan: Daun andong segar 5 helai ditambah air secukupnya, lalu dibuat infus diseduh, atau dipipis. Cara pemakaian : Diminum 1 kali sehari 100ml. Untuk pipis, diminum 1 kali sehari 1/4 cangkir. Lama pengobatan: Diulang sampai sembuh

Wasir: Daun andong segar 3 helai, daun wungu segar 7 helai, air matang secukupnya. Cara pembuatan: Dipipis. Cara pemakaian: diminum 2 kali sehari, pagi dan sore, tiap kali minum 1/4 cangkir. Lama Pengobatan: Diulang selama 14 hari

 

Jika anda ingin mengajukan pertanyaan seputar artikel terkait, silahkan masukkan pada kolom komentar.

33td

Manfaat dan Khasiat Alang-Alang serta Cara Pemakaiannya

Alang-alang (Imperata cylindrica) ialah sejenis rumput berdaun tajam, yang kerap menjadi pengganggu di lahan pertanian. Ciri khusus alang-alang yaitu berupa rumput menahun dengan tunas panjang dan bersisik, merayap di bawah tanah. Ujung (pucuk) tunas yang muncul di tanah runcing tajam, serupa ranjau duri. Batang pendek, menjulang naik ke atas tanah dan berbunga, sebagian kerapkali (merah) keunguan.

Spesifikasi Tanaman:

ALANG-ALANG
Imperata Cylindrica (L)

Nama Latin : Imperata Cylindrical (L),Beauv.var.mayor (Nees), Lagurus Clindricus L
Klasifikasi :

  • Bangsa : Poales
  • Suku : Gramineae / poeceae
  • Marga : Imperata
  • Jenis : Imperata Cylindrical (L) Beauv.var.mayor (Nees.) C.E.Hubb

Nama Lokal : Naleueng lakoe, jih;rih, Oo, alalang, hilalang, ilalang, lioh, halalang, tingen, padang, tingan, puang, buhang, belalang, bolalang, eurih (Sunda);

Cara Pemakaian:

  1. Sebagai pelancar buang air kecil : 49 buah rimpang kering, dipotong-potong kemudiah ditambah dengan 2 gelas air dan dididihkan sehigga volume air tinggal 1 gelas, disaring, kemudian diminum 2 kali sehari
  2. Demam karena buang air kecil berdarah : 1 sendok penuh rimpang alang-alang, rebus dengan beberapa potong tang kwe (daging buah beligu setengah matang yang dibuat menisan kering) dalam dua gelas sampai airnya tinggal separuh. air ini diminum 2 gelas 1 hari. air seni akan normal dan suhu badan turun

 

Jika anda ingin mengajukan pertanyaan seputar artikel terkait, silahkan masukkan pada kolom komentar.

eee

Manfaat dan Khasiat Tanaman Adas serta cara Pemakaiannya

Adas (Foeniculum vulgare Miller) adalah Tanaman yang dapat hidup di dataran rendah hingga ketinggan 1.800 meter di atas permukaan laut, tetapi akan lebih baik jika tumbuh di dataran tinggi. Adas berasal dari daerah Laut Tengah timur (Italia ke timur hingga Suriah) dan karena manfaatnya adas banyak ditanam di Indonesia, India, Argentina dan Jepang.

Ciri dari tanaman ini yaitu tumbuhannya berbentuk herba yang berbau harum dengan tinggi 50 cm – 2 m, berwarna hijau terang, tegak. Daun tumbuh hingga 40 sentimeter panjang, berbentuk pita, dengan segmen terakhir dalam bentuk rambut, kira-kira selebar 0,5mm. Bunga yang dihasilkan di ujung tangkai adalah bunga majemuk yang berdiameter 5 hingga 15 cm. Setiap bagian umbel mempunyai 20-50 kuntum bunga kuning yang amat kecil pada pedikel-pedikel yang pendek. Buahnya adalah biji kering dengan panjang dari 4 hingga 9 milimeter , dan lebar separuh panjangnya, dan mempunyai alur. Bijinya yang dikeringkan disebut biji adas.

Spesifikasi Tanaman:

ADAS
Foeniculum Vulgare Mill

Sinonim : E officinale, All. = Anetheum Foeniculum, Linn
Familia : Apiaccae (Umbelliferae)
Nama Lokal : Hades, adas, adas londa, adas landi, adhas, adas, wala wunga.

Penyakit yang dapat diobati:

  • sakit perut (Mulas)
  • perut kembung
  • mual
  • muntah
  • ASI sedikit
  • Diare
  • Sakit kuning (jaundice)
  • kurang nafsu makan
  • batuk
  • sesak nafas (Asma)
  • Nyeri mens

Contoh Pemakaian:

  1. Batuk : Siapkan serbuk buah adas sebanyak 5 gram diseduh dengan 1/2 cangkir air mendidih. setelah dingin disaring, tambahkan 1 sendok teh madu. Aduk sampai merata, minum sekaligus. Lakukan 2 kali sehari, sampai sembuh
  2. Sesak Nafas:
  • ambil minyak adas sebanyak 10 tetes diseduh dengan 1 sendok makan air panas. minum selagi hangat. Lakukan 3 kali sehari, sampai sembuh
  • siapkan adas 1/2 sendok teh, pulosari 1/4 jari, rimpang kencur 2 jari, rimpang temulawak 1 jari, jintan hitam 114 sendok teh, daun poncosudo (Jasminum Pubescens) 1/4 genggam, gula merah 3 jari, dicuci dan dipotong seperlunya. Bahan-bahan tadi lalu direbus dengan 4 1/2 gelas air bersih sampai tersisa kira-kira setengahnya. setelah dingin disaring, dan siap untuk diminum. sehari 3 kali, masing-masing 3/4 gelas

 

Jika anda ingin mengajukan pertanyaan seputar artikel terkait, silahkan masukkan pada kolom komentar.